
Keysha sampai di apartemennya dan saat beru masuk kedalam, dia mendengar ada suara yang menyambut kedatangan dia.
" Selamat datang di rumah.. "
Sambutan hangat dari Julian membuat Keysha kaget. Dia tidak menyangka kalau akan di sambut seperti itu oleh Julian. Karena selama ini saat dia masuk kedalan rumah itu, dia hanya akan mendapati kesunyian saja. Tapi hadirnya Julian membuat tempat tinggalnya terasa hidup dan hangat.
" Aku pulang.. "
Balasan dari Keysha itu hanya di lakukan spontan saja olehnya. Dia sangat senang karena perlakukan Julian ini. Rasa lelah setelah datang dari kampus terasa hilang saat sampai di rumah ada yang menyambut dirinya dengan hangat.
" Kamu sudah siap untuk pergi? "
" Aku siap. Tapi kamu sepertinya harus istirahat dulu. "
" Tidak... aku hanya akan ganti pakaian dan bersiap sebenatar. Agar kita tidak pulang terlalu malam nanti. "
Julian hanya menganggukan kepalanya dan membiarkan Keysha masuk kekamar untuk besiap siap. Sedangkan dirinya masih duduk di ruang tamu dan kembali melamun.
Julian bingung bagaimana cara dirinya membatu Keysha. Dia ingin tinggal lebih lama bersama keysha tapi tidak tau apa boleh atau tidak nanti. Karena bagaimana juga Keysha yang memiliki keputusan akhirnya. Julian hanya menumpang dan merepotkan Keysha saja selama ini.
" Kamu kenapa melamun? Ayo pergi aku sudah siap. "
Keysha keluar dengan penampilan yang berbeda dari yang biasa Julian lihat. Dia menggunakan hoodie yang kebesaran dan celana panjang. Penampilan Keysha terlihat sangat tomboy. Tapi bila di lihat wajah Keysha, itu terlaihat sangat manis berbanding terbalik dengan gaya berpakaiannya.
" Kamu memakai pakaian begitu? "
" Iya.. agar lebih simple aja.. Aku lelah dengan pakaian yang biasa aku pakai. Kenapa? apa aku tidak cocok dengan penampilan begini? "
Julian agak kaget mendengar perkataan Keysha. Dia terdengar sangat nyaman saat bicara dengan nya saat ini. Dan ini pertama kalinya bagi Julian mendengar hal itu. Biasanya selalu ada nada dingin dan cuek di setiap ucapan dari Keysha.
"Bukan begitu. Hanya melihat kamu beberapa hari ini hanya memakai pakain yang semi formal membuat aku gak kaget dengan penampilan kamu sekarang. "
__ADS_1
" Sudahlah.. ayo... "
Keysha mengajak Julian untuk turun menuju basement. Dan itu membuat Julian kebingungan. Kenapa mereka datang kemari sedangkan mereka harus mencari taksi di depan.
" Key.. "
" Kita akan pergi menggunakan mobil. "
" Kamu punya mobil? "
" Ini fasitilats yang aku dapat dari pekerjaan aku. Ayo masuk. "
Julian semakin tidak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini. Keysha yang tadi hanya menggunakan pakaian yang membuat dia terlihat seperti pria itu sekarang malah memakai masker agar penampilan dia semakin seperti pria.
" Jangan menatap aku begitu. Aku hanya tidak suka orang memperhatikan aku nanti saat aku berbelanja. Lagi pula aku sangat nyaman dengan penampilan ini. "
Julian langsung tersenyum tipis mendengar penjelasan dari Keysha. Julian berpikir kalau selama ini Keysha memang selalu akan berpenampilan seperti ini bila dia keluar sendirian di negara ini saat sore hari. Karena harus menjaga diri dari tindakan kriminal.
" Bertanyalah.. aku tidak pernah melarang kamu bertanya. "
" Pekerjaan apa yang kamu lakukan selama ini? Kenapa kamu sampai sesibuk itu? "
" Aku asisten dosen di kampus. Aku datang kemari dengan jalur beasiswa. Jadi tidak bisa bertahan hidup bila hanya berleha leha di negara ini. Jadi aku berkerja banyak hal. Salah satunya itu Asisten dosen. "
Julian menganggukan kepalanya. Dia ingin bertanya lagi pada Keysha tapi dia takut kalau suasana hati Keysha nanti berubah setelah dia bertanya ini.
" Kamu mau menanyakan apa lagi? Aku tau kamu ingin tau banyak hal tentang aku. Apa yang ingin kamu ketahui lagi? "
Julian tersenyum menanggapi kepekaan Keysha. Dia tidak menyangka walau Keysha diam dan terlihat tidak memperhatikan dirinya saat ini, Keysha sudah tau apa yang ada dalam pikirannya sekarang.
" Aku ingin tau apa kamu bisa membantu aku mencari pekerjaan? Aku tidak mungkin kembali kenegara itu lagi. Disini atau disana aku sama saja. Tidak mempunyai siapapun. Jadi aku ingin berusaha di tempat ini saja sekarang."
__ADS_1
" Kalau kamu tinggal di negara ini, apa kamu sudah tau akan tinggal dimana? "
Pertanyaan Keysha di artikan oleh Julian kalau dirinya tidak boleh lagi tinggal lebih lama bersama Keysha. Dan itu membuat dia berpikir untuk segera pegi dari Keysha secepatnya.
" Kamu tau aku menanyakan hal itu sebenarnya ada tujuannya. Aku hanya ingin memastikan kamu nanti baik baik saja. Bila ada tempat yang mau kamu tinggali, aku tidak akan melarang kamu pergi. Tapi bila belum ada tempat tinggal kamu bisa tinggal bersama aku di tempat aku.Lagipula kamu belum berani berinteraksi dengan orang lain kecuali aku. Jadi bila kamu setuju, kita bisa tinggal bersama."
Keysha sengaja mengatakan hal itu pada Julian. Karena dia sadar kalau dia juga butuh teman untuk bersama dirinya saat ini. Dan bila Julian pergi rumah itu akan kembali sepi seperti sebelumnya. Dan dia sangat tidak suka dengan hal itu.
Sedangkan Julian, dia sangat senang dengan tawaran Keysha. Dia akan berusaha agar tidak merepotkan Keysha lebih banyak lagi kedepannya.
" Apa itu tidak masalah? Maksud aku, kamu akan bertambah beban nantinya. "
" Aku tidak masalah. Untuk pekerjaan bila kamu mau, aku punya akun untuk pekerjaan online. Kamu bisa gunakan itu. Dan upload video video kamu disana. "
" Apa sungguh ini tidak masalah? "
" Aku sudah lama tidak mengambil pekerjaan itu. Tidak ada waktu untuk aku mengedit dan mempermanis tampilan. Karena itu punya aku mangrak. Bila mau pakai saja. Kamu kirim apa yang kamu inginkan disana. Buat itu berkembang dan kamu bisa menghasilkan nanti dari rumah. "
Julian sangat senang mendengarnya. Dia akan berusaha sangat keras untuk melakukan semua dengan baik. Sesampainya mereka di supermarket, Keysha sudah menggulung rambut dan memakai topi serta masker di wajah nya dia berjalan menyusuri tempat tersebut sambil beberapa kali mengambil barang yang mereka butuhkan untuk mengisi apartemen yang akan mereka tempati bersama.
" Kamu ada alergi makanan? "
" Tidak ada.. kenapa? "
" Aku ingin membeli beberapa stok makanan. Tapi aku tidak akan menyetok camilan. Kalau kamu mau camilan, silakan ambil sendiri. Aku tidak suka memakan makanan tidak sehat itu."
Julian mencibir Keysha yang mengatakan hal seperti itu. Karena dia tau Keysha tidak pandai dalam menjaga pola makanya. Jadi itu sama saja tidak baik untuk kesehatan.
" Kamu tidak makan camilan tapi kamu tidak bisa menjaga pola makan kamu. Itu sama tidak baik Key.. "
Keysha kesal dengan Julian jadi dia memukul sedikit lengan Julian saat ini. Dia sadar dia kurang memperhatikan pola makannya. Maka dari itu dia sering terserang magh.
__ADS_1