
Keysha setelah pulang dari kampusnya, dia kembali melakukan aktivitas seperti biasanya. Dia tidak terlalu memikirkan mengenai Ana karena Keysha berpikir Ana memang perlu waktu untuk menenangkan diri dulu.
Julian yang melihat Keysha yang sedari pulang kuliah mengurung dirinya di kamar, membuat dia bertanya tanya ada apa dengan Keysha. Padahal yang sedang di kawatirkan Julian saat ini sedang baik baik saja dan melakukan aktivitas seperti biasa.
* Tok.. tok.. tok.. "
" Key.. boleh aku masuk? "
" Masuk kak.. "
Keysha membiarkan Julian masuk karena memang pekerjaan dirinya yang cukup banyak hingga tidak bisa dia tinggalkan.
" Key, ada apa? kenapa kamu dari tadi pulang dari kampus diam di kamar saja? Ada masalah? Kamu bahkan belum makan"
" Ooohh maaf kak.. aku sampai lupa. Aku belum masak untuk makan malam ya? "
" Bukan itu yang aku tanyakan. "
Keysha akhirnya menghentikan kegiatan dirinya dan menatap Julian.
" Aku tidak apa apa kak.. Aku hanya sedang sibuk saja hari ini. Aku akan masak sekarang. Kakak mau makan apa untuk makan malam kita? "
Sikap Keysha yang biasa ini masih membuat Julian curiga. Jadi tatapan mata Julian masih menyelidik kepada Keysha.
" Hei.. aku serius aku banyak kerjaan saja. Coba kakak lihat itu di laptop aku. Banyak sekali kerjaan yang sedang aku selesaikan saat ini. Tidak ada yang perlu kakak kawatirkan sekarang. "
Julian melihat di meja Keysha memang sangat banyak ada kertas kertas yang berisi banyak tulisan. Julian tau pasti itu adalah salah satu tugas dari mahasiswa di kampus Keysha. Jadi dia percaya kalau Keysha memang sedang sibuk dengan pekerjaannya.
" Oke aku percaya. Kamu tidak usah masak. Kita bisa pesan saja makanan. Aku tidak mau kamu kecapekan nanti. "
__ADS_1
" Aku tidak apa. Aku juga belum sempat bertanya mengenai kegiatan kakak dari tadi. Apa kakak akur dengan mba Ana? "
Julian berhenti berjalan saat mendengar pertanyaan Keysha. Dia tidak bisa menjawab hal ini. Dia tidak berani berbohong pada Keysha kalau dirinya baik baik saja dengan Ana.
" Kak, kakak bertengkar dengan mba Ana? "
" Aku rasa dia mempunyai tujuan lain Key. "
" Sudahlah kak.. tidak ada yang perlu kakak takuti untuk hal ini. Kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi setelah ini. "
Keysha yang sudah berada di dapur mengekuarkan bahan masakan sambil berbicara dengan Julian. Dia tau resiko apa yang akan dia hadapi saat membawa Ana kedalam kehidupannya. Jadi asal Ana bukan orang jahat saja, Keysha tidak akan melakukan apapun pada Ana. Dia memang berniat menolong Ana biar tidak terjebak lebih dalam lagi dalam lingkungan seperti itu.
" Maksud kamu apa Key? "
" Bukan apa apa kak.. Aku memasak dulu sekarang. "
" Aku bingung mau masak apa. Kakak mau makan apa? "
Julian mendekat dan memberikan beberapa pasta pada Keysha.
" Masak pasta saja ya.. Bukankah kamu suka pasta? Aku bisa makan apapun yang kamu buat Key tapi tidak bis makan masakan buatan orang sini. "
Keysha mengerti maksud Julian jadi dia mulai memasak semuanya. Sedangkan Ana, dia sama sekali tidak ada keluar kamar kecuali saat makan. Hal itu membuat Julian tambah kesal pada Ana. Karena menurut Julian, Ana tidak tau rasa terimakasi dan tidak peduli pada hal lain kecuali pada dirinya sendiri.
" Apa wanita itu tidak akan keluar dan membantu kita Key? Harus aku panggil dia untuk keluar sekarang? Dia seperti tuan putri saja bertingkah seperti itu. "
" Kak, dia masih sakit. Biarlah.. Tenang saja semua bisa aku lakukan. "
Julian kesal karena apa yang dia pikirkan benar terjadi. Saat jam makan malam tiba, Ana keluar dari kamar dan tanpa berbasa basi dia ikut makan bersama mereka berdua. Keysha terlihat biasa saja menghadapi hal itu tapi Julian tidak. Dia sangat kesal melihat orang seperti Ana. Namun dia tidak bisa melakukan apapun karena Keysha melarang dirinya marah saat itu.
__ADS_1
Keesokan paginya, Keysha bangun lebih awal dan menyiapkan segalanya untuk Julian dan Ana di rumah. Setelah itu dia meninggalkan note di meja makan untuk berpamitan pada Julian kalau dia pergi ke kampus lebih awal karena ada urusan.
Keysha saat ini sudah berada di parkir mobil di perusahaan David. Dia sudah membuat janji dengan Vince kalau pagi ini mereka akan datang ke perusahaan W Corporation untuk bertemu dengan David. Tak lama Keysha menunggu, Vince muncul dengan wajah bantalnya karena dia tidak terbiasa bangun sangat pagi hanya untuk hal yang tidak penting untuk dirinya.
" Pagi Key. "
" Kamu baru bangun? "
" Aku tidur hanya 1 jam. Semalam aku sibuk dengan urusan ku dan lupa akan janji kita. Bukankah ini terlalu pagi Key? Kenapa kamu ingin menunggu dia datang sepagi ini? Kalau tqu begini kenapa kamu tadi datang ke rumah saja untuk ikut sarapan bersama tadi? "
Vince menggerutu pada Keysha karena Keysha menghubungi dirinya berulang kali dari tadi untuk membangunkan dirinya. Bahkan saat dia berangkat, David dia lihat masih sarapan dengan orang tuanya.
" Aku hanya mau bertemu dengan kakak kamu sebentar tanpa menggangu jadwalnya hari ini. "
Vince menerima saja semua alasan Keysha dan mengajak Keysha untuk menunggu kakaknya di dalam ruangan milik kakaknya.
" Ayo kita masuk. Kita tunggu dia di ruangannya. "
" Aku rasa itu tidak baik Vince. Kau tau kalau itu tidak sopan. "
"Aku tidak mau tinggal di tempat ini Key. Aku mengantuk dan ingin tidur. Di sana setidaknya aku bisa tidur di sofa. "
Keysha mengalah dan mengikuti Vince untuk menunggu David di ruangannya. Mereka sudah berada di ruangan David dan Vince juga sudah tidur di sebelahnya. Sedangkan David, dia baru saja sampai di perusahaannya dan mendapatkan laporan kalau adiknya Vince menunggu dirinya di dalam ruangan bersama seorang wanita.
" Kali ini siapa lagi yang kau baca Vince? Kalau kau mengacau di ruangan aku, aku akan buat perhitungan untuk kamu nanti. "
David belum tau siapa wanita yang di bawa Vince jadi dia berkata demikian sambil berjalan ke ruangannya. Begitu dia sampai di depan ruangannya, David mencoba mendengar apa ada suara dari dalam atau tidak. Namun tidak ada apapun yang dia dengar. Jadi dengan sekuat tenaga David membuka pintu ruangannya hingga membuat Vince dan Keysha kaget karena ulah David.
" Siapa lagi kali ini yang kau bawa kemari Vince? Apa wanita yang kau bawa kali ini sengaja meminta mu untuk mendekatkan dirinya pada aku? "
__ADS_1