
Keysha sampai di kampusnya dan langsung di sambut oleh Vibce. Julian tidak melihat Vince karena dirinya sudah lebih dulu pergi dari tempat itu. Namun begitu Keysha di hampiri oleh Vince, perasaannya mulai tidak enak saat ini.
" Ada apa kau tersenyum begitu pagi ini? "
" Key, aku mau minta tolong sama kamu. Bantu aku ya... Aku mohon.. "
" Apa yang tuan muda dari keluarga Williams ini tidak bisa lakukan dan dapatkan? Padahal kau hanya tinggal tunjuk saja saat ingin sesuatu. "
Sindiran Keysha tidak berguna untuk Vince. Dia benar benar butuh bantuan Keysha saat ini. Karena bila dia tidak di bantu Keysha, dirinya akan dalam keadaan bahaya nanti.
" Key, bisakah kamu bantu aku membujuk David agar tidak memberitahukan pada mommy aku mengenai balapan aku kamrin malam? Bila sampai mommy tau, habis aku Key. Tolong ya.. aku mohon Key.. bantu aku membujuk David ya.. "
Keysha bingung dengan permintaan Vince kali ini. Karena apa hubungan dirinya dengan David. Dia bahkan tidak dekat dengan putra pertama dari keluarga itu.
" Vince kenapa aku harus membantu kamu membujuk kakak kamu sendiri? Terus kenapa aku? Aku bahkan tidak dekat dengan dirinya. Jadi untuk apa aku membujuk dia begitu? Tidak ada alasan juga aku untuk berbicara hal seperti ini dengan dia. "
Vince bingung untuk menjelaskan kenapa harus Keysha yang membujuk kakak nya itu. Karena Vince tidak mungkin bilang kalau itu syarat dari Dav untuknya bila dia tidak mau sampai perbuatannya di laporkan pada ibunya.
David sudah kehabisan akal untuk mendekati Keysha dan berbicara dengan Keysha. Maka dari itu David melakukan cara ini agar bisa bertemu dan bicara lagi pada Keysha.
" Vince, jangan bilang kau menjual aku padanya saat ini. Bila itu benar, aku sungguh tidak akan mau berteman dengan mu lagi. "
Melihat gelagat Vince yang gugup membuat Keysha yakin tebakannya benar. Hingga dia langsung meninggalkan Vince begitu saja.
__ADS_1
" S*hit "
Umpatan itu keluar dari mulut Vince begitu Keysha pergi meninggalkan dirinya. Keysha sangat marah begitu meninggalkan Vince di sana sendiri. Dia tidak menyangka kalau hanya demi keuntungan pribadi, Vince tega menggunakan dirinya untuk bernegosiasi dengan kakaknya.
" Kau keterlaluan Vince. Kau sungguh mengecewakan aku. Aku pikir aku akan mendapatkan teman yang tulus di kampus ini. Namun apa yang aku dapat? Kau menghianati aku dengan begitu mudah. Padahal dulu kau ingin berteman dengan aku karena hanya aku yang tulus menganggap kau manusia biasa. "
Keysha benar benar kesal dengan perbuatan Vince ini. Jadi dia terus mengabaikan Vince walau Vince ingin sekali berbicara dengan dirinya.
" Stop. apa lagi yang kau mau? Aku harus bicara dengan kakak kamu kan? Oke aku akan kesana setelah jam kuliah selesai. Setelah itu tolong kau jangan lagi mendekati aku. Anggap kita tidak pernah saling kenal sebelumnya. Aku tidak mau berurusan lagin dengan mu. "
Tatapan Keysha sangat tidak bersahabat saat dirinya bicara dengan Vince. Suara datar dan tidak ada ekpresi wajah apapun yang terlihat membuat rasa bersalah Vince semakin besar pada Keysha.
Dia tidak tau kalau Keysha begitu tidak menyukai kakaknya sampai Keysha bisa semarah itu saat dirinya meminta Keysha untuk bicara dengan David.
Keysha tidak peduli dan tetap melanjutkan pelajarannya. Dia juga sudah mengirim pesan pada Julian agar dia tidak menjemput Keysha nanti karena dia punya urusan penting. Untung saja Julian mengerti kalau Keysha sibuk saat ini.
Begitu jam kuliahnya usai, Keysha bergegas pergi dari kelas dan akan menuju perusahaan David berkerja. Dia ingin tau sejauh apa permainan kakak beradik ini pada dia nanti. Apa hanya dengan cara picik saja yang bisa mereka lakukan untuk mendapatkan kesempatan bersama dengannya. Hal itu ingin Keysha tanyakan pada David nanti.
Vince yang sempat di tahan oleh seorang wanita di kampus menjadi kehilangan jejak Keysha yang sudah menuju kantor kakaknya.
" Apa dia benar ke kantor Dav? Sial.. aku benar benar membenci mu Dav. Kau membuat aku bertengkar dan terancam kehilangan teman aku satu satunya. Bila sampai Keysha menjauh dari aku nanti, aku akan kacaukan pekerjaan mu itu. "
Vince dengan cepat mengendarai mobilnya saat dia sudah keluar dari kampus. Begitu dia sampai, Vince melihat bayangan Keysha yang sudah berada di dalam lift yang hampir tertutup. Jadi Vince tidak membuang waktu lagi dan langsung berlari menuju tangga darurat dan berharap nanti dia bisa menahan Keysha yang sedang menuju tempat kakaknya.
__ADS_1
Namun sayang sekali semua usaha Vince sia sia saja. Lift yang Keysha naiki lebih cepat naiknya daripada cara berlari Vince di tangga. Begitu sampai di lantai tempat dimana ruangan Dav berada, Vince melangkahkan kakinya menuju rungan itu dengan gemetar.
" Maaf saya mengganggu waktu anda tuan William, saya datang kemari. "
" Stop Key. Stop. "
Vince dengan keringat mengucur deras di wajahnya menutup bibir Keysha yang ingin berbicara lagi dengan Dav. Dia lebih baik menerima hukuman dari ibunya daripada bertengkar dengan Keysha dan berakhir Keysha menjauhi dirinya.
" Dav, lakukan apa yang kau mau. Aku tidak peduli kau mau melaporkan aku yang balapan liar pada siapapun itu. Bahkan dengan media pun aku tidak peduli. Aku lebih memilih teman aku ini. Aku tidak mau kehilangan dia hanya karena kesalahan yang aku lakukan. Aku juga melakukan itu hanya karena hobi saja. Aku tidak melakukan hal yang aneh lagi. Jadi silakan bilang pada mommy apapun yang kau mau. "
Vince menarik tubuh Keysha agar keluar dari tempat itu. Keysha sedikiy menyunggingkan senyumnya begitu melihat perjuangan Vince untuk bisa sampai di tempat ini dengan cepat. Keysha hanya ingin memberikan pelajaran saja pada Vince. Karena dia tidak mau di manfaatkan oleh siapapun demi keuntungan pribadi.
" Tuan William, aku sungguh menghormati anda sebagai pembisnis yang cerdas. Hanya saja cara licik anda untuk memeras adik anda sediri itu sangat keterlaluan. Anda menghalalkan segala cara agar mendapat apa yang anda mau. Itu sangat menjijikan menurut saya. "
Dav tidak tau harus mengatakan apa lagi pada Keysha. Memang dia selalu bertindak bodoh saat berurusan dengan Keysha selama ini. Jadi seperti kata Keysha, dia sangat licik karena sampai mengancam Vince agar mau mempertemukan dirinya dengan Keysha.
" Ayo pergi. "
" Tunggu, Vince, ini kunci mu. Maaf sudah melakukan tindakan bodoh itu pada mu. Sekarang aku tau betapa berharganya Keysha untuk mu dari cara kau tidak mau kehilangan dirinya. Kau lebih memilih pertemanan mu daripada mobil kesayangan mu itu. "
Keysha melihat kearah Vince dan memberikan kode padanya agar Vince mengambil kunci mobil miliknya. Jadi Vince menuruti semua kemauan Keysha saat ini. Dia segera mengambil kunci itu dan mengajak Keysha segera keluar dari ruangan itu.
" Kau wanita yang menarik Key. Aku akan sangat beruntung bila bisa dekat dengan kamu. Sekarang aku paham kenapa Vince sampai bersikap seperti itu pada mu. "
__ADS_1