
Karena pasaran akan gadis penolongnya, membuat nyonya Ana mengutus beberapa orang ahli lagi untuk memeiksa cctv di rumah sakit. Dia ingin tau siapa gadis itu dan kenapa dia menghindari cctv saat mengantar dirinya. Nyonya Ana yakin kalau gadis itu tidak mengenal dirinya. Jadi kenapa gadis itu harus menghindar seperti itu.
" Apa kamu sengaja menghindari cctv atau memang cctv yang tidak bagus di tempat ini? "
Pikiran Nyonya Ana terakihkan karena kedatangan suaminya tuan William. Nyonya Ana menatap suaminya sambil tersenyum. Karena dia ingin menenangkan suaminya saat ini.
" Kamu kenapa bisa begini Hon? "
" Jangan kawatir, aku hanya sakit biasa. Tapi aku ada permintaan sama kamu. Apa bisa? "
" Apa itu? "
Tuan William memang sangat sayang pada istrinya. Mereka merupakan pasangan yang sangat romantis. Tapi mereka tidak punya waktu lebih untuk bersama terus. Karena bisnis mereka sangat banyak saat ini.
" Ada seorang gadis manis yang menolong aku saat di taman tadi. Bisakah kamu bantu untuk menyelidikinya? Dia sangat baik pada aku. Tapi aku tidak bisa melihat wajahnya karena cctv di tempat ini sangat buruk. Aku ingin bertemu dengan dia lagi "
" As you wish honey. "
Tuan William akhirnya meminta anak buahnya untuk menyelidiki gadis itu dan memperbaiki rekaman cctv di rumah sakit. Dia ingin secepatnya mendapatkan hasil dari pencariannya.
" Kamu harus menginap malam ini di sini? "
" Kata Jhon aku harus di periksa menyeluruh untuk memastikan semuanya. Karena dia tidak mau kamu salahkan nanti bila aku kenapa kenapa. "
" Baguslah dia pintar saat berpikir saat ini. Dia tau apa yang aku inginkan sekarang ini. "
" Sudahlah.. ingat umur. Sudah tidak tepat untuk kamu berkata manis lagi pada aku"
Mereka berdua sama sama saling mencintai dan mengagumi satu sama lainnya. Hanya terbatas waktu yang membuat mereka tidak bisa bertemu secara langsung dan komunikasi keluarga menjadi berantakan.
__ADS_1
Terutama David yang sangat sibuk dan dingin. Dia menutup diri dari lingkungan sekitar. Tapi dia sangat perhatian dan sayang pada keluarganya. Hanya dia tidak bisa di ajak bicara basa basi dan terlalu kaku.
Pagi harinya, Keysha yang hanya tidur 2 jam saja, itu sudah memasak di dapur saat ini. Dia membuat sarapan untu Julian nanti. Tapi tidak dengan dirinya. Karena dia hanya akan makan roti atau buah saja. Dia tidak bisa meninggalkan Julian tanpa makanan di rumah sendiri.
Walaupun sebenarnya Julian bisa saja untuk memesan makanan seperti kemarin. Tapi Keysha melihat Julian tidak begitu menikmati masakan luar negri. Atau bisa di bilang lidahnya belum beradaptasi dengan masakan di negara ini.
" Sepertinya membuat sarapan begini saja cukup untuk dia nanti. Untuk makan siang biar dia order sendiri. Aku akan mandi dulu sekarang baru kekampus. Aku harus bertemu dengan Mr. Karl nanti. "
Keysha yang baru saja masuk kedalam kamarnya, dan meninggalkan sarapan itu di meja makan untuk Julian. Dan Julian keluar dari kamar untuk mengambil pakaiannya yang dia cuci semalam. Mereka belum bertemu di pagi ini. Karena sibuk dengan urusan masing masing.
Julian yang sudah mandi ingin memastikan kalau pakaian dia sudah kering. Dan ternyata memang sudah kering karena terkena angin yang cukup kencang di tenpat itu.
" Baguslah ini bisa kering. Aku harap Keysha tidak akan kerepotan dengan adanya aku di tempat ini."
Saat berbalik dan ingin kembali kekamarnya untuk berganti pakaian, Julian melihat adanya sarapan di meja makan. Dia yakin kalau Keysha yang sudah membuatkan dirinya makanan ini. Disana ada nasi goreng dengan telur dan ayam goreng.
" Aku sangat merepotkan Keysha saat ini. Apa dia sudah berangkat sepagi ini? Tapi kenapa tidak ada note yang di tinggalkan untuk aku? "
" Pagi.. "
" Selamat pagi. Aku tadi sempat berpikir kalau kamu sudah berangkat. Ternyata belum. "
" Ini aku akan berangkat sekarang. Kamu ingat sarapan. Sudah aku buatkan tadi. Aku pergi dulu. "
Keysha hanya mengambil satu buah apel untuk dia bawa pergi ke kampusnya.Tapi lagi lagi langkahnya terhenti dengan pertanyaan Julian.
" Key.. apa kamu tidak sarapan bersama aku? "
" Aku buru buru.. sudah ya.."
__ADS_1
" Kamu pulang malam lagi? "
Barulah Keysha berbalik dan menatap Julian. Dia memang harus meluangkan waktunya untuk Julian saat ini. Dia juga belum membelikan pakaian untuk ganti Julian nanti.
" Aku akan pulang cepat setelah itu kita pergi bersama. "
" Kemana? "
Ada ketakutan dari pertanyaan Julian itu. Dan Keysha sadar semuanya. Tapi ini baik untuk terapi bagi Julian. Karena dia tidak boleh terlalu lama terkurung dalam ketakutannya saat ini.
" Kamu keluar dengan aku. Jadi jangan kawatir. Hanya membeli bebrapa bahan makanan. Tidak ada apapun yang bisa kita makan karena stock habis. "
Julian menganggukan kepalanya dan membiarkan Keysha pergi meninggalkan rumah saat ini. Dia menatap punggung wanita yang sudah menghilang di balik pintu dengan sangat lembut.
Julian tidak menyangka kalau dirinya akan bertemu dengan wanita yang begitu baik dan sangat pengertian seperti Keysha. Walaupun dia terlihat kaku dan dingin, tapi dia sangat hangat sebenarnya.
" Key, aku tidak tau harus membalas kebaikan kamu dengan cara apa nantinya. Tapi aku janji akan melindungi kamu sebisa aku nantinya. Aku akan berusaha menjaga kamu dengan cara aku. Tidak akan ada yang akan aku biarkan menyakiti kamu nanti. "
Di tempat yang berbeda, saat ini tuan William dan nyonya Ana sedang menerima laporan mengenai gadis yang mereka cari.
" Maaf tuan, saya tidak bisa melihat wajah gadis itu. "
" Apa dia sengaja menghindari cctv? "
" Sepertinya tidak tuan. Di rekaman cctv dia datang dengan supir taksi dan terlihat sangat panik. Dan kebetulan cctv tempat dia berada itu selalu di belakang gadis itu. Tidak ada hal yang mencurigakan dari tingkah lakunya. Dan terlihat dia memang hanya ingin menolong nyonya saja. Dokter yang bertugas saat itu juga sudah saya tanyai, dia berkata kalau wanita itu bicara dengan sopan dan karena ada keperluan mendadak, dia pergi dengan terburu buru "
" Gadis yang sangat misterius "
" Aku tidak mau tau, aku ingin mencari gadis itu secepatnya. "
__ADS_1
Mereka tidak sadar saja semua perilaku Keysha itu sudah dia rencanakan. Keysha tidak mau terlibat dengan keluarga yang berkuasa disana. Dia hanya berniat menolong dan tidak lebih. Jadi, saat masih di dalam mobil dia memperhatikan letak cctv di gudung rumah sakit itu. Dan berusaha menghindar tapi dengan gerakan natural. Bahakn Keysha yang menyuruh taksi itu parkir di tempat yang bisa membuat dirinya terhindar dari cctv.