Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Ternyata Cukup Pintar


__ADS_3

Keysha dan David yang sudah berada di sekitar Charles dan anak buahnya itu tersenyum puas setelah mendengar perkataan mereka. Keysha merasa cukup senang dengan apa yang dirinya dengar saat ini.


" Ternyata dia pintar juga. "


David berkomentar untuk menanggapi perkataan Charles, namun Keysha tidak setuju dengan hal itu.


" Menurut aku dia tetap bodoh. Bila dia sudah tau apa maksud dari terbakarnya markas miliknya itu, seharusnya dia segera melarikan diri atau setidaknya jangan berada di luar lagi saat ini. Dia seharusnya tetap bersembunyi karena sudah curiga ini perbuatan musuhnya. Bukankah tindakan dia ini sama saja mengatakan dia bodoh? "


Berkali kali David merasakan dirinya bodoh saat berhadapan dengan Keysha. Dia merasa jalan pikiran Keysha tidak bisa dia prediksi saat ini. Bahkan saat sudah melihat target mereka ada di depan matanya ini, Keysha masih tidak melakukan apapun dan tetap membiarkan Charles begitu saja.


" Key, kau benar benar bisa membuat pria berpikir ulang untuk bersama dengan mu Key. Kau benar benar bisa mendominasi keadaan. "


Keysha menggelangkan kepala dan tetap memperhatikan keadaan sekitar. Dia mau melihat dulu keadaan tempat tersebut sebelum masuk kedalam untuk menyerang Charles dan yang lainnya.


" Dav, apa yang kau lihat. Apa kau menemukan sesuatu yang mencurigakan? "


" Hemm tunggu. "


Saat David memperhatikan keadaan sekitar, Keysha secara tidak sengaja melihat sesuatu yang menarik perhatiannya. Sebuah bunga berwarna biru dan sangat indah tumbuh di sekitar tempat itu.


" Dav, kau perhatikan saja tempat ini. Aku ada urusan lain. Aku mau mengambil sesuatu dulu "


" Key, kamu jangan jauh jauh. "


Ucapan David tidak di dengar oleh Keysha karena saat ini Keysha sudah berada jauh dari dirinya.


" Apa sebenarnya yang di lihat oleh Keysha saat ini? Oohh itu bukankah itu... oohhh astaga wanita ini benar benar tau apa yang sangat berguna untuk dirinya saat ini. "



Bunga aconitum, bunga yang sangat mematikan karena bisa menjadi racun yang berbahaya. Bunga yang sangat indah namun, bunga itu sangat berbahaya. Keysha melihat bunga itu dan langsung mengenali bunga tersebut. Dia sangat bersemangat karena bisa mendapatkan racun yang sangat berbahaya saat ini.

__ADS_1


" Kau sangat cantik, namun kau begitu berbahaya. Aku rasa aku memiliki kesamaan dengan mu. Kita akan cocok bersama. Aku akan mengembang biakan mu di tempat yang cocok nanti. "


Keysha mencari tempat dan memertik beberapa bunga tersebutu dan juga membawa bibitnya sekalian. Keysha ingin menanam bunga itu di tempat yang aman nanti.


David melihat semua yang Keysha lakukan dan dia hanya bisa menghela napasnya saja.


" Kau sama persis seperti bunga itu Key, sangat susah di dapatkan dan sangat cantik saat di pandang. Namun menyimpan banyak hal berbahaya bila di sentuh. Kau memang sesuatu. "


David membiarkan Keysha melakukan apa yang dia mau. Sedangkan dirinya kemabali memperhatikan keadaan sekitar dan akhirnya melihat kalau ada beberapa camera yang di pasang di sekitaran markas Charles tersebut.


" Sepertinya ini pekerjaan aku dan yang lainnya saat ini. Sedangkan Keysha, biar dia nanti sedikit lebih santai setelah masuk ketempat ini. Aku akan mulai melindungi dia nanti di dalam sana. "


David sudah memerintahkan anak buahnya untuk mulai bergerak menyelinap kedalam markas itu. Sedangkan Keysha, dia berjalan santai menuju tempat David tanpa peduli akan apapun lagi.


" Apa yang kau sudah rencanakan saat ini Dav? '


" Biar mereka masuk dan menyelinap kedalam sekarang. Ada beberapa cctv di sekitar tempat ini dan kit hanya perlu melewati itu agar bisa masuk pelan pelan kedalam. "


" Aku tidak akan melakukan apapun selama David yang memimpin. Ini akan menjadi pelajaran untuk aku agar aku bisa mempeecayai orang untuk melindungi diri aku. "


Keysha berkata dalam hatinya seperti itu sambil terus berjalan menuju tempat yang sudah di tunjukan oleh David. David terus memimpin jalan kemana mereka akan lewati dan Keysha mengikuti saja. Namun, tanpa David ketahui, di sepanjang jalan itu, Keysha menghaluskan bunga aconitum yang dia ambil sebelumnya. Keysha sudah menggunakan sarung tangan dan terus menghaluskan bunga itu.


" Key, hati hati. Sepertinya di depan ada jebakan yang cukup berbahaya karena disini tidak ada penjagaan yang ketat. "


Keysha mengangguk dan mulai memperhatika sekitarnya. Saat David ingin melangkah, Keysha menarik dirinya dan langsung menahan pergerakan David.


" Dav tunggu.. "


Keysha memasukan dulu bunga yang sudah halus dan sudah menjadi air itu kedalam sebuah tabung, setelah itu melepaskan sarung tangannya yang sudah terkena racun.


" Dav, kau lihat itu. Setiap dinding ada bintik merah. Apa kau tidak melihatnya tadi? "

__ADS_1


David merasa sangat beruntung sudah di selamatkan oleh Keysha. Karena dia lupa memakai kacamata kususnya saat akan masuk tadi. Jadi dia tidak bisa melihat bahaya yang besar di hadapannya saat ini. Bila tadi dia sampai lewat dan mengenai sinar merah itu, sudah pasti tubuhnya akan terluka parah.


" Apa kamu punya kacamata untuk ini Key? Aky hanya punya satu saja. "


" Aku akan mengikuti arahan mu Dav. Jadi tolong pelan pelan dan tuntun aku. Aku tidak membawa hal yang seperti itu. "


Keysha sengaja mengatakan hal tersebut karena dia mau memberikan kesempatan untuk David melakukan apa yang dia biaa untuk melindungi Keysha.


" Pelan pelan. "


David mengajak Keysha secara perlahan melewati jebakan itu namun karena terlalu lama membuang waktu dan Keysha tidak sabar lagi, dia mengeluarkan kerikil dari sakunya dan melemparkannya pada dinding yang ada di atasnya.


" Tak. "


"Ceerrss"


Semua sinar merah itu langsung hilang begitu saja. David melihat hal itu langsung menegakan tubuhnya dan menatap Keysha dengan sebal.


" Kau tau cara menonaktifkannya tapi kenapa membiarkan aku berjalan perlahan dari tadi? Kau tau aku sakit pinggang saat ini? "


" Bukankah kau ingin aku percaya pada mu? Jadi aku melakukan hal itu. Namun seperti kata kamu tadi, pinggang aku juga sakit jadi ya sudah aku matikan saja jebakannya. Maaf Dav, nanti aku tidak akan mengulanginy lagi dan membiarkan kau melindungi aku. "


Jawaban Keysha semakin membuat David kesal. Dia merasa di permainkan oleh Keysha saat ini. Keysha bilang ingin belajar mempercayai seseorang tapi Keysha menggunakan dirinya sebagai bahan praktek.


" Kau benar benar Key.. kau membuat aku terluhat bodoh saat ini.. "


" Tidak juga. Kalau memang begitu, aku tidak akan memperdulikan kamu Dav. Kau berusaha sangat baik melindungi aku. Jadi tidak ada kamu melakuk tindakan bodoh. Hanya saja aku perlu belajar levih sabar lagi. "


" Ini bukan saatnya kau belajar hal ini Key. Seharusnya kit serius untuk masuk kedalam dan mengalahkan mereka saat ini. "


" Baiklah.. ayo.. "

__ADS_1


__ADS_2