
Alex mendapatkan email dari Keysha kalau dirinya tidak akan kembali kemarkas milik Alex lagi. Karena saat ini ada yang harus Keysha lakukan. Jadi Alex hanya bisa menyiyakan dan berharap Keysha dapat melindungi dirinya nanti.
" Masalah apa lagi sekarang yang sedang di tangani anak itu. Kadang tindakan dia selalu di luar nalar. Aku takut kalau dia melakukan sesuatu yang berbahaya lagi nanti. "
Alex masih terus menyelidiki masalah dirinya dan tidak mau menerima pekerjaan lain lagi sebelum masalahnya terselesaikan. Sedangkan Alica, dia sudah siap melakukan penyerangan pada Keysha untuk membalaskan rasa sakit hatinya.
" Kau berani mengancam aku bukan? Sekarang aku akan buktikan pada kau kalau aku tidak takut dengan ancaman mu. Alica tidak akan menyerah dengan mudah untuk mendapatkan David William."
Rencana Alica saat ini adalah mencukik Keysha dari kampusnya dan membawanya ke tempat yang aman untuk memberikan pelajaran pada Keysha.
" Besok, semua akan terjadi sesuai rencana. Aku tidak sabar untuk menyiksa dia nanti. "
Alica berhayal bisa menyiksa Keysha yang dia pikir Keysha hanya wanita lemah dan hanya berlindung di balik kekuasaan keluarga Williams saja. Namun percaya atau tidak, tindakan Alica ini akan membawa dia kedalam masalah yang lebih berat lagi.
Ini kali kedua Keysha menginap di kediaman keluarga William dan ini adalah hari terakhir dia menginap disana.
" Mom, bisa aku bicara sebentar? "
" Tentu. ada apa sayang? Masuklah. mari kita bicara di dalam sini dengan daddy juga. "
Keysha ragu melangkahkan kakinya memasuki kamar orang tua David. Karena dia merasa itu tidak pantas dia lakukan. Kamar orang tua tidak seharusnya di masuki sembarangan orang.
" Kenapa ragu dear, masuklah! Tidak apa apa. "
Tuan William tersenyum melihat keraguan Keysha masuk kedalam kamarnya. Itu menandakan Keysha memang menghormati orang yang kebih tua dari dirinya. Hingga dia ragu untuk masuk kedalam ruang privasi milik dirinya.
" Haaahhh mom, sepertinya putri kita memang tidak nyaman bila di ajak bicara di dalam kamar. Sebaiknya kita keruang kerja daddy saja sekarang. Disana kita bisa bicara lebih leluasa. Kamu setuju dear? "
__ADS_1
Senyum mengembang di wajah Keysha. Dia lebih menyukai hal tersebut. Karena dia akan lebih nyaman bila bicara di tempat yang seharusnya.
Sesampainya mereka di ruang kerja tuan William, Keysha duduk bersebelahan dengan nyonya Ana dan tuan William sendirian.
" Apa yang ingin kamu bicarakan sayang? "
" Mom, dad, aku besok pagi akan kembali ke apartemen aku. Aku tidak bisa tinggal di rumah ini lagi. "
" Apa alasannya sayang? "
" Ada yang harus aku lakukan disana mom"
Tuan William yang sedari tadi hanya menyimak apa yang di bicarakan oleh Keysha hanya menggelengkan kepalanya. Dia tau kalau Keysha tidak akan pergi ke apartemennya lagi. Namun kemana tujuan Keysha tuan William tidak mengetahuinya.
" Dear, apa kamu yakin akan kembali ke apartemen kamu? Bukannya kamu sedang menghindari seseorang disana? Bisa jelaskan pada daddy apa yang sekarang sedang kamu rencanakan sayang? "
" Sayang, mommy dan daddy tidak akan ikut campur urusan kamu kalau kamu tidak menginginkan hal itu. Mommy dan daddy hanya ingin tau kamu mau kemana dan merencanakan apa. Kamu tau, sebagai orang tua, mommy dan daddy selalu mencemaskan keadaan anak anak kami. "
Keysha menatap nyonya Ana dan tuan William bergantian. Orang tua kandung dirinya saja tidak pernah melakukan hal tersebut padanya. Jadi saat nyonya Ana dan tuan William memberikan perhatian penuh padanya saat ini, itu membuat hati Keysha berdenyut sakit.
" Apa aku bisa menghindari mereka saat nanti David tiba tiba menyukai aku? Apa yang harus aku lakukan? "
Keraguan di wajah Keysha dengan tatapan mata yang terlihat bingung membuat nyonya Ana mengelus tangannya.
" Sayang, jangan jadikan kasih sayang kami sebagai beban untuk kamu. Kami tidak menuntut apapun bila kamu tidak mau berbagi dengan kami. Mommy hanya bertanya saja pada kamu. Bila kamu tidak mau mengatakannya, mommy dan daddy tidak akan memaksa. "
" Mom, dad, aku sayang kalian. "
__ADS_1
" Kami juga menyayangi kamu Key. "
Keysha menarik napas dalam sebelum dia membicarakan apa rencana dia selanjutnya pada orang tua David. Dengan suara kecil Keysha menceritakan kecemasaannya mengenai perasaan David pada dirinya. Dia tidak mau memupuk perasaan David itu. Karena dia tau kalau rasa itu masih ada di hati David, itu akan semakin melukai David nanti. Karena hati Keysha sudah di miliki oleh orang lain.
Bukan hanya itu, tapi mengenai masalah Violla dan Alica juga Keysha bicarakan. Nyonya Ana dan tuan William hanya mendengarkan dengan seksama. Mereka tidak mau menyela apa yang Keysha ucapkan dan hanya menjadi pendengar yang baik saja.
" Itu alasan aku kenapa aku ingin meninggalkan kediaman ini mom, dad. "
" Apa kamu yakin dengan keputusan kamu ini sayang? Apa tidak berbahaya kamu berurusan langsung dengan wanita seperti itu? Mommy takut kamu kenapa kenapa nantinya. "
" Tenang saja mom, selama aku mengikuti alur yang dia buat, aku yakin aku tidak akan apa apa. Lagi pula kalau aku kenapa kenapa, nanti mommy dan daddy yang akan membantu aku. Bukankah begitu? "
" Kita biarkan saja dulu Keysha melakukan apa yang dia mau mom. Kita harus percaya padanya, kalau dia bisa melakukan semua itu sendiria. Sedangkan mengenai David, kita sebaiknya mulai berbicara baik baik dengan dia. Karena apa yang Keysha bilang memang benar. Tidak baik David terus memupuk rasanya itu. Sedangkan Keysh tidak bisa memberikan balasan untuk perasaannya. "
" Mommy sudah pernah bilang pada David, kalau dia dan Keysha tidak akan bisa bersama karena mempunyai sifat yang sama. Hal itu tidak mungkin bisa terjadi karena tidak ada yang mau mengalah bila mereka bersama. Bukan saling melengkapi namun saling bersaing. Mereka mempunyai jalan masing masing dan kalau bersama hanya akan saling mendorong dan akhirnya mereka menjauh. "
" David sepertinya belum paham akan hal itu mom. "
" Maaf karena aku keluarga ini mendapatkan masalah lagi. "
Keysha merasa bersalah karena ulah dia, keluarga Williams akhirnya mempunyai masalah seperti ini.
" Apa yang kamu bilang itu Key, kamu itu adalah berkat yang hadir di keluarga kami. Momnt dan daddy tau kalau selama ini David tidak menyukai wanita. Dia selalu bermain dengan pria, hanya saja mommy dan daddy tidak memberitahukan hal ini dan pura pura tidak tau. Mommy juga yakin kamu tau akan fakta itukan? Makanya mommy bilang kamu adalah keberuntungan keluarga kami. Kami beruntung mengenalmu sayang. "
" Jadi... mom.. dad.. "
" Yapp.. kami tau. Namun apa yang kamu bilang tenang yang David rasakan sekarang memang benar. Dia tidak boleh terus memiliki rasa pada kamu. Jadi, nanti secara pelan pelan akan mommy bicarakan dengan dia. Bila sekarang mommy bicara, mommy yakin dia hanya akan menanggapinya dengan emosi saja. Jadi kamu bisa tenang sekarang Key. "
__ADS_1
Keysha mengangguk dan besok dia akan melakukan rencananya. Namun dia harus ke kampus dulu untuk menyerahkan tugas tugas yang dia dapatkan.