
David walau dia sibuk dengan semua pekerjaannya, dia tetap menyuruh anak buahnya memantau orang orang terdekatnya. Termasuk Keysha. Saat Keysha keluar dari perusahaan miliknya, David merasa curiga dan menyuruh anak buahnya untuk terus memantau kemana saja pergerakan Keysha saat itu.
" Kalian tetap ikuti Keysha kemana pun dia pergi jangan tinggalkan dia walau sedetik pun. Aku mau kalian terus mengawasinya hari ini. "
Perintah David tersebut di lakukan oleh anak buahnya dan David tetap menerima laporan dari mereka kemana saja perginya Keysha. Hingga dia tau kalau Keysha sudah pergi dengan Vince ketempat balapan liar.
" Kalian benar benar.. Kalian akan menerima hukuman dari aku. Tidak bisa di biarkan hal seperti ini terus belangsung. Aku sangat tau bagaimana sifat Keysha selama ini. Aku tidak mau dia semakin bebas bertindak saat Julian tidak ada di sekitarnya nanti. "
David segera datang ketempat balapan itu berlangsung dan menyaksikan sendiri bagaimana tingkah Keysha dan juga Vince disana. Dia terus memperhatikan mereka berdua sampai David merasakan kalau ada yang mulai tertarik pada Keysha.
" Key, aku harap kau bisa menjaga dirimu tetap aman disana. Jangan sampai penyamaran mu itu terbongkar dan menjadi masalah besar untuk kau."
David hanya bica memperhatikan dari jauh apa saja yang di lakukan oleh Keysha dan Vince bersama seorang pria yang sedang tertarik pada Keysha tersebut. Namun tak lama setelah itu, David melihat Keysha mengikuti tantangan balapan liar tersebut.
" Kau benar benar tidak bisa di beri ampun Key. Awas saja nanti aku akan menghukum kamu lebih berat dari Vince. "
David akhirnya duduk diam di dalam mobilnya dan menunggu mereka berdua kembali untuk pulang. David tidak mengkawatirkan keadaan Keysha dalam balapan itu, karena dia sangat percaya kalau Keysha bisa mengatasinya. Dia yakin balapan tersebut tidak akan berpengaruh pada Keysha karena sebelumnya Keysha bahkan sudah melalui hal yang lebih berbahaya dari itu.
Begitu melihat Vince dan Keysha bersiap kembali, David melajukan mobilnya lebih dulu menuju rumah Alex dan meminta Alex agar tidak ikut campur dengan apa yang akan dirinya lakukan nanti.
" Jangan pernah ikut campur karena ini urusan aku dan adik adik aku. Kau bisa melanjutkan tidur my dengan tenang. Keysha sudah aku anggap adik aku sendiri. Jadi aku akan mendidik dia sesuai dengan cara aku. Kau tidak usah kawatir. "
Alex tidak menanggapi apapun. Dia langsung pergi begitu saja. Karena yang dia takutkan bukan keadaan Keysha yang tidak baik baik saja. Melainkan keadaan David yang nanti akan di perdayai oleh Keysha dengan akting luar biasanya.
" Aku harap kau tidak akan luluh dengan akting yang akan di tunjukan Keysha pada mu nanti tuan William, aku sangat yakin belum ada orang terdekatnya akan bisa lolos dari akting dari dia itu."
__ADS_1
Alex meninggalkan David sendirian di teras rumahnya dan dia melanjutkan tidurnya kembali. Tak menunggu berapa lama, Keysha dan Vince akhirnya muncul dan langsung di tatap tajam oleh David.
" Haahhh sepertinya kali ini aku harus menunjukan akting aku lagi. David tidak akan melepaskan aku dengan mudah bila begini. Dia pasti sudah tau apa saja yang aku lakukan tadi dengan Vince. "
Keysha cemberut dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena memikirkan cara untuk membujuk David. Sedangkan Vince, keringat dingin sudah dia keluarkan saat ini karena tau dirinya tidak akan dengan mudah lolos dari hukuman David.
" Aku harus bersiap sekarang ini. Keysha pasti tidak akan di hukum oleh Dav karena dia sangat menyayangi Keysha. Sedangkan aku, sudah pasti akan tamat saat Keysha sudah merayu David dengan tatapan manisnya itu. Hahhh kenapa harus ketahuan sih.. "
Vince menggerutu dalam hatinya dan mulai keluar dari dalam mobil begitu Keysha membuka pintu untuk keluar dari sana.
" Key.. tunggu.. "
" Sorry Vince, sekarang ini aku harus menyelamatkan hidup aku sendiri. Kau tidak lihat tatapan mata itu seperti laser yang siap membelah tubuh kita saat terkena tatapannya? "
Perumpamaan Keysha tersebut semakin membuat Vince ketakutan. Kalau Keysha saja sudah menganggap David menyeramkan, apalagi dirinya saat ini.
Gumaman Vince masih di dengar oleh Keysha namun Keysh tidak menunjukan reaksi apapun. Dia fokus pada tatapan mata David yang terlihat sangat tajam saat ini.
" Da.. "
" Sudah selesai bersenang senangnya? "
Belum juga Keysha menyapa David, David sudah lebih dulu menyindir dirinya. Jadi Keysha hanya bisa tersenyum canggung untuk menanggapi perkataan David.
" Sial.. Dav tidak bisa dengan mudah di bujuk bila begini. Apa yang harus aku lakukan sekarang? Bila begini aku juga bisa di hukum oleh dia. "
__ADS_1
Keysha memikirkan cara membujuk David sambil dirinya terus melangkah mendekati David. Sedangkan Vince yang mendengar perkataan David tadi, dia langsung menghentikan langkahnya dan ragu untuk ikut mendekati David saat ini.
" Vince, cepat kemari sebelum aku semakin marah. Kau jangan berusaha kabur lagi sekarang. Kalau kau sampai melakukannya, aku akan pastikan bukan hanya aku yang akan menghukum mu, tapi mommy juga akan tau apa yang kau dan Keysha lakukan hari ini. "
Keysha langsung berbalik menatap Vince tajam. Dia tidak mau menghadapi orang lain lagi saat ini. Menghadapi David saja sudah membuat dia takut. Apalagi nyonya Ana, ibu dari David dan Vince. Bisa bisa dia akan mengakui kesalahannya nanti.
" Vince.... "
* Gluk. *
Vince menelan ludahnya dengan susah payah saat melihat tatapan mata Keysha dan sura Keysha yang sudah memberikan dia peringatan tersebut. Sedangkan David, dia berusaha menahan diri saat melihat tingkah laku Keysha itu. Dia tidak mau lemah dengan tingkah laku Keysha yang menurutnya sangat menggemaskan.
" Sabar Dav. Bila kau lemah saat ini pada Keysha, dia akan semakin tidak bisa kau atur nanti. Julian akan semakin kawatir nantinya untuk meninggaljan Keysha ditempat ini. "
David terus mengingatkan dirinya sendiri mengenai hal tersebut. Karena dia merasa mempunyai tanggung jawab untuk Keysha sekarang.
" Dav.. maaf.. "
" Key, aku tidak ingin mendengar permintaan maaf mu saat ini. Kau tetap akan aku hukum karena melakukan kesalahan hari ini. "
" Tapi aku.. "
" Bila sampai kelakuan mu ini di ketahui oleh Julian, apa kau pikir dia akan menyukainya? Dia akan semakin ragu meninggalkan kamu sendirian di negara ini dan dia mengejar mimpinya di tempat lain. Apa kau tidak memikirkan hal itu Keysha? "
" Maaf... "
__ADS_1
" Aku tidak melarang kau bersenang senang. Namun ada batasannya. Apa yang kau lakukan tadi itu sangat berbahaya dan kau tau resikonya sangatlah besar bila sampai ada yang mengetahui identitas asli mu disana. Tapi kenapa kau masih terus mau melakukannya? "