Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Kau Kenapa?


__ADS_3

Keysha kembali pulang malam hari itu dan hal itu membuat Julian sangat kawatir pada Keysha. Dia tidak tau kenapa, tapi perasaan dia sangat kacau saat memikirkan Keysha saat ini.


" Kau kenapa Jul? Kau merindukan Keysha? Baru dari kemarin kau tidak bersama dengan dia, sekarang kaylu sudah rindu saja. "


" Diamlah Na.. Aku sama sekali tidak ingin di ganggu sekarang. Kau uruslah diri mu sendiri. "


" Kamu mau makan malam apa? Biar aku yang masak. "


" Kau saja yang makan. Aku akan menunggu Keysha."


Ana tau kenapa Keysha menghindari mereka. Dia sadar akan kecemburuan itu. Namun dia hanya ingin menguji lagi sampai sebatas mana rasa suka mereka berdua. Kenapa mereka sama sama menahan diri kalau memang saling mencintai.


" Julian, jawab jujur sekarang. Apa kau mencintai Keysha? "


" Aku tidak mungkin mencintai dia. Dia adalah penolong aku. Aku hanya berutang budi padanya. Aku.. "


Belum semua perkataan Julian dia ucapkan tiba tiba dia sudah melihat Keysha berdiri di dekat mereka. Hingga semua yang dia katakan itu di dengar langsung oleh Keysha. Keysha berusaha tersenyum tapi hatinya saat ini sedang berteriak kesakitan.


" Key.. "


" Selamat malam. Maaf baru pulang. Kalian mau makan malam ya.. silakan lanjutkan."


" Kamu mau makan apa Key? Aku akan masak untuk kalian. "


" Aku sudah makan mba.Silakan buat untuk makan kalian berdua saja. Aku kekamar dulu."


Keysha pergi ke kamarnya dan mengunci pintu dari dalam. Telinganya terus berdengung dan terdengar kata kata Julian yang mengatakan kalau dia tidak akan mencintai Keysha dan Dia hanya merasa berhutang budi pada Keysha.

__ADS_1


" Kau tau kebenarannya sekarangkan Key. Kau terlalu banyak berhayal dan kau terlena dengan semua perhatian itu. Kau bodoh. Mana mungkin apa yang kau hayalkan itu jadi kenyataan. Sungguh naif kau jadi orang. Seharusnya kau sadar akan siapa kau dan kenapa kau berani mencintai dia? Kau bodoh Key. "


Keysha mengumpati dirinya sendiri di dalam kamar. Namun tidak ada air mata yang dia keluarkan lagi. Hatinya benar benar sakit sampai dia lupa cara untuk menangis. Dia mengingat bagaimana dirinya yang begitu haus akan perhatian dan kasih sayang dari orang terdekatnya namun dia di kecewakan oleh mereka.


" Orang bilang kasih sayang yang tulus di dunia ini hanya bisa di dapatkan dari keluarga saja. Namun kenapa aku tidak dapat hal itu. Dari keluarga saja aku sudah tidak dapat kenapa aku sangat berani berharap dari orang asing. Sungguh bodoh aku sudah membuka diri pada orang asing. "


Keysha mentertawakan dirinya sendiri di sana sambil menatap kaca di hadapannya. Lama dia seperti itu sampai dia mendengar ada email masuk untuk dirinya.


" Siapa lagi ini? "


Keysha membuaka email itu dan ternyata di kirim oleh David. Dia mengatakan dia meminta maaf atas perbuatannya dan jangan menghindar dari dia lagi.


" Siapa kau ingin mengatur aku begitu? Aku tidak akan bisa kau atur dan jadikan boneka sesuka hati mu. "


Keysha tidak membalas email itu dan meninggalkannya begitu saja setelah di baca. Keysha langsung mandi setelah membaca semua email yang David kirimkan untuk dia.


Di luar kamar Keysha, Julian duduk termenung di meja makan karena dia menyesali perkataannya itu. Entah kenapa saat dia mengatakan kalau dia tidak mungkin mencintai Keysha, dan Keysha mendengar hal itu, Julian langsung merasa bersalah dan dia merasa tatapan Keysha tadi berbeda pada dirinya.


Julian berkata dalam hatinya sambil terus menatap kosong ke arah depan. Sedangkan Ana, dia menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku Keysha dan Julian. Dia mungkin tidaklah orang yang suci, tapi dia paham akan arti sebuah hubungan dan perasaan cinta.


" Bila kau mencintai dia, katakanlah secepatnya sebelum nanti terlambat. "


" Kau tidak akan paham akan apa yang aku rasakan. "


Julian mengatakan hal itu dan berjalan masuk kedalam kamarnya. Dia tidak ada keinginan untuk makan lagi saat ini. Semua hilang saat pikirannya hanya tertuju pada Keysha saja. Bahkan dia tidak mengerjakan apapun dari pagi karena memikirkan Keysha saja.


Saat sudah jam setengah 2 malam, Keysha yang merasa dirinya lapar, keluar dari kamarnya dan berencana mengambil buah untuk dia makan. Karena dari pagi dia hanya makan sepotong kue saja dengan Vince di cafe sebelum jam kuliah di mulai.

__ADS_1


Mendengar ada suara di dapur, Julian langsung keluar kamarnya. Dia berharap dia bisa melihat Keysha di pagi hari agar dia bisa setidaknya mengobrol dengan Keysha sebentar saja. Maka dari itu Julian tidak tidur malamnya untuk menunggu jam berapa Keysha akan membuatkan sarapan untuk mereka.


" Key.. "


" Keysha yang sedang mengambil apel dari dalam kulkas langsung menoleh dan melihat Julian yang menatao dirinya dengan tatapan yang tidak bisa dia artikan. Keysha takut salah lagi mengartikan segalanya saat ini.


" Oh.. kakak.. belum tidur? "


Keysha tidak mau menatap mata Julian saat mereka sedang berbicara. Seolah memang Keysha menghindari Julian dengan cara yang halus.


" Kamu kenapa Key? Ada masalah? "


" Aku tidak kak.. "


Keysha yang ingin berjalan menjauh dari Julian di tahan lagi olehnya karena dia masih ingin berbicara dengan Keysha.


" Key, apa aku ada salah sama kamu? Kenapa kamu sepertinya menghindari aku saat ini? Apa aku membuat kamu marah? Tolong bilang semua kesalahan aku Key. Jangan diami atau hindari aku lagi. Aku tidak bisa bila kamu melakukan hal itu. "


Senyum Keysha tidak seperti biasanya dia sangat sedih mendengar apa yang Julian bilang. Seandainya Julian bilang begitu dulu, mungkin Keysha akan sangat bahagia karena berpikir Julian menyukai dirinya juga. Namun saat ini berbeda. Keysha mendengar sendiri kalau Julian hanya merasa hutang budi padanya. Jadi untuk apa dia harus merasa bahagia. Ini hanya perhatian yang di berikan orang pada umumnya saja.


" Aku tidak ada marah pada kakak. Kakak juga tidak ada melakukan kesalahan apapun pada aku. Jangan terlalu banyak berpikir hal yang aneh aneh kak. Tidak ada apapun kok. Aku hanya sibuk kuliah dan mengurus beberapa pekerjaan saja. Ini hampir pagi. Aku kekamar dulu. "


Julian tidak langsung percaya akan apa yang Keysha ucapkan. Dia merasakan hal itu. Julian merasa Keysha berbohong pada dirinya dan dia merasa Keysha sedang menjaga jarak antara dirinya dengan Keysha.


" Key.. "


" Maaf kak ayo kita tidur saja. "

__ADS_1


Tangan Keysha yang di pegang oleh Julian lantas di tarik dan badan Keysha langsung masuk kedalam pelukan Julian. Keysha yang mendapat perilaku begitu langsung kaget dan tak percaya dengan apa yang terjadi saat ini.


" Kak.. "


__ADS_2