
Violla yang sudah mengetahui siapa nama Quresha merasa sangat senang. Karena perjuangan dia selama seminggu penuh akhirnya membuahkan hasil. Walaupun data tentang Keysha tidak banyak dia dapatkan, tapi itu cukup untuk dirinya mengenal sosok Keysha.
" Hari ini aku ingin sekali menyapa kamu Key. Apa kamu akan bisa menyambut aku dengan baik nantinya? Dengan semua sikap kamu yang aku perhatikan selama ini, aku yakin akan banyak kesulitan yang aku dapatkan saat menyapa kamu nantinya. "
Violla sudah duduk di dalam mobilnya sambil menunggu Keysha keluar dari kampusnya. Dia melakukan hal itu setiap hari karena dia sangat ingin bertemu dengan Keysha.
Keysha yang berada di dalam kelasnya sedang merenung menatap keluar jendela. Hal itu membuat Vince bertanya tanya tentang apa sebenarnya yang di pikirkan oleh Keysha saat ini.
" Key, apa yang kamu pikirkan? Apa Julian belum memberikan kamu kabar? "
" Hemm.. sepertinya dia sibuk. "
" Bila kamu merindukan dia, kenapa kamu tidak telpon saja? "
Keysha tidak menjawab karena dia memang malas untuk melanjutkan pembicaraan mereka tersebut. Banyak hal yang sebenarnya sedang Keysha pikirkan dan salah satunya adalah Julian. Namun yang paling mengganggu Keysha akhir akhir ini adalah kehadiran seseorang yang selalu mengikuti dirinya secara diam diam.
Keysha sengaja tidak memberitahu hal ini pada orang lain karena dia masih menyelidiki motif dari orang itu. Bahkan Keysha berpura pura tidak tau dengan pengintaian terhadap dirinya.
" Apa kali ini dia datang lagi untuk mengikuti aku? Siapa Violla itu? Kenapa datanya sangat sulit aku dapatkan? Tapi tatapan mata itu sangat tidak asing untuk aku. Apa aku harus mengatakan hal ini pada David? Kalau aku bilang, itu artinya aku bergantung pada oranv lain lagi sekarang. Aku harus menyelesaikan masalah ini sendirian. Setelah itu aku akan pergi dari negara ini. "
Keysha melamun lagi dan hal itu sangat mengganggu Vince. Akhirnya Vince mengambil hp miliknya dan berncana menghubungi Julian agar Keysha bisa tenang.
" Kenapa tidak di angkat? "
" Kau menghubungi siapa? "
" Kekasih mu. "
Setelah Vince menjawab seperti itu, Keysha langsung merebut hp milik Vince dan mematikanya.
" Kau.. Kenapa kamu menghubungi dia? "
" Kau seperti ini karena merindukan dia bukan? Aku tidak suka melihat kamu seperti ini Key. Jadi aku harus menghubungi Julian agar kau tidak melamun terus. "
" Dasar gila. Aku melamun bukan karena Julian. Kau jangan sok tau. Aku akan pulang sekarang. "
__ADS_1
Vince yang melihat kemarahan di wajah Keysha hanya bisa menggaruk kepalanya saja. Dia tidak mengerti kenapa suasana hati Keysha selalu berubah ubah dengan cepat.
" Apa dia sedang datang bulan? Kenapa dia sangat sensitif sekarang? "
Vince akhirnya berjalan meninggalkan kelasnya dan akan langsung pulang. Dia tidak mengejar Keysha karena takut menambah buruk suasana hati Keysha lagi nantinya.
Sedangkan Keysha, dia sudah berjalan di koridor menuju parkir mobilnya. Dia terus memperhatikan keadaan sekitar dan berencana akan menegur orang yang sudah mengikuti dirinya selama beberapa hari ini.
" Aku tidak akan menunggu lebih lama lagi. Aku ingin tau apa tujuan wanita ini terus mengikuti aku. "
Keysha yang sudah melihat mobil Violla langsung berjalan mendekati mobil tersebut. Violla yang ada di dalam mobil merasa cemas dan gelisah begitu melihat Keysha datang menghampiri dirinya.
" Jadi selama ini dia tau aku mengikuti dia? Tapi kenapa dia selama ini diam saja dan membiarkan aku mengikutinya? "
Pikiran Violla yang sedang di penuhi dengan pertanyaan mengenai Keysha itu di kacaukan dengan ketukan di jendela mobilnya oleh Keysha.
* Tok.. tok.. tok.. *
Dengan ragu Violla menurunkan kaca mobilnya dan menatap Keysha yang saat ini melihat dirinya.
" Bisa kita bicara? "
Keysha melihat mata Violla dari dekat dan langsung mengingat akan siapa orang yanv pernah dia lihat sebelumnya yang memiliki mata yang sama.
" Ingin bicara dengan aku? "
" Seharusnya kau yang menghampiri aku lebih dulu dan mengajak aku bicara. Karena kau dari beberapa hari yang lalu terus mengikuti aku. "
Ucapan Keysha sudah menjawab berbagai pertanyaan di pikiran Violla sebelumnya. Jadi sekarang dia tidak bisa menghindar lagi dan memang harus menghadapi Keysha secara langsung.
" Masuklah.. Kita bicara di dalam mobil ku. "
" Kita bicara di cafe depan. Aku tunggu disana. "
Keysha langsung pergi meninggalkan Violla sendrian di dalam mobilnya dan berjalan menuju cafe dekat kampusnya tersebut.
__ADS_1
" Dia Tiger. Jadi Violla itu Tiger. Aku tidak menyangka rasa penasaran dia membawa dia datang menemui aku. Namun kenapa dia harus sampai sebegitunya penasaran akan siapa diri aku? Seharusnya dia hanya mencari tau aku sepintas saja. Kenapa sampai harus terus mengikuti aku? Dalam penyelidikan aku juga Violla bukanlah seorang penyuka sesama jenis. Tapi kenapa dia begitu tertarik pada aku? "
Dalam setiap langkahnya Keysha terus memikirkan mengenai tujuan Violla padanya. Hingga dia sampai di cafe tersebut dan mendudukan dirinya di salah satu meja disana.
" Kenapa kamu meninggalkan aku sendirian? Seharusnya kamu menunggu aku saat kamu mengajak aku bicara di tempat ini. "
Keysha menatap malas Violla yang sudah melayangkan protes pada dirinya begitu duduk di meja tempat dia saat ini tempati.
" Kenapa diam saja? "
" Apa mau mu? "
" Ha? "
" Kau mengikuti aku selama beberapa hari belakangan. Apa mau mu? "
" Quresha, kau Quresha bukan? Aku mengenali mu. "
Keysha mengangkat sebelah alisnya untuk menjawab pertanyaan Violla. Dia berpura pura tidak mengetahui apa yang di maksudkan oleh Violla. Padahal dia sangat tau apa yang sedang di katakan Violla saat ini.
" Jangan pura pura tidak tau. Tidak ada orang yang begitu dekat dengan keluarga Williams selain dirimu. Ice adalah Vince William jadi kau adalah Quresha "
" Apa kau belum tau nama aku? "
" Nama asli mu Keysha. Aku tau itu. Kamu pun tau dalam dunia balapan liar itu kita tidak ada menggunakan nama asli kita. "
" Aku tidak mengerti apa yang kau katakan? Aku bukan orang yang mengetahui semua hal yang kau katakan tadi. "
" Jangan menghindar lagi. Aku sudah tau siapa kau sebenarnya. Keysha atau Quresha itu adalah orang yang sama. "
Keysha merasa percuma untuk menghindar saat ini dari Violla. Karena dari yang dia tau, Violla bukan wanita sembarangan yang bisa dia tipu dengan mudah.
" Aku menemukan duplikat David dalam wujud perempuan saat ini. Apa bila mereka dekat, aku yakin mereka akan menjadi pasangan yang sempurna. "
Keysha menggerutu dalam hatinya dan Violla menatap Keysha dengan dalam. Violla tau kalau saat ini Keysha sedang mengutuk dirinya dalam hati. Namun melihat ekspresi wajah Keysha yang terlihat berusaha tenang itu, membuat Violla merasa terhibur dan semakin ingin memiliki Keysha saat ini.
__ADS_1
" Sangat manis.. "