Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Sangat Menyebalkan


__ADS_3

Keesokan paginya, Keysha yang sudah selesai memasak dia berniat langsung mandi dan bersiap berangkat ke kampus. Tqpi tiba tiba langkahnya terhenti saat melewati kamar Julian. Dia merasa kawatir dengan keadaan Julian saat ini.


" Apa dia bisa bangun saat ini? Atau aku harus memeriksanya sekarang? Rasanya akan sangat tidak sopan bila aku melakukan hal itu. Lebih baik aku tinggal mandi dulu dan nanti akan memriksa dirinya sekalian berangkat ke kampus "


Keysha akhirnya pergi kekamarnya untuk membersihkan diri dan bersiap untuk ke kampus. Dirinya sudah membawa beberapa tugas dari mahasiswa di kelasnya untuk di serahkan pad dosennya pagi ini.


" Apa lagi kali ini yang kurang? Aku rasa semua sudah lengkap. Sekarang hanya harus memastikan keadaan kakak Julian dulu. "


Dia yang terbiasa hanya sarapan dengan 1 buah apel saja, jadi merasa tidak masalah kalau dia tidak sarapan di rumah bersama Julian. Maka dari itu Keysha hanya memasak untuk Julian saja selama ini.


* Tok.. tok.. tok.. *


" Kak.. apa kakak sudah bangun? Apa kamu baik baik saja? "


Julian sebenarnya sudah bangun dari subuh. Tapi dia tidak bisa menggerakan badannya. Dia merasa seluruh tubuhnya sakit sampai dirinya tidak bisa menggerakan walau sedikit saja lengannya.


" Apa yang Keysha bilang ternyata benar. Ini oasti efek dari aku latihan kemarin. Tapi bila itu terjadi pada aku, apa Keysha juga merasakan hal yang sama? "


Semua itu di pikirkan Julian sampai akhirnya dia mendengar suara dari Keysha yang memanggil dirinya dari balik pintu. Dia ingin menjawab tapi saat ingat kalau Keysha sudah memperingatkan dirinya kemarin mengenai masalah ini dan dia tidak percaya, itu membuat dirinya malu.


" Kak.. aku masuk ya.. aku ingin periksa keadaan kakak saja. "


" Masuk saja Key.. Tidak di kunci kok."


Terpaksa Julian menjawab perkataan Keysha. Itu karena dia tidak mungkin membohongi orang yang sudah pasti tau akan keadaan dirnya sekarang.


" Kakak bisa bangun? Atau mau aku bawa kemari sarapan kakak? Badan kakak masih sakit? Atau kakak perlu bantuan yang lain? "

__ADS_1


Keysha bergitu sampai, dia langsung memberondong Julian dengan banyak pertanyaan. Yang sebenarnya Julian butuhkan saat ini bukan makanan atau minuman. Tapi dia perlu ke toilet sekarang. Dia sudah lama menahannya dan Julian ingin meminta bantuan dari Keysha untuk membantu dirinya ke toilet saja. Tapi dirinya sangat malu untuk mengatakan semua hal itu.


" Kak.. "


" Key, maaf bisa bantu aku ke toilet? Hanya mengantar saja gak melakukan apapun lagi. Aku tidak bisa bergerak sekarang ini. "


Keysha mengulum senyumnya dan dia langsung mendekati Julian untuk membantu memapah Julian ke toilet.


" Seharusnya kakak gak usah malu kalau mau minta bantuan aku. Karena aku sendiri tadi sudah menawarkan bantuan itu. Nah.. kita sudah sampai. Kakak busa sendiri kan? Aku gak bisa untuk bantu yang lainnya lagi. "


Julian dengan telinga yang memerah dia menganggukan kepalanya. Dia sangat malu karena Keysha sampai mengatakan hal itu padanya.


" Aku tunggu di luar kak.. Nanti kalau sudah selesai, kakak panggil aku saja. "


Keysha sudah keluar dari toilet dan melihat isi kamar Julian. Keysha melihat ada alat musik yang cukup banyak di dalam sana dan semua telihat sedang di perbaiki karena rusak.


" Ternyata ini kegiatan dia bila ada di dalam kamar. Tapi untuk apa semua alat musik ini? Dia gak akan jualan alat musik kan? "


" Key.. "


" Sudah selesai kak? Ohh ternyata kakak mandi juga? Bisa ternyata mandi. "


" Aku harus bisa karena kamu kan tetap harus kuliah. Gak mungkin aku ngerepotin kamu terus."


* Baiklah kalau gitu, kakak istirahat saja lagi. Aku akan bawakan sarapan kakak kemari. Lantas aku harus berangkat ke kampus karena ada kuliah pagi ini. "


Julian hanya mengiyakan apa yang Keysha katakan. Karena dia sadar kalau waktu Keysha sudah banyak dia sita dari tadi.

__ADS_1


Semua urusan Keysha sudah selesai dan sekarang saatnya dia ke kampusnya. Di perjalanan, Keysha merasa ada perasaan tidak nyaman dan ragu untuk kuliah. Entah apa tapi dia merasa harinya akan dalam masalh saat ini.


" Ada apa ini sebenarnya? Kenapa aku merasa kalau hari ini aku seperti akan mendapat masalah ya.. Semoga hanya firasat aku saja. "


Keysha melanjutkan perjalanannya dan benar saja. Baru sampai Keysha di kampusnya, dia sudah di hadang oleh beberapa orang wanita. Mereka adalah orang yang melihat Vince terus berusaha mendekati dirinya.


" Hei.. kau anak baru.. Beraninya kau menggona Vince. Dia adalah milik ku. Kau tidak pantas bersamanya. "


Keysha ingin mengabaikan perkataan kelompok itu dan ingin pergi. Tapi langkah kakiny lagi lagi di halangi dan tidak di biarkan masuk ke gedung kampus.


" Apa mau kalian? "


" Jauhi calon suami aku. "


" Ambil dia bila kau mau. Aku tidak pernah merebut dia dari kau. "


Keysha dengan nada suara yang dingin dia berkata seperti itu. Dia sangat tidak suka bila ada yang mengganggu dirinya. Dia akan bisa bersikap baik pada orang yang baik padanya. Tapi bila orang itu lebih dulu mengusik dia, dia tidak akan segan segan dengan mereka.


" Kau terlalu sombong b*t*h"


Mendengar hinaan itu, membuat Keysha sangat marah. Tapi sekuat tenaga dia tahan karena reputasi dia di kampus tetap harus dia jaga. Keysha hanya menarik dan menghembuskan napasnya 3x setelah itu melanjutkan jalannya.


Vince yang kebetulan melihat apa yang terjadi tadi, dia ingin menjelaskan semua pada Keysha dan meminta maaf padanya. Tapi Keysha terlalu cepat untuk berjalan. Vince hanya takut Keysha akan menangis karena di perlakukan kasar oleh penggemarnya. Jadi dia terus mengikuti Keysha sampai di tangga darurat. Dia melihat Keysha masuk kedalam sana dan setelah itu dia memukuk dindin yang ada di dekat tangga.


Jelas hal itu mengagetkan Vince. Dia tidak menyangka kalau Keysha akan melakukan hal seperti itu. Berbeda sekali dengan wanita lain yang akan menangis dan tidak berani lagi dekat dengan mereka. Tapi Keysha ternyata menghindar karena sedang menahan emosi yang besar.


" Dasar sangat menyebalkan. Aku tidak kenal dengan orang itu tapi kalian malah mengatakan aku menggoda dia. Siapa Vince itu. Kenapa sampai dia begitu di idolakan di kampus ini? "

__ADS_1


Perkataan Keysha membuat Vince berkali kali terkejut dan tidak menyangka kalau dirinya tidak di kenalin dan Keysha tidak terpesona dengan ketampanannya.


" Aku akan memastikan kau menjadi milikku. "


__ADS_2