Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Ikut dalam Permainan


__ADS_3

Keysha sudah berada dalam mobilnya bersama dengan Alex. Pria yang sebelumnya ingin menembak Keysha sudah di amankan oleh Alex dan langsung di bawa ke markas Alex untuk di introgasi.


" Kau mau apakan pria itu Key? "


" Terserah mu Lex. Aku tidak ada urusan dengan dia. Aku hanya berurusan dengan tuannya saja. "


" Maksud mu, kau sudah tau siapa yang mengirim mereka? "


Keysha hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Alex. Alex akhirnya tau kalau Keysha sudah mengetahui dalangnya. Jadi dia merasa pekerjaannya akan sedikit lebih mudah dari biasanya.


" Apa yang akan kamu lakukan sekarang? "


" Ikut bermain bersama dengan David dan Vince Williams. "


Alex menganggukan kepalanya begitu mendengar nama itu di sebutkan. Namun dia tidak mengerti kenapa bisa Keysha di incar oleh mereka saat ini. Padahal Keysha tidak ikut campur dalam masalah keluarga Williams.


" Key, kenapa kamu menjadi target meberareka juga? Apa mereka curiga dengan kamu karena dekat dengan Vince William? "


" Itu yang perlu kamu cari tau saat ini Lex. Tolong cari informasi itu untuk aku. Karena yang aku tau hanya mereka dari kelompok yang sama yang menyerang keluarga Williams. "


Alex paham dan akan memulai introgasinya secepat mungkin. Begitu Keysha sampai di rumah Alex, dia hanya menurunkan Alex saja dan langsung kembali ke apartemennya.


" Lex, aku tidak ikut masuk. Aku harus cepat pulang karena aku harus memastikan keadaan kak Julian dan mba Ana dulu. "


" Mereka baik baik saja. Tidak ada yang terjadi pada mereka berdua. Mungkin orang yang menyerang kamu tidak tau kalau kamu punya seseorang yang kamu jaga saat ini. "


" Tetap aku akan memastikannya sendiri. "


Keysha langsung pulang dan membiarkan Alex menangani sisanya. Sedangkan di perusahaan David, dia baru mengetahui kalau Keysha tadi di serang oleh beberapa orang tak di kenal.


" Apa kau bilang? Bagaimana keadaan wanita itu sekarang? Kenapa kalian tidak membantunya menghadapi mereka? "

__ADS_1


" Maaf tuan, wanita itu sangat cepat mengendarai mobilnya dan mereka tidak bisa kami kejar. Kami berusaha untuk membantu dia tadi, karena tau dia teman tuan muda kedua. Namun kami tidaj bisa mengejarnya. Sekarang yang lain sedang berusaha melacak keberadaan wanita itu tuan. "


" Cepat cari informasinya. Aku mau semua informasinya itu hari ini juga. "


Anak buah David pergi melakukan apa yang di perintahkan oleh dari David. Sedangkan dia, mencoba menghubungi Keysha untuk memastikan keadaannya.


" Key, angkatlah Key... Jangan buat aku kawatir. Apa kamu jadi sasaran mereka saat ini? Aku bisa di amuk oleh Vince bila kamu sampai terluka karena terlibat dengan masalah kami."


David berulang kali menghubungi Keysha. Sedangkan Keysha dia saat ini sudah bersama dengan Julian dan Ana. Mereka sedang mengobrol bersama hingga Keysha tidak tau kalau ada yang menghubungi dirinya karena hp miliknya tertinggal di kamar.


Begitu Keysha selesai berbicara dengan Julian dan Ana, dia baru masuk kedalam kamar untuk membersihkan diri. Namun begitu dia masuk, dia mendengar suara telpon yang berdering.


" Halo.. selamat sore tuan. Ada yang bisa.. "


" Akhirnya.. Keysha... kamu kemana saja? Apa kamu baik baik saja Key? Bagaimana keadaan kamu saat ini? Apa kamu terluka? "


Dari pertanyaan David, Keysha menyadari kalau David sudah mengetahui penyerangan yang telah terjadi padanya tadi.


" Key.. "


" Baiklah.. aku tidak apa apa. Tidak ada terluka sedikit pun."


Mendengar Keysha mau berbicara seperti itu padanya membuat David senang. Dia tidak menyangka kalau hanya mendengar Keysha berbicara biasa dengan dirinya membuat suasana hatinya sangat bahagia.


" Dav, aku boleh aku ikut dalam permainan mu? "


Senyum di wajah Dav langsung luntur begitu mendengar permintaan Keysha. Dia tidak akan membiarkan Keysha masuk kedalam bahaya yang seperti itu. David tidak mau mengambil resiko lebih bila keysha ikut terlibat di dalamnya.


" Tidak. Kamu tidak boleh ikut campur dalam masalah ini. "


" Mereka menyerang aku, kenapa aku tidak boleh terlibat? "

__ADS_1


" Sangat berbahaya Key. Kamu harus tetap aman dan biar aku yang membereskan mereka semua. "


" Aku tidak mau. Aku tetap akan melakukannya sendiri. Bersama kamu atau tidak, aku tetap akan membalaskan semua yang mereka lakukan pada aku. "


mendengar betapa keras kepalanya Keysha saat ini, membuat David hanya menghela napas pasrah. Dia tidak bisa melakukan apapun kalau sudah Keysha kukuh dengan pendiriannya.


" Begini saja. Kamu boleh ikut terlibat, hanya saja kamu harus terus bersama aku selama kita mengunjungi tempat mereka. "


Keysha tau kekawatiran dari David saat ini. Namun Keysha membiarkannya saja. Dia sebenarnya tidak perlu perlindungan dari David, tapi dia tetap ingin berkerjasama dengan David agar semua beres dengan cepat.


" Tolong jangan bilang semua ini pada Vince ya Dav. Aku tidak mau dia sampai cerewet pada aku nantinya. "


" Aku suka saat kamu memanggil aku seperti itu Key. "


Saat merasa pembicaraan mereka sudah mulai keluar dari jalurnya, Keysha langsung mengakhiri panggilan itu tanpa mengatakan apapun lagi pada David.


" Dasar pria gila. "


Keysha melanjutkan kegiatannya kembali dan tidak memikirkan perasaan David yang saat ini kebingungan karena tiba tiba sambungan telponnya terputus.


" Apa dia sengaja mematikannya? Apa yang salah dari ucapan aku? Aku rasa semua normal normal saja. Aku hanya mengatakan yang sebenarnya saja pada dia. Kenapa dia mematikan telponnya?"


David akhirnya memilih melanjutkan pekerjaannya dan menuruti keinginan Keysha yang tidak mau kalau Vince sampai tau masalah ini.


Keysha sambil mandi dia memikirkan cara agar dirinya bisa keluar tanpa sepengetahuan Julian. Karena bila sampai Julian tau dia pergi malam malam dan tujuan kepergiannya, sudah pasti dia akan di larang oleh Julian.


" Apa yang harus aku katakan pada kak Julian ya.. Aku harus pergi malam ini. Namun aku tidak berani berkata bohong padanya. Bila aku berbohong, sudah pasti akan cepat sekali ketahuan. Kenapa pria itu peka sekali sih. Dia bisa sangat peka dengan semua yang berhubungan dengan aku. Sedangkan pada orang lain dia sangat cuek. Aku baru menyadari akan halnini setelah hubungan kami resmi. "


Keysha berbicara sendirian di dalam toilet. Dia sibuk mengomel sampai dia melupakan kalau dia harus bersiap dengan cepat karena mau keluar bersama dengan Ana dan Julian. Mereka berjanji ingin pergi jalan jalan untuk menghabiskan waktu bersama.


Keysha pikir Ana pasti merasa bosan bila ada di rumah terus tanpa pernah keluar. Karena selama ini, Julian tidak pernah mengajak Ana untuk ikut bersama dengan dia untuk mencari alat musik bekas. Sedangkan Keysha, dia sibuk dengan kegiatannya hingga melupakan hal seperti itu. Jadi sekarang Keysha ingin melakukannya sekalian dia mengistirahatkan pikirannya yang terus sibuk memikirkan pekerjaan saja.

__ADS_1


" Bagaimana kabar ibu ya.. Sudah lama sekali ibu tidak menghubungi aku. Apa dia baik baik saja? "


__ADS_2