Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Kebetulan Bertemu Kembali


__ADS_3

Keysha lelah menangis dan akhirnya tertidur dalam pelukan Julian. Mata Keysha masih bengkak karena menangis dengan keras. Julian akhinya memindahkan Keysha ke tempat tidur dan menyelimuti badanya.


" Kau terlalu lama menahan semua sendirian Key. Kenapa kau tidak mau berbagi masalah mu dengan aku secara langsung. Apa aku harus terus mencari tau masalah kamu dari sikap kamu ini? Key, aku ingin membagi beban yang kamu rasakan saat ini. Aku tidak sanggup melihat kamu sedih dan menangis begini. Baru saja hari ini aku melihat kamu tertawa bahagia saat bermain di time zone. Namun kenapa malamnya kamu menangis begini? "


Julian mengambil hp Keysha dan ingin menaruhnya di meja dekat tempat tidurnya. Akan tetapi, Julian melihat ada pemberitahuan di hp Keysha tentang bukti transferan uang dengan nominal yang banyak ke sebuah rekening.


" Apa mereka meminta uang sebanyak ini pada kamu lagi Key? Mereka sangat keterlaluan. Aku akan memastikan di masa depan kamu tidak akan merasakan kesulitan seperti ini lagi nanti. Aku akan membahagiakan kamu walau hanya sebagai teman saja nanti. "


Julian keluar dari kamar Keysha dan menuju kamarnya untuk melanjutkan pekerjaan yang masih tertunda. Julian semakin bersemangat melakukan semua perkerjaan itu karena mempunyai tujuan untuk membahagiakan Keysha nanti.


Keesokan harinya, Keysha bangun dengan kepala yang sedikit pusing. Dia mulai mengingat kejadian semalam dan akhirnya dia mendapatkan bayangan tentang dirinya yang menangis dan Julian yang menenangkan dirinya.


" Bodoh kenapa aku sampai lepas kendali? Kakak pasti sangat cemas semalam. Nanti apa yang harus aku katakan kalau dia bertanya? Atau dia sudah tau masalah aku? Apa semalam aku sempat bicara hal yang aneh saat menangis? "


Keysha merasa kacau karena ingatannya masih samar samar tentang kejadian semalam. Karena jam sudah siang, Keysha dengan terpaksa mengakhiri drama paginya dan harus menghadapi saja apa yang akan terjadi nanti.


" Aku harus kuliah. Bila tidak begitu, aku pastikan aku diam mengurung diri di kamar untuk mengingat semuanya. "


Keysha sudah bersiap pergi ke kampus dan dia nanti akan membuat sarapan sederhana saja untuk Julian. Namun begitu dia keluar kamar, dia mendapati sudah ada makanan yang tersaji di meja makan.


" Selamat pagi Key.. "


" Pa.. pagi.. "


Keysha menatap binggung ke arah meja makan yang sudah ada beberapa makanan untuk di jadikan sarapan mereka.


" Ini.. "


" Jangan kawatir, semua aku pesan dari bawah. Aku tau aku belum bisa masak. Jadi tadi aku berinisiatif memesan makanan. Kamu sarapanlah dulu sebelum berangkat ke kampus. "


Sikap manis dan perhatian Julian ini yang membuat Keysha semakin takut akan melewati batasnya. Dia sadar kalau dirinya sering kali lupa akan statusnya saat bersama dengan Julian. Sifat kekanak kanakan Keysha selalu keluar saat bersama dengan Julian.


Maka dari itu, sekuat tenaga Keysha selalu mengingatkan dirinya untuk sadar akan status yang dia sandang saat ini.

__ADS_1


" Manisnya.. Sikap kakak sangat manis pagi ini. Ada apa? "


Keysha berusaha untuk mencairkan suasana agar dia tidak canggung lagi pada Julian. Namun Julian tau kalau Keysha saat ini sedang ingin mengalihkan perhatian dirinya dari kejadian semalam.


" Aku hanya sadar kalau kamu tidak akan bisa memasak hari ini. Jadi aku memilih memesan saja makanan di luar. "


" Hemm.. ayo makan. "


Keysha memikih memakan salad saja untuk sarapannya. Namun Julian mengambilkan beberapa roti dan juga makanan yang lainnya lagi untuk Keysha.


" Kak.. "


" Makan yang banyak. Badan kamu sudah kurus begini nanti di kira kurang gizi. "


" Tapi kalau aku gemuk juga gak bagus. "


" Tetap cantik. Sudah makan saja itu. "


Keysha tidak menyangka kalau Julian akan berkata demikian. Dia segera menghabiskan sarapannya dan segera pergi ke kampus. Karena bersama dengan Julian seperti itu, akan membuat jantungnya tidak aman. Tidak baik jug untuk kesehatan mentalnya. Karena berulang kali Keysha terus mengingatkan dirinya akan siapa dia dan siapa Julian.


Keysha yang merasa kasihan, dia menghentikan mobilnya dan berusaha mengambil balon anak yang tersangkut itu.


" Ini balonnya. "


" Kakak.. Kita ketemu lagi.. "


Anak itu tersenyum manis pada Keysha, hingga Keysha kebingungan dengan maksud dari anak tersebut.


" Maaf.. maksud kamu apa? Apa kita pernah bertemu? "


" Time Zone. Aku yang kakak tegur karena tidak sopan dulu. "


Keysha akhirnya ingat anak kecil yang mengganggu acara bermainnya dulu dengan Julian.

__ADS_1


" Ooohh kamu.. dengan siapa kemari? Jangan menyebrang jalan sembarangan. "


" Aku bersama oma. Itu oma datang. "


Gadis kecil itu menunjuk seorang wanita paruh baya yang datang mendekati mereka dengan tergesa gesa.


" Nara.. kamu membuat oma kawatir saja. Jangan berlari begitu. Kita bisa membeli balon yang baru bila ini terbang. "


" Keysha yang melihat wanita paruh baya itu mengingat akan kejadian tempo lalu saat dirinya membantu wanita tersebut untuk di bawa ke rumah sakit. Akan tetapi Keysha tidak mau menunjukan kalau dia pernah bertemu dengan wanita itu. Karena dia tidak ingin di katakan mencari keuntungan karena pernah menolong dirinya.


" Kakak balik ya.. kakak masih ada urusan. Kamu hati hati bawa balonnya. "


Perkataan Keysha mengalihkan perhatian nyonya Ana dari Nara. Dia melihat gadis yang sudah menolong dirinya dulu hingga dia sibuk mencari gadis itu kemana mana. Tanpa dia duga ternyata hari ini dia bertemu secara tidak sengaja dengan penyelamat dirinya dulu.


" Kamu.. tunggu sebentar. Apa kamu tidak ingat dengan saya? Saya dulu kamu bantu saat saya mengalami kesulitan bernapas. Ingat? "


Nyonya Ana berusaha mengingatkan Keysha akan hal itu. Dia tidak mau kehilangan gadis tersebut lagi. Dia harus tau nama dan alamat gadis itu agar memudahkan dia berkomunikasi nantinya.


" Oma kenal dengan kakak ini? Ini kakak yang aku lihat di time zone yang aku ceritakan waktu ini pada oma. "


Keterkejutan Nyonya Ana bertambah lagi setelah mendengar apa yang di katakan Nara. Tenyata mereka menyukai wanita yang sama. Pantas saja Nara berubah menjadi anak baik setelah mendapat teguran dari Keysha.


" Maaf nyonya."


" Panggil saja aunty sayang. Kamu siapa namanya? "


" Aku Keysha Aunty. Maaf, tapi saat ini aku sedang buru buru aunty, aku duluan ya.. "


" Key.. sebentar. Kamu mau kemana? Dimana alamat rumah kamu? aunty ingin bertemu kamu lagi. "


" Aku kuliah di kampus internasional di tempat ini aunty, Aunty bisa cari aku disana saja nanti. "


Keysha langsung pergi tanpa mau mendengar perkataan nyonya Ana lagi. Waktu dia sudah banyak terbuang karena hal itu. Jadi dia buru buru pergi dari tempat itu agar tidak terlambat.

__ADS_1


" Aku akan menemui kamu lagi gadis manis.. "


__ADS_2