
" Halo kak, maaf aku pulangnya sebentar lagi ya.. sekarang aku sedang berada di rumah teman aku, dia sedang dalam masalah karena orang tuanya mau menyita mobilnya, aku di suruh menemani dia untuk bicara dengan mereka. "
" Kamu belum sehat loh Key,"
" Aku kasihan kak sama dia. Gini deh, nanti sejam lagi aku pulang gimana? "
" Makan malam di rumah ya. "
" Hemm, maksi kak.. "
Cara bicara yang manis dan terdengar manja saat Keysha menghubungi seseorang membuat Vince menatapnya dengan pandangan yang sulit di artikan.
" Wanita yang tadi dengan mudah menggunakan senjata api, dan tidak takut dalam pertarungan. Berbicara dengan cara manis dan manja begitu pada seseorang. Luar biasa. Aku yakin, orang itu pasti tertipu dengan sifat Keysha yang sangat berbeda di luar sana. "
Vince dan Keysha belum turun dari mobilnya karena permintaan Keysha yang harus menghubungi seseorang dulu sebelum keluar dari sana.
Begitu selesai, Keysha menatap Vince yang dari tadi sudah sibuk dengan pemikirannya sendiri. Vince masih terlihat syok karena melihat sisi Keysha yang berbeda hari ini. Namun itu tidak masalah untuk Keysha. Karena menurut Keysha, setiap orang bebas berpendapat apa pun tentang dirinya. Dia tidak akan peduli.
" Apa yang kau pikirkan? Katanya mau masuk kedalam rumah mu. "
" Kau benar benar berbeda dari orang lain Key, Kau banyak mempunyai kejutan yang bisa membuat orang tak percaya. Wajah mu sangat manis tapi keperibadian mu sangatlah berbeda dari itu semua. "
" Jadi turun Vince? Karena aku tidak bisa membuang waktu terlalu banyak. Aku harus segera pulang dan makan malam di rumah. "
Keysha yang tidak mau membalas pembicaraannya itu membuat Vince akhirnya mengalah. Mereka segera keluar dari dalam mobil dan berjalan masuk kedalam mansion mewah keluarga Williams.
Keysha, walau dia pertama kali masuk kedalam mansion mewahmewah itu, dia sama sekali tidak menunjukan kekaguman berlebih atau bahkan kaget karena lah itu. Vince beberap kali sampai heran dengan semua prilaku Keysha ini.
" Ayo masuk Key, kamu bisa duduk dulu di sini. "
__ADS_1
Begitu sampai di ruang tamu, Keysha di persilakan duduk oleh Vince. Sedangkan dia, berjalan masuk kedalam rumah dan tak lama dari itu dia keluar bersama wanita tua yang dulu pernah dirinya selamatkan.
" Aaaahhh astaga.. Kamu membawa tamu special ke rumah Vince. Halo sayang, kita bertemu lagi. Bagaimana kabar kamu nak? "
" Selamat sore Aunty, saya baik. "
" Kamu ternyata teman Vince ya.. tau begitu aunty tidak akan susah susah mencari kamu waktu ini. Apa kalian pacaran? "
Keysha tersenyum canggung menanggapi pertanyaan Nyonya Ana. Sedangkan Vince dia sudah menggelengkan kepalanya karena mendengar pertanyaan ibunya. Sambutan hangat dari ibunya untuk Keysha sudah tidak di ragukan lagi oleh Vince. Karena ibunya sendiri yang sering kali meminta dia membawa Keysha datang ke rumahnya untuk bermain.
" Kami tidak pacaran mom. Dia hanya teman aku."
*Brak*
" Vince! "
Baru saja mereka akan mengobrol sudah terdengar pintu yang tiba tiba di buka paksa oleh seseorang. Orang itu adalah David. Dia terlihat sangat buru buru masuk kedalam rumahnya dan mencari keberadaan Vince.
" Kau tidak apa apa? Anak buah ku bilang kau tadi di serang. Kenapa kau bodoh dengan melawan balik mereka? Kenapa kau tidak menghindar saja. Bahaya kau melawan mereka sendirian. Namun kenapa kau bisa menembaki mereka dengan mudah sedangkan kau mengemudikan mobil? "
Pertanyaan Dav yang buru buru begitu, dan belum menyadari kalau di ruang tamu tersebut ada Keysha, membuat Keysha mengerutkan dahinya karena baru pertama kali melihat seorang David sangat mengkawatirkan adiknya.
" Tenang Dav, apa kau tau siapa mereka? "
" Jawab dulu bodoh. "
Vince memberikan kode pada David agar melihat kearah belakangnya. Barulah David menengok dan melihat Keysha ada disana. Namun itu masih membuat David ragu. Apa mungkin Keysha bisa melakukan hal itu. Kalau bertarung, dia yakin bisa, tapi menggunakan senjata apai? David meragukan hal itu.
" Keysha. "
__ADS_1
" Selamat sore tuan Williams. Sepertinya ini waktu untuk keluarga, saya ijin undur diri kalau begitu. "
" Jangan sayang. Nanti biar Dav saja yang mengantar kamu pulang setelah makan malam ya. "
" Maaf aku tidak bisa aunty, aku sudah janji dengan orang rumah, kalau aku akan makan malam di rumah. "
David berjalan mendekati Keysha dan duduk di dekatnya. Dia menatap lekat wanita yang dari dulu selalu membuat dirinya penasaran dan wanita yang selalu membuat dirinya terkejut itu.
" Kamu membatu Vince tadi? "
" Bukan tuan, mungkin orang lain. Saya bahkan ketakutan tadi saat di bawa mengebut oleh adik anda. "
Akting Keysha yang terlihat seperti wanita polos dan ketakutan itu membuat Vince ingin menjatuhkan rahangnya. Dia tidak percaya Keysha mengatakan kalau dirinya takut saat penyerangan tadi. Padahal Keysha sendiri yang dengan santainya menembaki mereka dan mangarahkan Vince untuk mengemudikan mobilnya.
" Kau.. sungguh luar biasa Key. "
Ucap Vince dalam hatinya karena tidak berani mengungkapkan apa yang terjadi sebenarnya. Karena dia tau, bila Keysha sudah menutupi hal itu dari orang sekitanya, berarti dia juga tidak boleh buka mulut saat ini.
" Apa tuan tau siapa pelaku yang mengejar kami tadi? Saya tidak menyangka kalau nyawa saya jadi taruhan oleh pembalap liar itu tadi. Dia mengendarai mobilnya begitu cepat hingga jantung saya berpindah tempat rasanya. "
David masih agak ragu untuk perkataan Keysha ini. Namun melihat dari raut wajah Keysha dan sikap serta cara bicaranya, Keysha sangat meyakinkan David. Sedangkan Vince dia molotot pada Keysha karena dirinya di bilang pembalap liar di saat mereka sedang bersama ibunya.
" Vince.. kau membawa mobil kebut kebutan bersama Keysha tadi? Kau benar benar ya.. mommy akan sita semua mobil mu itu. Kau tidak boleh membawanya lagi. "
Vince semakin tidak bisa melakukan apapun saat ini. Bila dia membela diri, Keysha akan marah padanya. Namun bila dia diam, ini bukan kesalahan dirinya karena tadi mereka di kejar oleh penjahat.
" Mom, untung dia bawa mobil cepat tadi. Karena bila tidak, mereka pasti sudah terluka parah. Jadi jangan sita mobil Vince. Dia melakukan itu dengan keadaan terpaksa. "
David membela adiknya karena dia tau Keysha ingin dirinya melakukan hal itu. David sekarang tau kalau memang Keysha lah yang tadi sudah melawan mereka semua dengan menembakinya. Karena dia mendapatkan kode dari Keysha untuk membela Vince saat ini.
__ADS_1
" Kamu tidak terluka kan sayang? Siapa orang itu Dav? Mom tidak mau tau kau harus membalaskan semuanya dengan cepat. Seenaknya saja dia ingin melukai Keysha begitu. Apalagi dia sampai ketakutan begini karena di ajak kebut kebutan oleh adik mu itu. "
Vince menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena dia tetap di salahkan oleh ibunya dan sekarang perhatian ibunya hanya tertuju pada Keysha seorang.