Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Dititipkan pada Ku


__ADS_3

Keysha merunduk merenung mengingat perkataan David tadi. Dia memang hanya ingin bersenang senang saja di tempat balapan itu. Cuma, dia lupa kalau Julian akan semakin kawatir dan ragu untuk pergi mengejar mimpinya bila sampai Keysha mendapatkan masalah di tempat seperti itu.


" Aku ingin pulang dan bertemu kak Julian. Cuma, David pasti tidak akan mengijinkan aku keluar dari tempat ini dengan mudah. Apa yang harus aku lakukan? "


Keysha memandang langit malam sambil memikirkan hal tersebut. Sedangkan Vince, hukuman dia mobil dan semua kartu kreditnya di tahan oleh David. Vince akan selalu di antar jemput oleh supir untuk pergi kemanapun dia mau.


" Apa yang kau lamunkan? Kau harusnya tidur saat ini Key. "


" Dav, aku merindukan kak Julian. Antar aku pulang ya.. "


" Julian menitipkan kamu pada aku. Bila kamu sekarang pulang, apa yang akan Julian pikirkan? Key, sebagai laki laki, aku paham ketakutan Julian saat ini. Dia akan tinggal jauh dari kamu wanita yang sangat dia cintai. Namun tingkah kamu di tempat ini membuat dirinya ketakutan. Kamu bilang kamu ingin belajar menjadi pasangan yang baik. Namun apa yang kau lakukan tadi? Kau mencari masalah di tempat itu. "


Keysha mengikuti Vince bukan hanya untuk memuaskan rasa penasarannya saja dari dunia balap. Dia pergi dan selalu menyibukan diri karena dia ingin mengurangi waktu bersama Julian. Dia takut kepergian Julian akan berdampak besar untuk dirinya nanti.


" Dav.. "


" Apa kamu takut kehilangan dan berjauhan dengan Julian? "


" Aku takut kami sungguh berpisah selamanya setelah ini. "


David semakin mengikis jarak dirinya dengan Keysha. Sampai David sekarangerangkul pundak Keysha untuk menguatkan dirinya.


" Key, entah kamu percaya atau tidak, aku sangat yakin kalau Julian tidak akan melakukan tindakan bodoh dengan mencari orang lain saat di berusaha memantaskan diri bersama kamu. Kau tau pertemuan kalian tidaklah berdasar dari ketertarikan fisik. Kau nyaman dengan dia dan dia juga begitu. Jadi, tidak perlu kau ragukan lagi tentang hal ini. "


Keysha hanya bisa menatap lurus kedepan. Dia berusaha untuk percaya dengan apa yang David ucapkan. Namun Keysha begitu sering di kecewakan orang terdekatnya menjadikan dirinya takut percaya dengan orang lain lagi.


" Dav, bila aku di tinggalkan kak Julian, aku nikah sama kamu saja ya... "


Ucapan Keysha di balas getokan di kepalanya oleh David.

__ADS_1


*Tuk.*


" Sadar Key.. kau bercanda begini dengan aku tidak masalah. Namun bila di dengar orang lain, akan jadi masalah nantinya. "


" Kenapa? aku akan berusaha membuat kau normal kembali. Aku akan membantu kamu melupakan pria itu "


" Keysha.... "


" Hahahahaahaha... Maaf Dav.. maaf.. "


Melihat wajah David yang memerah saat dirinya menggoda David dengan perkataannya itu membuat Keysha merasa geli. Tidak ada yang mengetahui hal ini. David adalah penyuka sesama jenis namun dia sangat pandai dalam menutupunya. Namun Keysha sudah mengetahui itu dari lama. Bahkan sebelum dia dekat dengan David. Maka dari itu Keysha selalu mudah menggoda David dengan caranya.


" Aku bisa normal saat bersama kamu Key.. "


" Ooohhh oke aku percaya.. "


Kata kata Keysha bilang percaya namun ekspresi wajahnya terlihat meragukan hal itu dan mengejek David. Itu membuat David geram dan ingin sekali memberikan Keysha pelajaran.


" Sudah keluar sana. Aku mau tidur agar besok pagi bisa pulang menemui kak Julian. "


" Kau harus menghadapi kenyataan. Julian akan pergi sementara dan kau juga akan mengejar mimpi mu yang lain. Jadi cepat persiapkan diri mu untuk hal itu. "


" Dav, jangan sampai kau menyukai kak Julian nanti. "


" Key... Sha... "


David geram pada Keysha karena setiap dia bicara setius Keysha selalu membuat hal itu sebagai lelucon.


" Oke.. oke.. Sana pergi. Selamat malam Dav. "

__ADS_1


" Key.. Tiger wanita.. "


" Aku tau. Wanita itu bisa aku hindari karena kami bertemu cuma sekali tadi. Sedangkan yang akan aku hadapi lebih sering adalah wanita yang gila pada mu Dav. Alica wanita yang tergila gila pada harta keluarga Williams "


" Hahahaha... selamat malam Key.. "


Keysha akhirnya duduk di tempat tidurnya dan memikirkan apa yang akan dia lakukan untuk selanjutnya. Karena dia sudah membuat banyak masalah saat ini. Hanya karena dia ingin menghilangkan rasa bosan dan mengalihkan pikirannya dari perpisahaan dengan Julian, Keysha sudah membuat banyak hal bodoh dengan terlibat dalam masalah percintaan David dan menarik perhatian dari orang yang dia temui tadi di balapan liar .


" Haaaahhh kenapa rumit sekali sih.. "


Keysha mencoba untuk tidur walau matanya tidak mengantuk. Sedangkan Julian yang berada di apartemen Keysha juga sudah beberapa hari ini dirinya uring uringan karena takut akan perpisahaan dia dan Keysha.


" Aku ingin membuktikan diri kalau bisa menjaga dan melindungi dia dari segala macam masalah. Namun kenapa aku begitu takut akan perpisahaan ini? Aku takut dia mencintai orang lain setelah aku pergi. Aku takut dia semakin sulit aku gapai nantinya. Apa yang harus aku lakukan sekarang? "


Julian menatap komputer di hadapannya, tapi pikirannya sangat ini sedang berkelana jauh dengan banyaknya kemungkinan yang dia takutkan.


" Bila akh tetap bersama Keysha di tempat ini, aku takut masalah tempo lalu akan terulang lagi dan aku akan merasa rendah lagi nantinya. Jadi aku harus bagaimana? "


" Jul... "


Saat sibuk dengan pikirannya, Julian di kagetkan dengan panggilan dari Ana yang ternyata sudah membuka pintu kamarnya dan menatap dirinya dari ambang pintu tersebut.


" Oh.. kenapa? "


" Kau memikirkan Keysha? "


Julian diam. Dia tidak mau bercerita apapun pada Ana. Dia tidak mau kalau sampai kecemasaannya ini membuat dia dalam masalah lagi nantinya.


" Jul, kau sebaiknya bicara dari hati ke hati dengan Keysha. Aku sangat yakin kalau dia juga cemas dengan perpisahaan kalian nanti. Aku tau kalau Keysha pasti mempunyai ketakutan yang sama seperti yang kamu rasakan sekarang. Karena aku sudah memperhatikan bagaimana hubungan kalian selama ini. Kau dan Keysha begitu saling mencintai. Namun kau dan Keysha selalu berusaha menghindar dari hal itu karena ketakutan kalian. Padahal saat kalian membicarakan semuanya, perasaan kalian ternyata sama dan masalah kalian cepat terselesaikan. Jadi Julian, cobalah bicara denga Keysha dari hati ke hati lagi nanti. Besok aku akan meninggalkan tempat ini agar kalian bisa bicara. "

__ADS_1


" Tidak usah. Makasi Na. Kau tinggalah. Aku akan mengajak Keysha untuk keluar besok. Aku mau menghabiskan waktu berdua dengan dia besok. Jadi kamu diam saja di tempat ini. Maaf bila aku hanya mau berduaan saja dengan dia, tapi apa yang kamu katakan sebelumnya memang benar. Aku harus menyelesaikan semuanya secepat mungkin. Ketakutan aku harus aku bicarakan dengan dia. "


Ana mengangguk paham. Dia tidak akan mengganggu waktu Julian dan Keysha esok hari.


__ADS_2