
Sewatu di taman, Keysha belum menyadari kalau dirinya di awasi oleh seseorang. Namun begitu dia pergi ke mall, dia sadar kalau ada yang mengikuti dirinya.
" Sepertinya mereka sengaja ingin mengawasi aku untuk mencari kelemahan aku. Bila seperti ini terus, aku akan mempercepat kunjungan aku ke tempat mereka. "
Keysha melamun dan tidak banyak bicara saat berada di dalam mobilnya. Hal itu membuat Julian sedikit kebingungan dengan situasi yang sedang mereka hadapi saat ini.
" Key, kamu kenapa? "
" Ha? ooohh tidak apa apa kak."
" Key, sepertinya kamu capek, gimana kalau kita batalin saja ke mall nya? "
Ana ikut berbicara karena merasakan Keysha sedikit berbeda dari biasanya. Dia tidak mau kalau nanti Keysha sampai sakit lagi hanya karena kelelahan.
" Aku gak apa apa mba, kak. Ayo cepat. Nanti setelah pulang dari mall, kita mampir di tempat Alex dulu sebentar ya.. "
" Ada kerjaan lagi dengan Alex? Kamu sering banget pergi dengan dia. "
Nada suara Julian terdengar cemburu pada Keysha. Namun itu hal yang wajar menurut Keysha. Karena memang dirinya lebih banyak menghabiskan waktu bersama Alex akhir akhir ini.
" Ada hal penting yang harus aku bicarakan dengan dia kak. Aku juga ingin kakak dan mba Ana menginap sementara di tempat Alex dulu."
" Loh kenapa Key? "
Julian tau ada hal yang salah. Karena tidak biasanya Keysha akan menyuruh dirinya sampai tinggal di tempat orang lain begini. Sedangkan Ana, dia langsung bertanya begitu karena belum memahami situasi.
" Apa akan lama? "
" Hanya dua hari kak. Nanti di sana aku akan jelaskan alasan aku melakukan hal ini. "
Julian hanya mengangguk dan melanjutkan perjalanan mereka ke mall untuk menonton film.
" Key, kamu mau nonton apa? Horor atau romantis? "
__ADS_1
" Ro.. "
" Horor aja. "
Julian mendahului menjawab pertanyaan Ana karena tau kalau Keysha sangat menghindari film horor.
" Kak.. "
" Ada aku. "
Tangan Keysha sudah dingin begitu mereka masuk kedalam untuk menonton. Ana yang belum tau kalau Keysha paling takut film begitu, dia ingin duduk di antara Keysha dan Julian. Namun dengan cepat Julian menyuruh Ana menyingkir.
" Na, kamu duduk di sebelah sana aja. Keysha di tengah tengah. Aku akan menjaga kekasih aku dulu. "
Keysha tidak peduli lagi dengan perkataan Julian yang seperti itu, yang dia pikirkan hanya ingin cepat semua berakhir dan dia bisa pulang.
" Kenapa aku harus terjebak di tempat seperti ini? Aku lebih memilih menghadapi musuh dan bertarung dengan mereka daripada menonton yang seperti ini. Ini sungguh sangat menakutkan. Kalau tidak ada jump scare dalam film horor, aku tidak akan setakut ini. Menyebalkan. "
Keysha hanya bisa menggerutu dalam hatinya sambil terus menarik pakaian Julian yang saat ini sudah duduk di sebelahnya.
" Kakak sengaja. Kakak ingin mengambil keuntungankan? "
" Aku dari tadi di cuekin, apa salahnya mengambil keuntungan saat ada di tempat ini. "
Julian menarik tubuh Keysha untuk mendekati dirinya saat film di mulai. Sedangkan Ana, dia sangat tegang dengan tontonannya hingga tidak menyadari kalau Keysha sudah berada di pelukan Julian.
" Jantung kakak berdegup kencang. "
" Itu karena kamu. "
" Jangan gombal. Bilang saja takut. "
Julian hanya tersenyum sambil tangannya terus mengelus kepala Keysha yang saat ini ada di pelukannya. Sepanjang film di putar, Keysha sama sekali tidak ada menonton dan memilih menikmati pelukan hangat dari Julian. Dia sangat menyukai hal ini. Pelukan Julian membuat dirinya tenang dan seperti mengurangi beban yang dia tanggung. Sedangkan Ana, wajahnya sudah pucat pasi saat film selesai. Karena terus berteriak karena takut menontonnya.
__ADS_1
" Mba, kenapa? "
" Aku kenapa? Kamu bertanya Key? Jelas ketakutanlah. Kamu enak di peluk terus sama pacar kamu itu. Sedangakan aku gimana? Aku cuma bisa teriak sendirian aj. Julian sibuk menatap kamu. Kamu sibuk menikmati pelukan Julian. Film tadi gak guna untuk kalian berdua. "
Ana mengomel begitu keluar setelah menonton tadi. Sedangkan Julian dan Keysha hanya saling tatap dan menggelengkan kepala mereka.
" Sudah jangan ngambek mba. Ayo pulang yuk. "
Keysha mulai waspada kembali saat dirinya akan meninggalkan mall. Karena dia tau kalau mereka masih di ikutin. Di tempat David, dia masih mengatur strategi untuk menyerang markas black hold. Semua yang dia akan lakukan ini harus dia pikirkan matang matang karena dia akan mengajak Keysha disana. Dia tidak mau sampai Keysh kenapa kenapa. Bisa bisa dia akan menjadi sasaran dari ibu dan adiknya, kalau sampai Keysha terluka.
" Kali ini aku baru menyadari kalau ada yang lebih di utamakan di keluarga ini daripada aku atau Vince. Keysha, kau benar benar sesuatu. Bukan hanya mommy yang sayang pada mu. Daddy juga ikut menyayangi kamu. "
David bisa berkata begitu karena saat dia pulang dari perusahaan tadi diringa di sidangi oleh orang tuanya karena ayahnya mengetahuu ada yang menyerang Keysha di lingkungan perusahaan W Corporatian. Ayah dari David menceramahi dirinya karena khawatir dengan keadaan Keysha. Dari sanalah akhirnya David sadar kalau saat ini perhatian dan fokus keluarganya hanya pada Keysha seorang.
" Aku tau tujuan mommy pada Keysha. Sedangkan daddy, dia kenapa juga ikut ikutan melakukan hal itu? Apa daddy memdukung mommy? "
David bergumam sendiri tentang hal ini. Dia tidak akan menolak bila dirinya di dekatkan dan di jodohkan dengan Keysha kelak. Namun dia sangat yakin kalau Keysha akan menolak dirinya nanti. Karena Keysha tidak pernah melihat dia sebagai pria yang bisa di jadikan pasangan.
" Bila aku harus menikahi wanita, hanya Keysha yang paling tepat untuk aku. Tidak akan ada wanita lain lagi yang tetap bersanding denga aku. Namun, aku cukup yakin dia tidak akan mau bersama dengan aku ataupun Vince. Karena dia tidak pernah memandang kami sebagai pria yang layak di perhitungkan sebagai pasangan. "
Saat David memikirkan Keysha, dia di kagetkan dengan suara telpon dari anak buahnya.
" Selamat malam tuan. Saya mau mengabarkan kalau nona Keysha sepertinya sedang di awasi oleh seseorang. Saya tidak tau apa nona menyadari hal ini atau tidak. Namun saat saya ingin mengejar dan melumpuhkan orang itu, dia sangat cepat melarikan diri tuan. "
" Bodoh. Dimana Keysha sekarang? "
" Saya juga kehilangan jejak nona tuan. "
David langsung menutup telponnya dan mencoba menghubungi Keysha terus. Dia takut kalau Keysha dalam masalah saat ini.
" Angkat Key, kau kemana? Kenapa setiap aku hubungi selalu susah sekali. "
David sangat ingin langsung pergi menemui Keysha sekarang. Namun dia tau kalau Keysha pasti tidak berada di apartemennya sekarang. Maka dari itu David memilih menghubungi Keysha saja.
__ADS_1
" Kenapa Dav? "