
Dalam perjalanan menuju apartemen Keysha, Julian dan Ana kompak diam dan tidak ada pembicaraan apapun dalam mobil itu. Semua sibuk dengan pikiran masing masing dan masalah sendiri.
Begitu mereka sampai di unit apartemennya, Keysha yang ingin langsung pergi ke kamar di tahan oleh Julian.
" Kita perlu bicara Key. "
"Hemm"
Keysha dan Julian duduk di sofa bersama dengan Ana. Dia sudah menyiapkan diri dari pagi untuk menjawab semua pertanyaan Julian ini. Hingga sekarang saatnya dia harus mengakui segalanya.
" Apa yang mau kakak tanyakan? "
" Kapan kamu mempunyai masalah dengan wanita itu? "
" Sudah cukup lama. Aku tidak ingat tepatnya. Namun itulah yang terjadi dulu. Pertemanan aku dengan Vince membuat para wanita lain tidak suka dan mulai mencari masalah pada aku. "
Ana menghela napas mendengar hal ini. Memang banyak pria yang mengejar ngejar Keysha karena karakter Keysha yang kuat. Selain itu Keysha juga cantik hingga dia dulu juga sempat cemburu dengan hal tersebut.
" Kamu tau dia dalang dari penyerangan kita darimana? "
" Apa aku pernah bilang sama kakak kalau aku selain kuliah bisnis, aku juga mengambil kuliah IT juga. Aku bisa meretas banyak hal dan mencari tau dari sana. Aku mendapat banyak informasi dari hal itu. Selain penyerangan yang terjadi pada kita bertiga waktu ini, sebelumnya aku juga sudah pernah di serang saat keluar dari kantor David. Jadi ini bukan yang pertama kalinya. "
Julian menarik napas dalam dan menatap lekat pada Keysha. Pertanyaan dia yang terakhir, dia berharap kalau jawabannya tidak akan membuat dia lebih kaget lagi.
" Kamu apakan wanita itu Key? "
" Dia meledak dalam markas black hold kak. Aku dan David berhasil keluar dan tidak terluka dari sana. Sedangkan wanita itu ikut meledak disana. "
__ADS_1
Keysha tau apa yang di maksud dari pertanyaan Julian. Namun Keysha tidak mau mengatakan apa saja yang dia lakukan pada Vanesa. Karena hal itu bila dia jelaskan, takutnya Ana akan merasa ketakutan pada dirinya nanti.
Julian mengangguk dan menggenggam tangan Keysha. Dia tidak mau menanyakan apapun lagi. Karena dia tau seberapa kuat Keysha hingga dia bisa melakukan hal yang mungkin tidak akan pernah Julian bayangkan.
" Key, selanjutnya apa yang akan kamu lakukan? "
" Aku akan melanjutkan kuliah dan berkerjasama dengan David. Selain itu, aku juga ada yang mau aku kerjakan untuk mewujudkan mimpi aku. Namun itu sepertinya akan melibatkan mba Ana di dalamnya dan semua perlu waktu. "
Ana bingung dengan perkataan Keysha. Karena dia tidak bisa melakukan apapun namun Keysha bisa mempercayakan dirinya untuk terlibat dalam rencana besarnya.
" Hanya Ana? Aku? Apa aku tidak ada dalam rencana masa depan mu? "
" Kakak bukankah harus mewujudkan mimpi kakak juga? Banyak hal yang ingin kakak capai bukan? Aku tidak mau menghalangi hal itu. Aku mau kakak fokus saja untuk hal itu dan nanti kita akan cepat bisa bersama lagi. "
Julian tersenyum ternyata itu tujuan Keysha saat ini. Keysha ingin memberikan kesempatan untuk dirinya membuktikan kalau dia pantas bersanding dengan Keysha nanti.
Keysha hanya menanggapi itu dengan senyuman saja. Dia tidak mengatakan apapun karena dia tidak berani berharap sesuatu yang tidak pasti lagi saat ini. Sedangkan Ana, dia sedikit merasa tidak nyaman dengan keadaan seperti ini. Disaat Keysha dan Julian sudah merencanakan masa depan mereka dengan matang, dia tidak ada memikirkan hal seperti itu. Dia bingung nantinya dia harus melakukan apa dan harus bagaimana. Karena tidak ada keahlian yang dirintmya bisa.
" Key, aku juga mau memiliki tujuan seperti kamu. Namun aku tidak tau aku harus melakukan apa. "
Keysha sebenarnya juga bingung untuk hal ini. Karena mimpi seseorang, tidak mungkin dia bisa ketahui. Jadi bila Ana menanyakan hal ini padanya, Keysha bingung harus menjawab apa. Sedangkan bila dia di minta menyiapkan pekerjaan yang cocok untuk Ana, Keysha sudah merencanakan hal itu.
" Coba mba Ana pikirkan dulu hal ini. Karena aku tidak bisa menentukan mimpi mba Ana. Hal itu hanya mba Ana yang bisa tau. "
Ana diam dan mulai merenung. Sedangkan Keysha sudah melangkah menuju dapur untuk menyiapkan makan malam mereka. Namun langkahnya terhenti saat Julian memegang tangan Keysha dan melarang Keysha memasak.
" Key, kita pesan saja ya. Kamu sudah lelah. Jadi kita pesan saja makanan untuk hari ini. Ana juga sepertinya lelah. "
__ADS_1
" Tidak kak.. Aku tidak lelah. Aku ingin kita kembali makan malam bersama lagi saat ini. Karena kita secepatnya akan memilih jalan kita masing masing nanti. "
Ucapan Keysha menyadarkan Julian kalau Keysha tau rencana yang akan dia lakukan nanti. Julian yang sudah menanam saham di beberapa perusahaan besar ingin sekali mempunyai perusahaan tambang. Jadi dia sudah mulai melirik tempat yang sepertinya cocok untuk di jadikan tempat untuk mewujudkan mimpinya.
" Key.. "
" Aku sudah bilang kak. Aku bisa tau banyak hal. Aku juga punya banyak rencana nanti. Mungkin aku akan pergi ke korea untuk mempelajari ilmu kedokteran disana. "
Percakapan mereka terus berlangsung sambil Keysha memasak. Sedangkan Ana, dia masih melamun memikirkan apa yang ingin dia lakukan nantinya.
Di tempat yang berbeda, di sebuah club malam, ada seorang wanita yang sedang menikmati musik yang sangat keras dengan segelas minuman alkohol di gelasnya.
" Jadi apa rencana kamu selanjutnya? Dia tidak akan mudah kamu taklukan apa lagi kamu tau dia sudah mempunyai wanita saat ini. "
" Dia tidak ada apa apanya dari aku. Aku jauh lebih unggul dari dia. Namun karena kehadiran dia bagai duri dalam daging, aku harus cepat menyingkirkannya. Aku tidak mau ikan besar yang sudah aku tunggu tunggu dari lama akhirnya lepas dari tangkapan aku. "
" Kau sungguh gila Alica. Dia pasti di jaga dengan ketat oleh David. Kau tau sendiri kalau David orang yang seperti apa. "
" Aku tidak peduli untuk hal ini. Dia harus aku singkirkan secepat mungkin. Aku tidak mau David menjadi milik wanita kampungan itu. Dia tidak boleh bersama dengan pria yang sudah aku incar dari lama. Aku tidak akan membiarkan gelas nyonya muda Williams jatuh pada tangannya. "
Teman Alica hanya bisa menggelengkan kepala mendengar kegilaan Alica ini. Dia tidak subgguh sungguh mencintai tuan muda dari keluarga kaya itu. Alica hanya mengincar kekayaan dan kekuasaan saja selama ini.
" Hati hatilah. Mungkin wanita yang kau remehkan saat ini adalah wanita yang luar biasa karena bisa menaklukan kedua tuan muda di keluarga Williams itu. "
" Kita lihat saja nanti. "
Seringaian Alica menandakan dia sudah punya rencana licik untuk menghadapi Keysha.
__ADS_1