Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Makan Malam Berkedok Meeting


__ADS_3

Melihat Keysha meneteskan air mata, Julian mendekati Keysha dan menghapue air mata itu dari pipinya. Dia tidak suka melihat Keysha menangis. Dia hanya ingin Keysha tersenyum saja.


" Key stop, jangan menangis lagi. "


" Aku terharu kak.. Ini pertama kalinya ada yang memberikan hadiah seindah ini untuk aku. Aku sungguh gak pernah berharap balasan dari yang aku berikan pada kakak. Aku hanya ingin membantu kakak saja. Kenapa kakak malah memberikan hal seperti ini? "


Tangan Julian masih memegang lembut pipi Keysha dan menatap matanya dalam. Ada perasaan di hati mereka yang tidak bisa mereka ucapkan. Rasa yang hanya bisa mereka sampaikan lewat tatapan mata tapi tidak dengan suara. Karena mereka terlalu takut akan batasan yang ada di antara mereka saat ini.


" Aku sudah pernah bilang pada kamu Key, aku akan menjaga kamu kedepannya. Aku ingin kamu bisa bersandar pada aku nanti saat kamu lelah. Aku ingin membagi setiap duka yang kamu rasa. Maka dari itu aku melakukan semua ini. Pekerjaan yang aku lakukan itu, semua bertujuan agar aku bisa membantu kamu nanti. "


Keysha tersenyum mendengar hal tersebut. Dia terharu akan kebaikan Julian. Sadar atau tidak perkataan Julian itu sebenarnya ungkapan rasa yang dia punya untuk Keysha. Akan tetapi hati mereka masih menahan mereka untuk melewati batas. Mereka menyembunyikan perasaan yang mereka punya di balik kata peduli.


" Jangan menangis lagi. Aku ingin kamu selalu bahagia dan hanya tersenyum saja nantinya. "


" Hemm.. makasi untuk hadiahnya kak.. Hari ini aku sungguh bahagia.. Aku merasa sangat bebas saat pergi bersama kakak. "


Itu yang Julian mau. Keysha menjadi dirinya sendiri saat bersama dirinya. Julian tidak ingin Keysha selalu menunjukan sisi tegar dan kuatnya saja di hadapan Julian. Karena hal itu berarti Keysha masih tertutup pada dirinya.


Selesai dengan acara yang menguras emosi itu, Keysha masuk kedalam kamarnya untuk bersiap akan pergi meeting dengan perusahaan W Corporation.


" Aku akan tunjukan pada pria arogan dan sombong itu kalau masih ada wanita yang memang tidak tertarik dengan kekayaannya. Dia tidak bisa menilai semua orang sama bila hanya pernah melihat beberapa orang yang mempunyai sifat buruk. "


Keysha sudah mempersiapkan segalanya dan juga sudah berdandan sederhana untuk pertemuan mereka nanti. Polesan wajah sederhana, dengan penampilan yang elegan membuat Keysha sangat cantik untuk di pandang.



Penampilan Keysha ini membuat Julian pangling melihatnya. Ini kedua kalinya Keysha berdandan berbeda dari biasanya. Hingga Julian yang belum terbiasa melihat hal tersebut masih saja terpesona pada Keysha.

__ADS_1


" Kamu sudah siap Key? "


" Sudah kak.. apa aku aneh berdandan begini? Kenapa kakak melihat aku seperti itu? "


" Kamu sangat cantik. Aku belum terbiasa dengan penampilan kamu ini jadi sedikit kaget tadi. "


Julian jujur dengan apa yang dia rasakan pada Keysha. Dia tidak bisa menutupi kalau dirinya memang terpesona dengan penampilan Keysha seperti itu. Apalagi kalung yang dia berikan di pakai oleh Keysha untuk menambah menarik penampilannya. Julian sangat bahagia melihat hal tersebut.


" Kak.. aku berangkat dulu ya.. Makanan untuk makan malam kakak aku sudah simpan di kulkas. Nanti kakak hangatin saja itu. "


" Hati hati Key.. "


Keysha sudah dalam perjalanan menuju tempat dia akan meeting bersama David. Hingga sesampainya dia disana, Keysha barulah menghubungi mr.Karl untuk menanyakan dimana dia berada saat ini.


" Halo pak.. bapak sudah sampai dimana? Saya sudah menunggu di area parkir saat ini. "


" Saya sedang di jalan Key.. Tunggu sebentar. "


" Pak.. jam yang di sepakati untuk meeting sebentar lagi di mulai. Saya tidak enak bila sampai kita terlambat menemui beliau. Jadi bagaimana bila saya saja dulu masuk dan nanti bapak menyusul. "


" Itu ide yang bagus Key.. lakukan hal itu. Tolong sampaikan permintaan maaf saya juga nanti. Saya terjebak macet saat ini. "


" Baik pak. "


Keysha lalu masuk kedalam restoran itu, dan mencari meja yang sudah di reservasi oleh perusahaan W Coporation. Saat sudah duduk di meja tersebut, Keysha memperhatikan di sekitarnya. Dia melihat kalau semua yang makan di restoran itu adalah orang kaya yang banyak memiliki uang. Terlihat dari penampilan mereka yang glamor dan sangat berkelas di mata Keysha.


Setelah cukup lama menunggu, akhirnya mr. Karl datang sebelum David Willims. Keysha cukup lega dengan hal ini. Karena dia tidak perlu sendirian lagi untuk menyambut kedatangan mereka.

__ADS_1


" Selamat malam Mr. Williams"


Belum sempat mr. Karl menyapa Keysha, perkataan dari Keysha membuat mr.Karl menjadi menjaga sikap kembali. Dia melihat ke arah belakang dan mendapati David sudah ada di belakangnya.


" Kenapa aku sampai tidak menyadari kalau mr. Williams ada di belakang aku tadi. "


Mr. Karl menggerutu pada dirinya sendiri karena sikap cerobohnya. Akan tetapi untung saja Keysha selalu bisa dia andalkan dalam hal ini.


" Selamat malam. Silakan duduk. "


Aston selaku asisten David mempersilakan mereka untuk duduk setelah David duduk disana. Tatapan mata Aston mengamati Keysha yang sedari tadi terlihat tenang dengan berkas yang sudah dia siapkan di atas meja.


" Jadi mr. Karl, seperti yang kita sudah sepakati, apa bisa di jelaskan lebih rinci lagi tentang proposal yang anda ajukan pada kami? "


" Baik.. kalau begitu saya mulai sekarang. "


Mr. Karl memulai pembahasan mengenai kerjasama dengan bantuan Keysha yang selalu siap dengan segala materi yang disampaikan. Sikap Keysha ini membuat David semakin tertarik padanya.


" Kau sedari tadi bahkan tidak ada melirik ke arah aku sama sekali. Apa yang membuat kau begitu fokus pada pekerjaan daripada menarik perhatian aku saat ini? Sungguh wanita yang luar biasa. "


Pikiran David tidak pada pembahasan kerjasama mereka tetapi pada sikap Keysha. Selama meeting berlangsung Keysha menyadari akan semua yang di lakukan David tapi dia mengabaikannya saja. Ini bukan pertama kali Keysha menghadapi hal seperti ini. Sudah berulang kali hingga Keysha merasa muak dengan tatapan para pria yang melihat dirinya seperti itu.


" Tunggu saat semua pembahasan ini selesai, kau akan tau bagaimana cara aku menghadapi pria tidak tau malu seperti mu mr. Williams. "


Keysha benar benar gerah dengan sikap dan prilaku David saat ini. Jadi dia akan menindak lanjuti apa yang sudah di perbuat David padanya sekarang.


" Mr.Williams boleh saya mengajukan pertanyaan?"

__ADS_1


" Tentu.. tanyakan saja. "


" Apa anda baik baik saja? Selama pembahasan ini sepertinya anda tidak memperhatikan dengan baik. Apa perlu kita tunda saja meeting ini? "


__ADS_2