Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Aku di Abaikan


__ADS_3

David yang melihat Keysha pergi tanpa menatap kearahnya merasa di abaikan. Padahal Keysha bisa saja tidak tau siapa yang di ajak oleh Nara ke tempat bermain itu.


" Dia dua kali mengabaikan aku. Sungguh luar biasa wanita ini. Apa yang salah dengan aku. Kenapa aku di abaikan oleh dirinya. "


" Uncel, siapa kakak itu? "


" Kenapa? "


" Dia keren"


Perkataan keponakannya membuat David kaget. Karena tidak biasanya keponakannya memuji orang yang dia temui. Dan sekarang Nara memuji wanita yang menceramahi dirinya sendiri.


" Kau tidak marah? "


" Bukannya begitu seharusnya seorang ibu memperlakukan anaknya uncel.? "


*deg*


Hati David langsung sakit saat mendengar apa yang di katakan Nara. Nara selama ini tumbuh selalu di rawat oleh pengasuhnya. Apa bila dia di ajak pergipun, dia akan selalu di titipkan atau di tinggalkan di hotel oleh ibunya.


Nasib Nara hampir sama dengan David dan Vince. Mereka juga merasakan hal yang sama selama ini. Kesibukan orang tua membuat diri mereka kurang dapat perhatian sewaktu masih kecil.


" Ayo kita lanjut bermain. Kamu mau main apa lagi? "


Semu permainan yang ingin Nara coba dia mainkan bersama David. David memberikan waktunya untuk Nara saat ini. Dia bahkan membatalkan setiap jani demi membahagiakan anak kecil tersebut. Karena dia merasa Nara sangat sedih saat ini.


" Key, kenapa kita balik? "


" Suasan hati aku sedang tidak baik karena anak itu kak.. Sudah kita balik saja. "


Julian mencoba membujuk Keysha agar suasana hatinya kembali baik lagi.

__ADS_1


" Key, kamu mau es krim? Itu ada yang menjual es krim. Aku pikir itu bisa membuat mood kamu bagus lagi nanti. "


Keysha melihat kearah yang di tunjukan oleh Julian dan dia mulai mengembangkan senyumnya lagi. Keysha meminta Julian untuk mengantre membelikan dirinya es krim saat ini.


" Kak.. kamu yang antre ya... aku tunggu di sana. ini uangnya. "


" Uang yang kamu berikan masih ada Key.. Jadi tidak usah beri aku uang lagi. "


Keysha mengangguk dan dia duduk di meja kosong dekat dengan stand es krim itu. Dira melihat kesekitar dan melihat ada mahasiswa yang sering mengganggu dirinya selama ini.


" Ooohhh tidak.. aku harap dia tidak melihat aku ada di tempat ini saat ini. Aku tidak mau meladeni dirinya sekarang. Suasana hati aku sedang sangat kacau karena beberapa hal. "


Perasaan Keysha sangat kacau sejak dirinya mendapatkn telpon dari ibunya. Dia tidak menyangka kalau akan mendengar pertengkaran di rumahnya. Dan nama dia di bawa bawa dalam pertengkaran itu.


*Flash back on*


" Ooohhh mau mengadu pada anak itu? Ya... memang hanya dia yang kau anggap sebagai anak. Kau tidak pernah peduli pada aku. Dia sudah menjadi penyebab keluarga kita malu dan kehilangan muka. Tapi kau masih saja menghubungi dia dan menganggap dia selalu benar. "


" Hingga saat ini ternyata aku selalu tidak di anggap benar di depan adik aku. Aku pikir dia akan berubah dan tidak lagi mengungkit kejadian masalalu yang ingin aku lupakan itu. Tapi kenapa tiap ada masalah dia selalu mengungkit hal ini. Aku merasa sia sia dalam berjuang di tempat ini untuk bisa mengumpulkan uang demi kebahagiaan mereka. Aku bahkan selalu mengabaikan kesehatan dan keinginan aku untuk menikmati waktu di tempat ini. Semua agar aku lakukan demi bisa berkerja lebih giat lagi dan mendapatkan uang banyak untuk aku kirim ke rumah. Bila ini yang mereka mau, sebaiknya aku menikmati saja waktu aku sekarang untuk membahagiakan diri aku. "


Keysha sangat kacau dan baru ingat kalau dia harus belanja mingguan dengan Julian. Maka dari itu dia ingin bersenang senang saat ini. Dia ingin melakukan apapun yang bisa membuat dirinya bahagia dan menikmati hidupnya tanpa beban.


*Flash back off*


" Key.. Key... Hei.. "


Julian ternyata sudah ada di depan Keysha dan membawakan ea krim yang dia minta tadi. Karena ingat dengan masalahnya, Keysha sampai melamun saat ini. Jadi tidak menyadari kalau Julian sudah ada di hadapannya.


" Oohh.. iya.. makasi kak.. "


Julian memandang Keysha dengan tatapan dalam. Dia ingin bertanya ada apa dan Keysha ada masalah apa. Tapi dia takut akan membuat Keysha tidak nyaman. Jadi dia urungkan untuk bertanya saat ini.

__ADS_1


" Kamu mau yang mana? "


" Aku coklat saja. "


Keysha menikmati es krimnya yang nikmat dan itu benar benar bisa memperbaiki sedikit suasana hatinya.


"Key, nanti kita jangan langsung masuk kedalam rumah ya.. "


" Kakak mau mampir dimana? "


" Taman di luar apartemen. Disana ada ayundan dan prosotan. Kita bisa bermain di sana nanti. "


Keysha hanya bisa tersenyum menanggapi perkataan Julian. Dia tau kalau Julian ingin bertanya tentang masalah yang dirinya hadapi. Tapi untuk sekarang dia belum mau bercerita pada Julian dulu. Dia lebih memilih mengalihkan pikirannya dengan menikmati apa yang selama ini dia tidak bisa lakukan di negara ini.


" Kak... nanti sore aku akan keluar sebentar. Mungkin akan malam sampai di rumah. Kakak tidak usah menunggu aku. "


" Kamu mau kemana? "


" Aku ingin latihan beladiri. Aku selama ini ikut berlatih beladiri. Sebagai wanita yang ada di negara asing sendirian, aku harus bisa menjaga diri aku sendiri dengan hal seperti ini. Banyak tindakan kejahatan yang terjadi di temat ini dan terjadi oada wanita. Aku hanya ingin berjaga jaga saja. "


" Boleh aku ikut? Aku juga mau berlatih agar nanti bisa menjaga diri juga. "


" Tentu. "


Keysha akan pergi ke tempat Alex untuk berlatih beladiri dan juga menyelesaikan pekerjaannya. Karena sebelumnya Alex sudah meminta dia untuk datang nanti malam kerumahnya agar bisa melakukan pekerjaan dengan baik.


" Aku harus bisa membuat Julian nanti sibuk hingga aku bisa melakukan pekerjaan aku dengan baik nantinya. Alex pasti bisa membantu aku nanti untuk mengalihkan perhatian Julian dari aku. "


Keysha belum mau untuk berbagi pekerjaan yang dia lakukan dengan Alex pada Julian selama ini. Karena saat dia melakukan pekerjaan itu, identitas dirinya juga dia rubah. Dan tidak ada yang tau kalau Keysha adalah Queen. Itu adalah identiras samaran milik Keysha yang dia pakai saat menjalankan pekerjaan dengan Alex.


Dan sampai saat ini belum ada yang tau akan hal itu keculai orang terdekat Alex saja. Wajah dan keperibadian Keysha saat menjadi dirinya dan saat menjadi Queen sangat berbeda. Maka dari itu tidak ada yang curiga pada Keysha.

__ADS_1


__ADS_2