Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Membayar Rasa Sakit


__ADS_3

" Kau tidak punya hati Julian.. Kau sangat kejam. Lebih baik kau langsung menghabisi kami, bila itu tujuan mu. Kenapa kau hanya menyiksa kami saja? "


Burhan terus saja berteriak begitu. Walau dirinya sekarang tidak ada melihat keberadaan Julian disana, tapi dia terus mengatakan hal tersebut.


Itu semua di sebebkan, anak buah Julian terus melakukan penyiksaan pada mereka. Semua itu di lakukan mereka karena perintah langsung dari Julian.


Sedangkan Julian, dia baru saja sampai di Tiongkok setelah dia menemui Keysha. Dia tidak langsung menemui Burhan dan keluarganya, melainkan dia datang ke perusahaan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sudah tertunda. Tidak ada waktu bagi Julian untuk beristirahat sekarang. Dia ingin segera menyelesaikan semua masalahnya secepat mungkin.


" Besok, aku akan menemui kalian untuk menagih bayaran atas semua rasa sakit yang aku rasakan selama ini. Jadi sabarlah menunggu disana. "


Julian hanya bergumam begitu sambil melihat laporan dari anak buahnya yang sedang menjaga Burhan dan kelurganya disana.


" Siksa terus mereka dan buat mereka semakin menderita sebelum besok aku datang menemui mereka disana. "


Setelah melihat semua laporan itu Julian menghubungi kembali anak buahnya untuk menyampaikan perintahnya agar di lakukan oleh mereka semua.


Di tempat Keysha, setelah dia menyelesaikan masalah dirinya dengan David dan juga Violla, Keysha akhirnya pergi ke tempat Alex untuk menyerahkan beberapa pekerjaan pada Alex. Dia benar benar mempersiapkan diri untuk segera pergi dari negara itu menuju negara yang terkenal dengan sebutan negeri gingseng tersebut.


Begitu Keysha sampai di markas Alex, dia segera masuk dan menemui Alex. Seluruh anak buah Alex begitu melihat Keysha semua menundukan kepala mereka. Mereka semakin menghormati Keysha setelah kejadian beberapa hari yang lalu.


" Nona ingin menemui bos Alex? Bos ada di ruangannya sekarang. "


" Hemm.. Bersikaplah seperti biasa pada aku. Aku tidak suka cara kalian yang seperti ini. "


Keysha berlalu setelah mengatakan sepenggal kalimat tersebut. Yang mana hal itu membuat anak buah Alex menghembuskan napas lelah.


" Bagaimana kami bisa bersikap seperti biasa lagi, kalau kami sekarang tau betapa menyeramkannya nona bila marah. Bahkan bos sampai takut menghadapi nona. "

__ADS_1


Mereka hanya berani mengutarakan protesnya di belakang Keysha. Memang Keysha tidak menginginkan perlakuan spesi, namun tetap saja mereka tidak bisa mengabaikan hal itu lagi sekarang.


" Lex.. aku ingin bicara. "


Begitu sampai Keysha langsung bicara pada intinya dengan Alex. Dia ingin mempersingkat waktunya saat ini.


" Kamu datang datang langsung mengatakan hal itu. Apa kamu tidak bisa basa basi dulu dengan aku Key? "


" Lex, ini data data penyelidikan yang harus kamu lakukan. Mereka mengirimkan semua kasus ini pada email aku. Aku sudah pilih mana yang aman untuk kau tangani. Selebihnya aku tidak terima. Aku rasa semua kasus ini kau bisa selesaikan dalam waktu satu tahun. Jadi saat aku pergi kau tidak akan kekurangan kerjaan. "


Keysha tetap tidak memperdulikan protes dari Alex. Karena waktu yang dia punya cukup singkat hari ini.


" Kapan kamu pergi?"


" Besok. Aku akan melihat rumah sakitnya dulu, setelah itu menemui profesornya. Setelah semua bisa berjalan seperti yang aku rencanakan, baru aku akan menemui kak Julian. "


Alex tau rencana Keysha ini tidak akan pernah bisa dia hentikan. Memang sengaja Keysha ingin secepatnya pergi dari negara itu untuk menghindari banyaknya masalah yang akan dia hadapi nanti.


" Siapa saja yang sudah kamu beritahu tentang keberangkatan kamu? "


" Baru kau. Aku memang bilang akan ke Korea, namun kapan dan dimana tempatnya aku tidak beritahu pada siapapun. Jadi nanti begitu aku berangkat, tolong bantu aku menghaous jejak keberangkatan aku. Aku tidak mau di ganggu setahum kedepan. "


Alex menganggukan kepalanya. Itu berarti, apapun yang terjadi dia tidak boleh menghubungi Keysha. Hanya Keysha yang bisa memantau mereka dari tempatnya nanti berada.


" Kau akan bilang hal ini pada Julian juga? "


" Tidak. Dia hanya akan bertemu dengan aku setahun lagi. Aku tidak mau bertemu orang orang lama yang ada di tempat ini saat disana. "

__ADS_1


Alex setuju dan memeriksa berkas berkas yang Keysha berikan. Bila prediksi Keysha semua kerjaan itu bisa dia selesaikan dalam waktu setahun, Alex meragukan hal tersebut. Sekarang pasukannya berkurang banyak dan harus mencari orang orang yang bisa di percaya lagi.


Jadi kemungkinan besar semua pekerjaan itu akan dia selesaikan lebih dari setahun. Namun dia tidak mengatakan hal itu oada Keysha.


" Lex, tolong awasi Violla dan David. Mereka sedang aku coba dekatkan. Entah berhasilbatau tidak, setidaknya obsesi dari David dan Violla akan teralihkan dengan cara itu. "


" Kau bermain main dengan perasaan sekarang Key. Jangan sampai kau melukai Violla cuma karena kau ingin menghindari David. Kau tau dia wanita yang rapuh. Bila sampai David melukai dia lagi, aku tidak tau apa yang akan terjadi nanti. "


" Percaya atau tidak, setiap pertengkaran mereka pasti akan semakin mendekatkan diri mereka masing masing. Aku merasa mereka sangat cocok. Namuntetao saja akh mau kau mengawasi mereka. Bila terjadi masalah pada hubungan mereka, kau bisa menghubungi aku. "


Alex mengiyakan dan Keysha akhirnya berlalu pergi begitu saja dari tempat Alex. Keysha sekarang hanya ingin menyelesaikan setiap masalah yang ada disana satu persatu. Agar kepergiannya tenang dan tidak ada yang mengganggu lagi.


Jadi Keysha sengaja mendatangi club malam tempat dimana Ana berkerja. Keysha datang dengan menggunakan samaran agar Ana tidak mengetahui dirinya saat di dalam sana.


Begitu masuk kedalam club itu, aroma minuman keras dan rokok langsung menyapa penciuman Keysha. Musik yang kencang membuat kepala Keysha pusing dan tidak nyaman.


" Bisa bisanya dia bertahan berada di tempat ini. Apa sebegitu bodohnya dia selama ini? Kenapa di berikan kesempatan berubah dia tidak mau dan memilih jalan begini untuk terus di lakukan. "


Keysha terus menyelusuri tempat itu dengan perlahan. Hingga sampailah dia di suatu sudut ruangan dekat dengan toilet. Sayup sayup Keysha mendengar tangisan dari dalam rungan itu dan suaranya sangat Keysha kenali.


" Mba Ana.. "


Keysha mendekatkan telinganya untuk mendengRkan lebih jelas lagi apa saja yang di bicarakan di dalam sana.


" Aku sudah bilang, kau jangan sampai hamil. Kenapa kau teledor ha? Kenapa kau sampai lupa meminum obatnya? Sekarang apa yang akan kau lakukan? Kau sudah tidak bisa berkerja di tempat ini lagi. Pergi kau sekarang juga. "


" Aku mohon, jangan usir aku. Aku tidak punya tempat tinggal dan aku tidak punya tujuan untuk ku datangi. Biarkan aku berkerja di tempat ini. Akan aku gugurkan anak ini. "

__ADS_1


* Deg*


Jantung Keysha terasa berhenti berdetak saat mendengar hal itu.


__ADS_2