Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Pura pura Tak Peduli


__ADS_3

Keysha semalaman sibuk dengan video video Vanesa dan Chales sampai ditidak tidur malam itu. Hal yang sama juga terjadi pada Julian. Dia tidak bisa tidur tapi bukan karena berkerja melainkan karena dia sibuk memikirkan cara untuk meminta maaf pada Keysha.


Pagi hari, Keysha keluar dari kamarnya dan mendapati Julian berada di ruang tamu. Tatapan mata mereka bertemu hanya saja, tatapan mata Keysha terlihat sangat dingin dan datar. Keysha tidak ada menunjukan senyum atau tatapan hangat seperti biasanya pada Julian. Dia lebih seperti orang yang mengabaikan Julian saat ini.


" Key, bisa kita bicara? "


" Silakan. "


" Key, aku mau minta maaf soal yang kemarin. Aku salah. Tidak seharusnya aku mengatakan hal itu. "


" Tidak masalah. Itu hal setiap orang. Jangan kawatir. Aku tidak apa. "


Keysha lalu pergi begitu saja meninggalkan Julian setelah mengatakan hal itu. Dia tidak ingin memperpanjang pembicaraannya dengan Julian, karena tidak mau merusak suasana hatinya seharian nanti.


" Dia mengabaikan aku. "


Julian mengikuti Keysha kemana pun Keysha pergi. Namun tidak ada pembicaraan apapun yang terjadi antara mereka. Julian takut memulai lagi bicara dengan Keysha karena dia mengakui kebodohannya yang langsung mengakhiri hubungan mereka tanpa berpikir dengan kepala dingin.


" Morning... "


" Pagi Dav. "


" Pagi Key"


" Pagi mba Ana. "


Mereka saling menyapa namun mereka sadar kalau hubungan Julian dan Keysha belum membaik. Karena Keysha terlihat sangat dingin pagi ini. Begitu mereka selesai sarapan bersama, David bersiap untuk pergi ke perusahaannya. Namun Keysha dia tidak ijinkan keluar dari rumah itu sebelum situasi aman.


" Key, kamu diamlah dulu di tempat ini. Bila keadaan sudah membaik, kamu boleh keluar dari tempat ini "

__ADS_1


" Aku harus pergi ke kampus untuk menyerahkan tugas dan mengindurkan diri sebagai asisten dosen. Aku rasa kesibukan aku saat ini, mengganggu konsentrasi aku menjadi asisten dosen. Jadi kamu tidak usah kawatir tentang keselamatan aku. Karena di kampus juga ada Vince. "


Pembicaraan Keysha dengan David terjadi di hadapan Julian dan Ana. Namun mereka tidak berani menimpali obrolan itu karena mereka bingung harus mengatakan apa. Ana masih mempunyai ketakutan pada pria asing dan sekarang David ada di sekitarnya. Walau ketakutan Ana tidak begitu terlihat lagi karena fi sekitarnya masih ada Julian dan Keysha. Namun rasa itu membuat dia sedikit canggung untuk berbicara.


Sedangkan Julian yang dari tadi tidak di perdulikan oleh Keysha, dia memilih diam dulu karena tau Keysha perlu waktu untuk lebih tenang saat ini.


" Aku akan menunggu waktu yang tepat untuk berbicara mengenai hubungan kita lagi Key. Aku akan berusaha untuk mengerti kamu kedepannya."


Julian berkata dalam hatinya dan melihat Keysha pergi tanpa berpamitan pada dirinya dan juga Ana. Keysha langsung pergi begitu saja seolah dia tidak peduli dengan adanya Ana dan juga dirinya di rumah itu.


" Kamu ada masalah dengan Keysha? Kenapa dia berbeda sekali pagi ini? "


" Bukan urusan mu. "


" Julian, kita tinggal di tempat yang sama bertiga. Aku tau kamu belum bisa mempercayai aku setelah kejadian tempo lalu. Namun, bila kamu dan Keysha mengalami masalah dan sampai diam diaman begini, aku rasa ini tidak baik. Masalah kamu harus segera kamu selesaikan. "


" Aku tidak bisa. "


" Aku mengatakan kata pisah pada Keysha kemarin. "


Mata Ana langsung melotot pada Julian. Dia tidak menyangka kalau Julian akan mengatakan hal seperti itu pada Keysha. Karena dari yang Ana selama ini perhatikan dari Keysha, dia sangat kerisis kepercayaan. Jadi bila dia di kecewakan, Keysha akan menutuo semua akses untuk orang itu mendekati dirinya kembali.


" Kau gila. Kau benar benar gila Julian. Kau melakukan kesalahan yang sangat fatal dengan cara seperti ini. Kau benar benar gila. "


Reaksi Ana yang seperti ini membuat Julian semakin takut kalau dirinya tidak akan di maafkan oleh Keysha nantinya.


" Aku ingin minta maaf pada dia Na. Aku takut dia menjauh dari aku. Aku bodoh karena terbawa emosi jadi mengatakan hal itu pada dirinya."


" Kau memang bodoh Julian. Kau bodoh. Sekarang aku tidak tau lagi apa kau akan bisa menjalin hubungan kembali dengan Keysha atau tidak. Karena kau sudah melakukan kesalahan yang fatal seperti ini padanya. "

__ADS_1


Julian bingung dengan apa yang di katakan Ana. Dia pikir wajar saja untuk pasangan yang bertengkar. Namun reaksi Ana ini membuat dirinya sedikit bingung dengan apa yang terjadi.


" Kenapa kau seperti kebingungan begini? Kau tidak paham dengan apa yang aku katakan? Ayo duduk dulu. Akan aku jelaskan kenapa aku mengatakan kamu begitu bodoh. "


Akhirnya Julian dan Ana duduk di meja makan kembali. Julian ingin mendapatkan solusi agar dirinya bisa kembali bersama dengan Keysha.


" Julian, apa kau ingat bagaimana sebelumnya Keysha begitu takut menjalin hubungan dengan kamu? Alasan Keysha menolak menjalin hubungan dengan kamu apa kamu ingat itu? "


Julian memikirkan pertanyaan Ana dan dia ingat betapa susahnya dia dulu menyakinkan Keysha kalau dirinya tidak akan sama dengan pria lain yang menyakiti Keysha dan hanya memberikan harapan harapan palsu saja.


" Kau ingat semua itu bukan. Kau ingat apa yang menjadi penghalang Keysha dengan kamu berhubungan walau dia tau kalian saling mencintai? "


" Hemm aku ingat. "


" Apa menurut mu dengan kepercayaan yang serendah itu, dia akan bisa memaafkan kamu dengan mudah? "


Julian lagi lagi terdiam karena perkataan Ana. Dia sangat takut bila memang tidak bisa bersama dengan Keysha kembali.


" Jawab aku Julian. Kenapa kau sampai mengatakan kata pisah pada dirinya kemarin? "


" Aku merasa tidak layak untuknya dan aku rasa aku yang seharusnya melindungi dia bukan dia melindungi aku dan itupun bersama pria lain. "


Ana mengambil tissu di atas meja dan langsung melemparnya pada Julian.


" Kau.. apa ego mu terluka karena hal itu? Apa kau tau apa yang sedang terjadi saat ini? Apa kau sudah bicara baik baik dengan dirinya? Kenapa kau malah langsung mengambil tindakan seperti itu? Apa kau tidak ingat kemarin dia dengan lugas dan bangga memperkenalkan kamu sebagai kekasihnya di hadapan pria lain? Aku dia kenalkan sebagai saudara perempuannya juga. Saat itu seharusnya kau menyadari sesuatu. Kau harusnya paham kalau Keysha menghargai kau sebagai pasangannya dan aku sebagai orang dekatnya. Dia tidak mau pria kemarin merendahkan kita berdua. Namun kenapa kau dengan bodoh mengakhiri hubungan kalian? "


Julian menunduk. Sudah dua orang yang mengatakan kalau yang dia lakukan itu karena egonya terluka. Ini membuat dia semakin tidak percaya diri untuk meminta maaf pada Keysha.


" Apa yang di katakan Keysha saat kau meminta mengakhiri hubungan kalian? "

__ADS_1


Julian menatap Ana dan berkata * Baiklah * Ana hanya bisa menghela napas lelah menghadapi betapa bodohnya Julian bila berhubungan denga Keysha.


__ADS_2