
Keysha pergi meninggalkan Julian dan Ana di parkiran mobil tersebut. Ana yang masih dalam pelukan Julian tubuhnya masih bergetar ketakutan karena hal tadi.
" Aku membuat masalah besar untuk Keysha. Aku salah. seharusnya aku tidak melibatkan Keysha dalam hal ini. Aku pembawa masalah. "
Julian yang terus memperhatikan mobil yang membawa Keysha pergi. Dia takut Keysha nantinya akan mendapatkan masalah seperti yang di katakan penjahat itu sebelumnya. Ditambah lagi dengan perkataan Ana, yang membuat dia semakin cemas pada Keysha.
" Ana sudah.. Mari pulang. Aku akan mencari Krysha setelah mengantar mu pulang. "
Julian memapah Ana untuk masuk kedalam mobil. Sedangkan badan Ana masih saja gemetar.
" Jul, bisakah kamu jangan meninggalkan aku nanti? Aku takut sendirian. Aku takut mereka datang mencari aku lagi. "
Julian mencemaskan Keysha namun, dia juga tidak bisa mengabaikan Ana yang kondisinya sedang tidak baik baik saja saat ini.
" Sudah kamu istirahat saja dulu. Coba untuk tenang. Aku hanya akan menghubungi Keysha saja nanti."
Julian sudah mengambil keputusan kalau dia akan menemani Ana saja dulu. Karena tau tadi Keysha juga membela Ana di hadapan penjahat itu. Jadi bila dia meninggalkan Ana saat ini, takutnya apa yang di perkirakan oleh Ana terjadi. Dia tidak bisa bertemu dengan Keysha dan Ana dalam masalah.
Alex melihat ke arah Keysha dan ingin menanyakan sesuatu. Namun dia ragu karena dia merasa itu bukan urusannya saat ini.
" Kau mau bertanya apa? Kau takut bertanya tapi tatapan mata mu terus melihat ke arah aku. "
Alex menggaruk kepalanya yang terasa tidak gatal saat mendengar perkataan Keysha.
" Key, kenapa kamu membela wanita itu sampai sebegitunya? "
" Dia sudah menderita dari dulu Lex, aku hanya ingin dia memulai hidup barunya. Dia berhak mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi. "
" Bila dia nanti jadi benalu dalam hidup kamu gimana? "
Pandangan Keysha sudah menerawang kedepan. Dia ingat bagaimana saat ini hubungan dirinya dengan Julian memburuk setelah Ana hadir di antara mereka.
" Bila itu terjadi, aku tinggal pergi menjauh saja. "
" Ada alasan lain lagi untuk itu Key? Aku yakin kalau ada hal lain lagi saat ini. "
__ADS_1
" Dia wanita yang sedang dekat dengan Julian. Mereka bisa saja sedang memulai hubungan baru saat ini. "
Alex menatap Keysha dan segera menepikan mobilnya. Dia ingin membuka mata Keysha saat ini. Alex tidak mau Keysha sedih lagi karena hal ini.
" Key, kau tau saat kau sakit dan tidak sadarkan diri, saat itu Julian terus berada di dekat kamu. Dia bahkan tidak beranjak sedikit pun dari tempat duduknya. Dia kawatir pada kamu. "
" Hemm ( Keysha tersenyum) dia melakukan semua itu karena dia merasa berhutang budi pada aku Lex. "
" Percaya atau tidak, dia melakukan itu bukan karna hutang budi pada kamu Key. Dia mencintai kamu. Dia ingin melindungi kamu. "
Keysha melihat kearah Alex untuk memastikan semuanya. Dia ingin tau apa Alex berbohong padanya atau tidak.
" Aku bicara serius. Wanita yang tadi bersama dia itu malah tidak dia ajak bicara apapun saat itu. Aku yakin hubungan mereka tidak seperti yang kamu kira. "
Keysha menghela napasnya. Walaupun dia sedikit lega untuk hal ini, dia kembali mengingat kalau dirinya tetap tidak bisa bersama Julian karena dirinya janda. Status itu yang menahan Keysha untuk melakukan apa yang dia mau.
" Kamu mencintai dia juga kan Key? Aku bisa melihat semua itu. Tatapan mata mu untuk Julian sangat berbeda saat kamu menatap orang lain. Kenapa kalian tidak saling jujur saja sekarang? "
" Kau belum tau apa yang menahan aku Lex. Aku mencintai dia namun ada banyak hal yang membuat aku tidak mungkin bisa bersama dengannya. "
" Aku akan doakan kamu bisa bersama dengan dia dan membiacarakan masalah kalian ini. Aku percaya pasti ada solusi untuk hal ini"
Keysha menganggukan kepalanya. Namun dia mulai teringat akan sesuatu yang penting.
" Lex, untuk penyelidikan kamu mengenai penculikan itu apa sudah ada titik terang?"
" Belum. Mereka sangat pandai untuk bersembunyi. Aku pikir mereka saat ini pasti menahan diri untuk terlihat di permukaan. Jadi mereka sengaja melakukan hal ini dulu. "
Keysha mengotak atik telponnya dan menghubungi seseorang. Dia ingin memastikan sesuatu agar pekerjaannya cepat selesai.
" Halo Vince... "
" Kamu dimana? Aku cari cari dari waktu ini. Kamu kemana saja? Kamu baik baik aja kan? "
Keysha kaget mendengar nada suara Vince yang terdengar sangat kawatir. Dia memang tidak ada memegang hp benerapa hari ini hingga tidak tau ada telpon dari Vince.
__ADS_1
" Aku baik baik saja. Nanti aku jelaskan segalanya. Apa bisa saat ini kita bertemu? "
" Tentu. Dimana? Apa perlu aku jemput? "
" Gak usah aku akan tunggu kamu di cafe dekat mall saja.
Keysha mematikan telponnya dan melihat kearah Alex. Keysha kaget dengan wajah Alex yang terlihat sangat syok saat tau yang Keysha hubungi anak bungsu dari keluarga Williams.
" Kau menghubungi anak bungsu keluarga Williams Key? Kau benar dekat dengan mereka?"
" Jangan kaget begitu. Dia satu kampus dengan aku. Sudah, antar aku ke cafe dekat mall saja sekarang. Anak itu pasti sudah sampai sekarang di sana. "
Alex menggelengkan kepalanya mendengar nada suara Keysha yang terdengar santai, seolah tidak peduli dengan siapa yang akan dia temui. Bahkan rumor mengenai bagaimana Vince William sebagai pemain wanita itu tidak mempengaruhi Keysha.
" Key, apa aku harus ikut dengan kamu sekarang? "
" Tidak usah pulanglah. Nanti aku akan ke tempat kamu. Aku tidak akan pulang malam ini. "
" Kau menghindari Julian lagi? "
" Bukan ada yang harus aku selesaikan dengan kelompok Akuma. Aku tidak mau masalah dibtunda terus begini. "
" Kau hanya ingin bermain sebenarnya ini. "
Keysha keluar dengan senyuman tipisnya. Sedangkan Alex, dia hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Keysha.
" Sepertinya malam ini club malam milik kelompok Akuma akan mendapatkan masalah besar. Mereka menamai diri mereka setan. Namun kali ini mereka akan di kunjungi iblis... "
Alex tertawa karena pikirannya sendiri. Dia akan mengikuti Keysha untuk bermain dengan mereka nanti. Karena dia tidak akan pernah melewatkan pertunjukan seru dari Keysha.
" Aku akan bersiap dulu sebelum Keysha datang. Malam ini akan menjadi malam yang panjang untuk aku dan Keysha. "
Alex melajukan mobilnya meninggalkan cafe setelah dia menurunkan Keysha tadi. Sedangkan Keysha yang baru memasuki cafe itu langsung mendengar teriakan dari Vince yang memanggil namanya.
" Key.. sini... "
__ADS_1
Keysha hanya menghela napasnya karena tingkah Vince. Kadang Vince akan lupa diri saat dirinya bersama dengan Keysha. Dia tidak peduli di tempat umum atau bukan, dia akan selalu menunjukan sikap kekanak kanakannya.