Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Temui Saja


__ADS_3

Alex yang beberapa kali sudah mencoba membaca rancangan Keysha merasa Keysha hanya perlu membicarakan hal ini pada CEO perusahaan itu saja untuk kelanjutannya. Dia tau kalau Keysha tidak akan mau mengecewakan orang yang dia ajak kerjasama. Jadi apa salahnya bila mengakui kelemahan terlebih dahulu dan nanti di perbaiki bersama. Mereka pasti akan lebih menyukai hal seperti itu daripada proyek sudah berjalan setengah baru di beritahukan kelemahan di balik proyek yang mereka buat.


" Key.. lebih baik kau temui saja CEO perusahaan itu. Aku yakin kau pasti bisa bicara semua baik baik dengan mereka. Siapa tau juga nanti pemilik perusahaan itu memberikan kamu langsung wewenang untuk mengambil alih proyek ini. Kau bisa mengambil kuasa penuh untuk semuanya nanti. "


" Bila mengambil proyek sendiri aku rasa aku tidak mau. Itu sama saja aku berbuat curang pada orang yang sudah membantu aku. Aku masih punya hati untuk itu. "


Ini yang Alex suka. Keysha selalu mengutamakan kejujuran dan kepercayaan dalam menjalin kerjasama dengan orang lain.


" Oke berarti kau harus membantu proyek ini diam diam tanpa sepengetahuan dosen kamu itu. Kau harus temui pemilik perusahaan untuk membicarakan hal ini berdua. "


Keysha tidak punya pilihan selain mengikuti saran Alex saja. Dia nanti akan memikirkan bagimana cara menemui David tanpa harus melibatkan dosennya dalam hal ini.


" Lupakan mengenai masalah aku. Sekarang aku mau tau sampai mana misi kamu ini? Apa yang terjadi pada tahanan di tempat itu? "


" Kita kehilangan jejak dari mereka. Aku sudah mencoba melacak keberadaan mereka lagi tapi tidak mendapatkan titik terang. Aku rasa akan lebih sulit melanjutkan misi ini saat ini "


" Kau sudah periksa tempat sebelumnya? "


" Jelas sudah Key. Tidak ada apapun dan semua bersih. "


Keysha tidak percaya akan hal itu. Dia melihat jam di tangannya dan masih punya cukup waktu sebelum dia harus pulang kerumah nanti.


" Kau takut sekali pulang terlambat. "


" Aku takut dia kawatir dan berdiri di balkon lagi untuk menunggu aku pulang. "

__ADS_1


Alex heran dengan persaudaraan Keysha ini. Karena tidak biasanya seorang kakak akan seprotektif itu pada adiknya sendiri.


" Jangan pikirkan hal lain Lex. Sekarang yang di perlukan hanya kamu tunjukan rekaman cctv di daerah tempat penyekapan itu dan aku akan coba retas lagi tempat persembunyian mereka sebelumnya "


Alex memberikan apa yang Keysha mau dan mereka berkerjasama untuk hal ini kembali. Keysha sangat serius mengamati tempat itu hingga dia tanpa sengaja melihat sebuah buku catatan yang berisi sebuah foto.


" Lex, coba lihat ini. Apa kau bisa mencari tau mengenai orang yang ada di foto ini? Aku rasa ada yang salah disini. "


Alex bergerak cepat dan melihat foto itu dan memperjelasnya. Terlihat di sana ada foto seorang wanita yang terlihat sangat cantik dan sepertinya juga kaya. Namun Alex tidak mengenal siapa wanita itu. Apa hubungan wanita itu dengan kasus yang dia tangani juga dia belum ketahui.


" Lex, aku seperti pernah melihat wajah ini tapi dimana ya? Aku merasa pernah bertemu. Coba kamu selidiki wanita ini siapa mungkin kita akan mendapatkan petunjuk nanti. Untuk rekaman ini, aku bawa pulang dulu. Haru sudah semakin sore dan aku tidak mau terlambat sampai di rumah nanti. "


" Hemm hati hatilah. Bila ada apa apa kamu hubungi aku segera. Aku sangat butuh bantuan kamu Key. "


Keysha tersenyum tipis dan berlalu pergi dari tempat itu. Dalam perjalanan dia terus memikirkan rencana untuk bertemu dengan David tanpa membuat David tersinggung.


Keysha terus melajukan mobilnya untuk kembali ke apartemennya. Sepanjang jalan, Keysha terus mengomel sendiri mengenai masalah yang dia hadapi. Dia ingin mengatakan semuanya pada mr.Karl. Hanya saja bila dia menjelaskan apa yang menjadi masalah proyek ini, dirinya akan di curigai dan tidak di percaya lagi oleh dosennya itu.


Begitu sampai di unit apartemennya, Keysha masuk dan mendapati apartemennya kosong.


" Kemana kakak Julian? Apa dia keluar? Kenapa tidak ada memberitahu aku? Kalau dia kenapa kenapa di jalan bagaimana? "


Keysha masih mencemaskan Julian sampai tidak menyadari Julian sudah masuk kedalam apartemennya dengan membawa banyak alat musik rusak.


" Loh.. Key, kamu sudah pulang? "

__ADS_1


Keysha seketika menatap Julian dan melihat barang bawaan Julian. Dia melihat begitu banyak alat musik yang di bawa Julian sampai dia kesulitan untuk membawanya.


" Aku baru sampai. Kakak habis dari mana? Itu semua alat musiknya kenapa rusak? Kakak membuka jasa perbaikan alat musik? "


Julian tersenyum dan menarih dulu barang bawanya. Dia memang belum menceritakan pekerjaan apa saja yang dia ambil selama ini. Karena kesibukan Keysha dan dirinya, membuat dia belum sempat untuk bercerita masalah pribadinya pada Keysha. Jadi nanti Julian berncana menceritakan segalanya pada Keysha.


" Apa ada lagi kak? "


" Sudah semua Key.. Sebenar aku akan ceritakan semuanya pada kamu nanti. "


" Hemm... "


Keysha keluar dari kamar Julian dan menunggu Julian di sofa depan tv. Tak lama Keysha menunggu Julian, dia akhirnya muncul dan duduk di sebelah Keysha.


" Key, sebenarnya selain aku mengunggah beberapa video di aplikasi yang kamu berikan, aku juga mencari lahan pekerjaan yang lain. Hingga aku menemukan pelelangan barang kuno. Salah satu barang yang sering di lelang adalah alat musik. Namun hanya sedikit orang yang paham mengenai cara mendapatkan alat musik itu. Jadi aku mencoba mencari di pasar barang bekas waktu ini dan mendapatkan banyak alat musik tua disana. Hanya saja kondisinya sudah rusak. Jadi sebelum aku lelang kembli, aku perbaiki dulu semuanya. Untuk uang yang di dapat dari pelelangan ini cukup banyak Key. Maka dari itu aku sempat belajar mengenai investasi juga dari buku buku kamu ini. Aku ingin merambah dunia itu sekarang. "


Keysha bangga dengan cara berpikir Julian. Dia benar benar bangkit dan berkerja keras untuk melanjutkan hidupnya.


" Sangat beruntung wanita yang bisa bersama kamu nanti kak. Aku yakin dia bisa hidup bahagia karena mendapatkan laki laki sesempurna kamu. "


Keysha larut dalam lamunannya hingga tidak mendengar beberapa kali dia di panggil oleh Julian untuk di ajak bicara.


" Key.. kamu kenapa? "


" Ahh tidak kak.. aku hanya merasa bangga dengan semangat kakak untuk melakukan semua ini. Kakak melihat banyak peluang untuk bertahan di negara ini. Sedangkan aku lebih banyak mengeluh selama ini. "

__ADS_1


" Key, aku melakukan hal ini karena terinspirasi dari semangat kamu. Jadi jangan pernah merasa rendah saat berhadapan dengan aku. Aku justru yang tidak sebanding dengan apa yang sudah kamu lakukan. "


__ADS_2