Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Sepertinya Kau Sibuk


__ADS_3

Keysha dan Alex akhirnya pergi ke ruang bawah tanah dan melihat orang orang yang sudah di jebak oleh Keysha. Disana ada sekitar 7 orang pria yang wajahnya asing untuk Alex.


" Apa kau mengenali mereka? "


" Tidak. "


" Sepertinya kau akan sibuk hari ini. "


" Ada yang mau kau bicarakan? "


" Nanti saja. Kau urus mereka dulu. Karena kalau tidak salah, mereka datang untuk membereskan kekacauan yang terjadi di tempat mu ini. Aku rasa orang yang menyuruh mereka datang itu adalah adalah orang yang ingin mencari sesuatu di tempat kamu. Makanya saat kau tidak ada, mereka datang dan membantai anak buah mu di tempat ini. "


Perkataan Keysha ini, sangat masuk akal dengan apa yang di alami dia beberapa waktu belakangan ini. Anak buahnya sering menghilang dan dia pikir mereka kabur hingga tidak ada di rumahnya lagi.


" Ada apa? Apa yang kau pikirkan Lex? "


" Ini berarti sudah terjadi cukup lama Key. Mereka melakukan ini sudah dari beberapa waktu yang lalu. Karena aku akhir akhir ini sering kehilangan anak buah aku yang berjaga di rumah ini. Aku pikir mereka kabur karen tidak kuat dengan latihan yang aku berikan. Namun sekarang ada fakta seperti ini yang terjadi. "


Keysha mengerutkan dahinya begitu mendengar hal itu. Sebenarnya apa yang orang ini cari hingga melakukan semua hal itu. Bila hanya untuk melemahkan pasukan Alex, Keysha pikir itu tidak masuk akal karena anak buah Alex yang lebih ahli ada di markasnya.


" Apa yanv kau simpan di tempat ini Lex? "


" Tidak ada? "


" Yang kau simpan itu yang menarik mereka datang dan terus me carinya di tempat mu ini. "


Alex berpikir apa hal itu. Dia rasa tidak ada menyimpan apapun di rumahnya. Bila penting, dia hanya akan menyimpannya di markasnya. Namun keberadaan markas itu tidak ada yang tau kecuali Keysha dan pasukan elitnya.


" Tidak ada apapun yang aku simpan di rumah Key. Seharusnya kau tau kalau aku tidak akan sembarangan menyimpan hal penting di dalam rumah ini. "


Keysha menganggukan kepalanya dan melai berpikir apa yang sebenarnya terjadi kali ini. Sepertinya orang yang mencari sesuatu ini belum mengetahui sepenuhnya tentang Alex. Namun sangat tau mengenai sistem keamanan di rumah Alex.

__ADS_1


" Apa ada anak buah mu yang berhianat Lex? "


" Ha? "


" Mereka masuk dengan mudah ke rumah mu ini. Apa kau tidak curiga? Sistem keamanan di rumah mu ini sangat ketat dan hanya orang yang di ijinkan masuk dan punya akses saja bisa masuk kemari dengan seenaknya. Bila tidak, akan ada orang dalam yang membukakan pintu untuk menyambut kedatangan tamu itu. Sedangkan yang aku saksikan tadi, mereka datang tanpa bantuan orang lain dan bisa masuk dengan aman."


Alex menganggukan kepalanya dan mulai paham maksud Keysha. Dia akan mencoba mengintrogasi mereka dulu sebelum melakukan hal yang buruk pada mereka semua.


" Aku tidak ikut dalam kegiatan mu selanjutnya ya Lex. Aku akan pulang saja sekarang. "


" Kamu datang kemari pasti ada yang penting. Apa itu? Bicaralah Key. "


" Nanti saja. Kau selesaikan masalah mu dulu dan aku akan kembali pulang dulu. "


Alex mengiyakan apa yang Keysha katakan. Jadi Keysha langsung meninggalkan tempat Alex dan pergi ke mansion milik keluarga Williams lagi. Dia terpaksa harus membicarakan masalahnya nanti pada David di rumah itu.


" Hari ini aku benar benar kurang beruntung dalam bertamu pada Alex dan David. Namun bila nanti David datang ke mansion itu lagi, aku akan membicarakan hal ini disana. Aku benar benar ingin semua berakhir dengan cepat. Karena aku harus melanjutkan hidupku. "


" Julian, apa kamu melihat Keysha? "


" Dia belum datang. Ada apa ya tuan? "


" Aku kira dia sudah pulang. Ya sudah kamu lanjutkan saja lagi apa yang kamu lakukan. "


" Eeemmm, maaf tuan, apa boleh saya bertanya sesuatu? "


" Apa tanyakan saja. "


David mengajak Julian untuk berbicara di ruang tamu agar menjadi pevih santai. Dia ingin tau apa lagi yang di kawatirkan oleh pria yang berhasil merebut perhatian Keysha ini.


" Bicaralah. "

__ADS_1


" Tuan, menurut anda, kenapa Keysha langsung menerima ajakan pisah dari saya kemarin? Apa dia tidak sungguh sungguh dengan saya? "


" Sepertinya kau sudah tau jawabannya namun kau tidak mau percaya akan hal itu. Bukankah begitu? "


Julian diam dan menunduk. Pembicaraan dia dengan Ana tadi sebenarnya sudah cukup jelas menjawab pertanyaan dirinya mengenai sikap Keysha pada dia kemarin. Namun dia ingin memastikannya lagi.


" Dengar, bila kau tau kalau Keysha sangat sulit untuk mempercayai seseorang, lantas coba kamu pikir apa dia akan mencoba memohon agar bisa mempertahankan orang yang tidak mau berada di sampingnya? Julian seharusnya sebelum kau mengatakan hal yang sangat sensitif begitu, kau harusnya berpikir beribu kali dulu. Apalagi ini mengenai Keysha. Aku tadi sudah dapat menasehati dia mengenai hubungan kalian. Sepertinya nanti kalian bisa membicarakan hal ini kembali. Kesalah pahaman kalian harus segera kalian selesaikan. Karena saat ini Keysha benar benar sibuk. "


Julian mengangguk dan dia mulai menyesal karena sudah melakukan hal itu pada Keysha. Dia bicara sembarangan karena emosi namun begitu dia menyesal, dia merasa semua jalan sedang tertutup untuk dirinya.


" Julian, kau pria yang sangat beruntung karena dia mau menitipkan hatinya pada mu. Aku tau hati dia sangat rapuh dan lemah saat ini. Namun dia mempercayakan pada kamu untuk menjaganya. Itu artinya kau sangat berarti untuk dia. "


Julian semakin merasa bersalah karena sudah mengatakan hal itu pada Keysha. Egonya terlalu mendominasi begitu dia menjalin hubungan dengan Keysha. Saat mereka ingin lanjut berbicara, mereka mendengar ada suara mobil yang masuk kedalam pekarangan mansion tersebut.


" Itu sepertinya Keysha sudah datang. Coba nanti kau sapa dia. "


Julian menganggukan kepalanya dan memilin jarin tangannya karena dia sangat gugup menghadapi saat ini.


" Kau ternyata baru pulang Key. "


" Hemm.. Ada apa mencari aku Dav? "


" Haah.. nanti saja. Sepertinya kekasih kamu ini ingin bicara dengan kamu saat ini. Kalian bicaralah dulu. Nanti kamu bisa masuk kedalam ruang kerja aku, bila sudah selesai. "


Keysha hanya diam tidak menjawab dan akhirnya duduk di tempat yang di duduki David sebelumnya. Jadi saat ini posisi Keysha dan Julian sedang berhadap hadapan.


Karena Keysha sudah menunggu Julian untuk bicara tapi suaranya tidak kunjung keluar, dia merasa sudah membuang buang waktu saja karena berada di tempat itu tapi mereka hanya diam saja.


" Kalau tidak ada yang mau di katakan, aku akan menemui David dulu. "


Keysha sudah berdiri dan ingin melangkah meninggalkan Julian. Namun langkahnya terhenti begitu Julian menarik tangan Keysha dan memeluk Keysha tiba tiba.

__ADS_1


" Maaf.. "


__ADS_2