Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Saya Datang Bukan untuk Merayu Anda


__ADS_3

Keysha yang mendengar perkataan David begitu langsung mendelikan matanya. Seenaknya saja David berkata begitu tentang dirinya.


" Maaf tuan William, saya datang tanpa ada janji dengan anda dan meminta Vince untuk mengantar saja kemari. Maaf bila saya mengganggu waktu anda dan membuat anda tidak nyaman. "


Melihat wanita yang bicara dengannya itu membuat David melotot tidak percaya. Dia tidak menyangka kalau wanita yang dia baru saja hina itu adalah wanita yang sangat dia tunggu kedatanhannya.


" O.. o.. ooh.. maaf nona..... "


" Jangan meminta maaf begitu tuan. Saya yang salah disini. Saya tau saya mengganggu anda sekarang ini. Jadi sebaiknya saya undur diri sekarang. Maaf menggangu waktu anda. "


Keysha ingin pergi dari tempat itu tapi kompak kakak dan adik itu menahan dirinya. Vince tau kalau Keysha sudah tersinggung dengan perkataan David karena menghina dirinya tanpa mencari tau tujuan Keysha datang ke kantornya pagi ini.


" Kak.. kau.. "


Vince sudah memegang tangan Keysha agar dia tidak pergi dari ruangan tersebut. Sedangkan David, dia menatap Keysha seolah dirinya sedang meminta maaf atas perbuatan dia tadi.


" Key.. dengar dulu. Bukankah kamu ingin bicara penting dengan pria itu. Jadi selesaikan saja sekarang. Dia tidak akan mengatakan hal yang menyinggung kamu lagi. "


Vince mencoba membujuk Keysha karena dia tau kalau Keysha sudah marah dan tersinggung, akan susah untuk di luluhkan lagi nantinya. David melihat bagaimana adiknya dekat dengan wanita yang dia incar merasa sedikit tidak suka dengan hal itu. Dia ingin sekali menyentak tangan Vince yang saat ini sedang memegang tangan Keysha dengan erat.


" Nona Keysha, maaf untuk hal tadi. Saya tidak mengira kalau yang di ajak adik saya itu adalah nona. Nona pasti tau bagaimana sifat adik saya yang sering gonta ganti wanita. Jadi saya berpikir buruk saat dia membawa wanita datang kemari. Maaf untuk hal itu. "


Vince kaget mendengar perkataan kakaknya. Walaupun kakaknya menjelekan dirinya, tapi kakaknya mau minta maaf pada Keysha. Ini hal yang luar biasa untuk Vince. Dia belum tau kalau ada wanita yang bisa membuat kakaknya bertingkah seperti ini sebelumnya.


Keysha memikirkan kalau apa yang dia lakukan juga tidak benar bila dirinya pergi begitu saja tanpa menyelesaikan masalahnya. Jadi Keysha kembali duduk di sofa dan di ikuti oleh Vince dan David juga.


" Vince, sampai kapan tangan kamu akan terus memegang tangan nona Keysha? "

__ADS_1


Vince melihat tangannya yang menyentuh tangan Keysha itu menjadi gugup. Dia tidak menyangka kalau refleks dia akan berakibat fatal untuk dirinya. Dia harus siap menerima pukulan nanti dari Keysha karena sudah berani menyentuh dirinya tiba tiba.


" Key.. "


Keysha hanya tersenyum pada Vince untuk menanggapi kegugupan Vince saat ini. Dia tidak berniat memukul Vince. Dia cukup bersyukur karena Vince mau menahan dirinya agar tidak bertindak bodoh.


" Jadi nona, ada tujuan apa yang membuat anda datang kemari pagi ini? "


" Maaf sayang menggangu waktu anda tuan William, saya hanya ingin membicarakan mengenai proyek yang sudah kita sepakati sebelumnya. Namun saya ingin menegaskan disini kalau saya datang tidak untuk merayu anda. Saya murni datang untuk membicarakan mengenai pekerjaan. "


David menganggukan kepalanya dan membiarkan Keysha bicara lebih dulu mengenai apa tujuan dirinya datang.


" Jadi begini tuan, untuk proyek yang di ajukan oleh mr. Karl setelah saya periksa, ada beberapa masalah nantinya bila di lakukan. Untuk saat ini karena belum ada dana yang di berikan pada mr. Karl, jadi saya berani mengatakan hal ini pada anda agar kita bisa merevisi semuanya sebelum di mulai. "


David kaget dengan perkataan Keysha ini. Karena dia tidak menyangka kalau Keysha akan seteliti itu dalam mengerjakan proyeknya.


" Lantas apa yang ingin kamu lakukan untuk proyek ini? "


" Rencana kamu sangat sempurna. Kenapa kamu masih mau melanjutkan semua ini dengan mr. Karl? Bukankah kamu sendiri sudah mampu untuk mengerjakan semua sendiri. "


" Saya datang bertemu dengan anda karena mr.Karl. Jadi tidak sopan rasanya bila saya mengambil alih proyek beliau. "


" Baiklah begini saja, kamu tetap lakukan proyek ini atas ide kamu, dan tetap biarkan dosen kamu itu dengan ide dia. Untuk uang aku tidak masalah."


" Maaf tujuan saya bukan itu. Saya ingin mengsukseskan proyek mr. Karl. Bukan untuk membuat proyek sendiri. "


David senang dengan jawaban Keysha. Namun menurut David jawaban Keysha adalah jawaban yang naif. Karena dia terlalu mengutamakan orang lain daripada dirinya sendiri.

__ADS_1


" Kau terlalu naif nona. "


" Anda tidak tau bagaimana saya tuan. Jadi jangan menilai saya dengan cara pandang anda saja. "


Pembicaraan mereka berjalan lancar dan Vince masih menahan dirinya untuk bertanya pada Keysha tentang apa yang membuat dirinya penasaran sebelumnya.


" Baiklah, saya rasa pembicaraan ini sudah selesai. Maaf mengganggu waktu anda tuan. Saya ijin undur diri dulu. "


Keysha yang ingin pergi melihat kearah Vince untuk mengisyaratkan dirinya mengajak Vince pergi tapi David menahan Vince untuk pergi bersama Keysha.


" Maaf nona, saya masih perlu bicara dengan adik saya. Jadi bisakah saya meminta waktunya sebentar "


" Silakan. Saya tidak masalah untuk hal itu tuan. Saya akan lebih dahulu ke kampus kalau begitu. "


Keysha meninggalkan mereka berdua di ruangan itu tanpa peduli apa yang akan mereka bicarakan. Yang pasti Keysha berpikir yang di bicarakan adalah mengenai dirinya.


" Sejak kapan kau mengenal dia? "


" Sejak aku masuk kuliah lah. "


" Jangan dekati dia. Aku menginginkan dia menjadi milik ku. "


Vince menyunggingkan senyumnya. Untuk masalah Keysha, dia tidak akan membiarkan kakaknya memiliki Keysha bila hanya berdasarkan ambisi kakaknya saja.


" Aku tidak akan membiarkan Keysha dekat dengan kamu bila kau hanya berambisi memiliki dia. Aku tidak mau wanita seperti Keysha terjebak dengan kau. "


" Apa kau mencintai dia Vince? "

__ADS_1


" Aku sudah menganggap dia teman dan adik untuk aku. Aku akan melindungi dia sebisa aku. Karena hanya dia yang memang tulus berteman dengan aku selama ini. Aku mendekati dia juga tidak mudah. Jadi aku tidak akan menyianyiakan segalanya begitu saja. "


David melihat kesungguhan di mata adiknya. Hal ini tidak biasa di lihat David pada adinya itu. Karena biasanya Vince selalu mempermainkan wanita saja.


__ADS_2