Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Lanjut Menyelidiki


__ADS_3

Keysha memilih duduk dulu dengan Julian saat mendengar apa yang dia tanyakan tadi. Dia perlu orang di ajak cerita saat ini karena begitu banyak beban yang dia tanggung sekarang.


" Kak apa tidak masalah aku cerita pada kamu tentang masalah ini? "


"Key aku yang bertanya pada kamu lebih dulu kenapa kamu ragu? Kamu mau cerita atau tidak, itu keputusan kamu. Aku akan mendengarkan bila kamu mau berbagi bersama aku. "


Keysha akhirnya menceritakan apa saja yang dia alami di kampusnya. Mulai dari pertemuan dia dengan Vince, terus ulah Vanesa dan akhirnya dia berteman dengan Vince. Gosip dari mahasiswi kampus yang membuat dia tidak bisa tenang dalam menjalani harinya semua dia ceritakan pada Julian. Sedangkan Julian dia mendengarkan semua itu dengan baik. Bahkan Julian paham benar bagaimana Keysha menjalani harinya di kampur karena perbuatan Vince itu.


" Kenapa kamu mau berteman dengan dia saat kamu tau dia membawa masalah dalam hidup kamu? "


" Itu karena niat dia berteman bukan lagi karena ingin memikat aku, tapi memang murni ingin berteman saja. Jadi aku pikir tidak salah untuk semua ini. Hanya saja, saat aku biarkan semua begitu saja, gosip semakin banyak beredar. "


" Kalau dia memang tulus berteman dengan kamu, aku yakin dia akan membela kamu. "


" Kak.. aku hanya belum terbiasa untuk terbuka dengan orang lain. "


" Berteman bukan berarti kamu harus terbuka sepenuhnya pada dia. Bukankah sebelumnya aku juga tidak ada mencampuri urusan pribadi kamu? tapi perlahan, kepercayaan itu muncul dan kamu akhirnya mau berbagi pada aku. Itu maksud aku Key. "


Keysha pahan untuk hal tersebut, jadi dia mulai merasa lega dan akan menjalani segalanya dengan perlahan. Begitu juga dengan David, Keysha akan mencoba menyelidiki ulang siapa sebenarnya pria itu dan siapa keluarganya. Semua akan Keysha cari tau sebelum meeting mereka di lakukan.


" Kak.. Besok malam aku tidak bisa makan malam di rumah. Aku ada meeting di luar dan akan makan malam bersama mereka juga. Apa tidak masalah aku tinggal sendiri? Kakak bisa order makanan untuk makan malam kakak saja nanti. "


Julian berencana akan mengajak Keysha besok untuk pergi ke mall untuk membelikan dia hadiah. Namun setelah mendengar Keysha ada acara malamnya, Julian menjadi ragu untuk mengajak Keysha keluar. Dia harus menunggu waktu yang tepat untuk mengajak Keysha jalan jalan nanti.

__ADS_1


" Key, besok kamu kuliah? "


" Gak.. kenapa kak? "


" Ada acara apa besok? "


" Rencana biasa aja.. olah raga, dan sebagainya. Kenapa? Kakak mau ngajak aku keluar? "


Keysha merasa pertanyaan dari Julian agak aneh jadi dia bisa menebak kalau Julian ingin pergi bersama dengan dirinya.


" Ya.. aku ingin mengajak kamu pergi. Key.. aku kamu bantu memulai pekerjaan aku. Kamu membantu aku untuk bangkit lagi. Sekarang aku mau kasi lihat kamu hasil yang sudah aku dapat dari pekerjaan aku selama ini. "


Keysha tersenyum mendengar hal itu. Dia tidak akan meminta apapun. Dia cukup bahagia dengan apa yang di capai oleh Julian sekarang ini. Keysha bangga bila Julian bisa menghasilkan uang dengan cara dia dan usaha kerasnya sendiri.


" Key.. kamu mau apa? Aku sudah dapat uang pertama aku. "


Doa tulus Keysha membuat Julian semakin merasa berhutang budi padanya. Dia tidak tau akan menjadi apa bila tidak bertemu dengan Keysha sebelumnya. Bahakan hidup yang sudah tidak ada artinya untuk dia, tiba tiba mendapat sinar harapan lagi setelah bertemu dengan Keysha.


Semangat ingin hidup dan tujuan dia hidup kembali muncul setelah bersama Keysha. Maka dari itu dia merasa kadang tidak pantas untuk berharap lebih dari Keysha lagi.


Keysha melihat bagaimana wajah Julian yang berubah setelah penolakan dirinya. Keysha sebenarnya tidak ingin meminta apapun karena dia memang tulus membantu Julian. Hanya saja, melihat wajah Julian yang murung begini, membuat Keysha tidak tega.


" Begini saja, Kalau kakak ingin meneraktir aku, Kita bisa belanja mingguan besok gimana? Kita pergi beli bahan kebutuhan rumah besok"

__ADS_1


Julian baru tersenyum senang setelah Keysha mau mengalah padanya. Dengan begini, Julian bisa membelikan Keysha barang yang memang dia ingin belikan untuk keysha dari dulu.


" Besok kita pergi pagi ya Key.. "


" Iya kak... Sekarang istirahatlah. Aku juga akan istirahat sekarang. "


Keysha dan Julian masuk kedalam kamar masing masing. Julian langsung istirahat setelah membersihkan diri, sedangkan Keysha dia berkerja kembali dengan lapotopnya.


" Kau terlalu berkeinginan mencari tau mengenai aku mr. William, jadi bila aku mencari tau mengenai kamu lebih jauh, itu juga bukan salah aku. "


Keysha mulai mengotak atik laptopnya dan mencari informasi tentang David William. Keysha mendapati informasi yang cukup membuat dirinya terkejut. Yaitu adalah Vince adalah adik dari David William.


" Jadi karena hal ini kau begitu sombong tuan pembuat masalah.. Ternyata kau dari keluarga kaya itu. Aku sampai tidak mengetahui hal ini. Aku harap nanti kita bisa berkerjasama dengan baik dan kau membantu aku bebas dari rencana kakak mu ini. "


Keysha mencari lagi informasi pribadi dari David dan banyak fakta yang tidak di keyahui oleh publik yang Keysha dapatkan.


" Mereka sungguh ceroboh. Membiarkan hal begini dijaga hanya dengan keamanan rendah begitu. Bila aku bisa membobol ini, aku yakin Alex juga sudah tau akan hal ini. Dia pasti banyak mengetahui rahasaia orang orang kaya di negara ini.".


Semakin Keysha melihat data dari David, semakin dia paham apa yang membuat David begitu penasaran dengan dirinya. Ternyata selain karena dia pintar, dia juga satu satunya wanita yang tidak menunjukan ketertarikan pada David. Itu membuat pria matang itu penasaran padanya.


" Bila hanya karena hal ini, aku akan jelaskan secepatnya pada dia kenapa aku tidak menyukai dirinya. Aku tidak mau terus terlibat dalam urusan orang kaya. Karena hal itu akan sangat merepotkan untuk aku nanti. Belum lagi orang yang menjadi musuh mereka nanti. Itu pasti akan mengincar aku juga. Jadi lebih baik dan aman bila aku menjauhi dua orang kakak beradik itu dan menjelaskan pada mereka kalau apa yang mereka cari tidak akan mereka dapatkan dari aku. "


Keysha cukup lama menyelidiki David dan juga perusahaannya. Jadi nanti saat meeting dia siap dalam segala hal. Baik mengenai laporan atau tujuan dari meeting yang sudah di rencanakan itu.

__ADS_1


David di dalam kamarnya masih terbayang bayang wajah Keysha yang saat membawakan persentasi di hadapannya saat itu. Bagaimana anggun dan berwibawanya Keysha dalam bersikap di depan banyak orang semua itu menarik untuk David.


" Hanya kau satu satunya wanita yang bisa membuat seorang David William begini Keysha. "


__ADS_2