
Keysha mulai paham saat mendengar apa yang di katakan Tiger. Dia sudah mencurigai kalau Keysha adalah wanita. Jadi Keysha tidak boleh membiarkan hal seperti iti terjadi lagi.
" Kak.. aku tanding ya.. Sangat di sayangkan tantangan dari dia saat ini. Tolong bantu aku untuk menyembunyikan semua dari mommy. "
Keysha sengaja mengatakan hal itu agar Violla tidak semakin curiga padanya. Vince cepat tanggap dengan maksud dari Keysha langsung melepas pegangan tangannya.
" Kau tau resiko yang akan kau dapatkan bukan? Jangan sampai aku di gantung oleh kakak kita bila kau sampai terluka. "
Mereka sengaja bicara berbisik agar Violla tidak curiga. Namun Keysha yakin kalau Violla atau Tiger itu mendengar apa yang mereka bicarakan.
Violla yang merasa percakapan mereka itu masih wajar antara seorang kakak pada adik perempuannya akhirnya memilih diam dan masih mempercayai kalau Quresha adalah perempuan.
" Apa kau akan bertanding Quresha? "
" Tentu.. Aku paling suka tantangan. Jangan ragu untuk melawan aku. Aku tidaklah selemah itu. "
" Jangan mencari masalah. "
Vince memperingati Keysha karena mendengar ucapan Keysha yang seperti menantang Tiger tersebut. Namun Keysha tidak peduli dan tetap menatap tajam mata biru itu.
Begitu pertandingan sebelumnya selesai, mereka akhirnya sudah bersiap dengan mobil masing masing dan akan mulai pertandingan.
" Dia bukan pria. Tiger wanita. Tangan itu, sentuhan tangan itu aku tau dia wanita. Ini akan semakin bahaya bila dia sudah mengetahui aku wanita tapi dia tetap mendekati aku. Apa yang wanita itu inginkan dari aku? "
Keysha yang sudah berada dalam mobilnya mulai bersiap untuk melakukan pertandingan. Dia menghubungi Vince melalui telpon dan berbicara dengan Vince sebelum bertanding.
" Vince.. Aku ingin setelah pertandingan ini, kita langsung pulang. Firasat aku mengatakan ada yang salah dari orang yang di panggil Tiger ini. Dia wanita Vince. Namun dia tertarik pada aku. "
" Dia tau kau pria, makanya dia begitu. "
" Kau salah. Dia curiga aku wanita. Makanya dia mendekati aku. Apa kau tidak merasa dia begitu dingin dengan mu sedangkan dengan aku di berbeda."
__ADS_1
Ucapan Keysha tersebut membuat Vince melotot tak percaya. Dia tidak memperhatikan hal seperti itu sebelumnya.
" Oke, kita langsung pulang begitu selesai. "
*Dor*
Suara tembakan itu pertanda pertandingan di mulai. Violla yang masih memikirkan kalau Keysha adalah perempuan itu sengaja memelankan laju mobilnya dan bermain aman. Namun Keysha yang tau akan kecurigaan dari Violla itu, langsung menancap gas mobilnya dan bertanding layaknya pria di dalam arena tersebut.
" Apa? Dia harusnya tidak melakukan hal ini. Dia wanita tapi kenapa dia melajukan mobil seperti pria? "
Keysha menyeringai di dalam mobilnya. Dia ingin semakin meyakinkan Violla kalau dirinya pria bukan wanita. Begitu mobil mereka sejajar, Keysha sengaja mengedipkan matanya untuk menggoda Violla.
Violla kaget dengan hal itu. Dia sampai tidak fokus karena perbuatan Keysha.
" Dia pria. Namun tingkahnya kekanak kanakan. Dia anak terakhir jadi manja. Sepertinya dugaan awal aku salah mengenai dia seorang wanita. Dia pria. Tak ada wanita yang akan menggoda wanita lain dengan cara begitu. Sial... aku salah tadi. Seharusnya aku tidak menyentuh tangannya. Menjijikan... "
Violla mulai melajukan mobilnya lebih cepat dan bertanding seperti biasa dia lakukan. Namun Keysha yang sangat paham akan perbuatan curang yang akan di lakukan dalam balapan itu selalu dapat menghindar saat mobilnya mulai di himpit oleh Violla.
" Kau mau main kasar? Baiklah.. Aku akan menuruti mu.. "
Violla yang tidak tau gerakan tiba tiba Keysha tersebut langsung lepas kendali dan dirinya yang menabrak pembatas jalan.
" Brengsek.. Dia sangat mahir dalam balapan ini. Mobil yang di bawa oleh Violla langsung terhenti dan mengeluarkan asap. Keysha yang tau kalau kemenangan sudah dia dapatkan tanpa harus sampai di garis finish akhirnya mendekati Violla dan turun dari mobilnya.
" Kau sangat ahli dalam mengendarai mobil nona. Tangan mu juga sangat lembut tadi saat menyentuh tangan aku. Aku harap kita bisa bertemu di luar nanti. "
Gombalan yang di berikan Keysha pada Violla semakin membuat Violla geram dan ingin memukulnya.
" Kau.. belum tau siapa aku. "
Tangan Violla sudah terkepal kuat saat mengatakan hal itu. Namun Keysha sengaja semakin memancing emosinya saat ini. Dia tidak mau kalau sampai Violla semakin mencurigai dirinya adalah perempuan.
__ADS_1
" Jangan marah nona. Hanya aku yang tau kau adalah wanita di tempat ini. Orang lain mungkin akan tetap berpikiran kau adalah pria. Namun kau tidak bisa menipuku. Aku yakin kau wanita yang sangat cantik.. "
Keysha mengatakannya sambil menunjukan senyum menyebalkan seperti yang biasa Vince tunjukan pada dirinya.
" Kau.. kau kyrang ajar. "
Emosi Violla terpancing dan dia langsung melayangkan tinjunya pada Keysha. Namun dengan mudah Keysha menahan tangan Violla dan semakin mendekatkan wajahnya pada Violla.
" Jangan menggunakan kekerasan nona. Kau bukan tandingan ku. Tangan halus ini tidak seharusnya di gunakan untuk memukul seseorang. Namun, kau terlihat semakin menggemaskan saat kau sedang kesal begini. "
Ucapan Keysha semakin menyulut emosi Violla. Dia paling tidak menyukai pria yang suka menggoda wanita dan itu di lakukan oleh pria yang dia pikir wanita sebelumnya.
Keysha yang sudah melihat tatapan jijik dari Violla itu segera melepaskan tangannya dan sedikit menjauhkan tubuhnya dari Violla.
" Baiklah nona. Aku sangat menikmati pertandingan kita malam ini. Semoga kita bisa bertemu di tempat lain dengan kau menunjukan jati diri mu yang sebenarnya nanti. "
Keysha berlalu dengan gaya yang sangat menawan di mata wanita lain. Namun tidak di pandangan Violla. Violla semakin kesal dan jijik pada Keysha. Dia akhirnya semakin yakin kalau Quresha ternyata pria. Dugaan dia sebelumnya salah besar.
" Dasar pria berengsek.. Kurang ajar. Tidak tau diri. Aku tidak akan melepaskan mu kalau kita bertemu di luar sana. "
Emosi Violla sangat tinggi malam itu, sedangkan Keysha sudah bersama dengan Vince dan melajukan mobilnya untuk kembali pulang.
" Apa kau berhasil? "
" Tentu.. Aku tidak akan membiarkan orang disana tau aku sebenarnya wanita. Aku tidak mau berurusan dengan mereka di lyar dari balapan tersebut. "
Vince mengangguk paham dengan ucapan Keysha. Dia juga tidak mau bila ada yang mengetahui identitas asli mereka saat ini. Karena akan sangat merepotkan untuk menangani semua masalah itu nantinya.
" Key, walau kita sudah keluar dari area balapan itu, kenapa aku tetap merasakan rasa tidak nyaman dan ada ketakutan ya.. "
Keysha sebenarnya juga merasakan hal yang sama. Dia juga terus merasakan bulu tubuhnya merinding saat ini. Namun dia tidak menjawab apa yang di katakan oleh Vince. Saat mereka berdua sampai di tempat Alex, semua rasa takut mereka langsung terjawab saat mereka melihat ada seorang pria yang berdiri di depan teras rumah Alex saat ini.
__ADS_1
" Tamat sudah riwayat aku saat ini. "
Kata hati mereka berdua sama. Mereka benar benar merasakan lemas di seluruh badannya saat tau siapa pria tersebut.