
Di Mansion William sedang sangat ramai saat ini dengan kedatangan teman teman arisan dari Nyonya Ana. Itu membuat rumah itu terlihat sangat sibuk dengan segala macam jamuan yang di siapkan di temapat itu.
Kedatangan teman teman arisan nyonya Ana selain untuk melakukan kegiatan rutin itu, mereka juga menggunakan kesempatan itu untuk ajang saling menjodohkan anak mereka masing masing.
" Jeng Ana, aku dengar kalau putra jeng Ana ini belum puny pasangan sampai sekarang ya? Bagaimana kalau kita coba kenalkan saja dengan putri saya Elisha jeng. Siapa tau mereka berjodoh nanti. "
Ini hal yang sudah sering terjadi. Walaupun sudah sangat sering juga nyonya Ana menolak mereka, mereka masih saja mencoba untuk mendekati dirinya untuk menawarkan perjodohan begitu.
" Maaf nih jeng Eni, anak saya sangat susah untuk di jodohkan begitu. Jadi saya tidak ingin melakukan apa yang menurut dirinya tidak baik. Saya tidak mau memaksakan keinginan saya pada dirinya. "
" Astaga jeng... Bila begitu, kapan jeng akan punya menantu dan bisa melanjutkan keturunan jeng? Seharusnya jeng bujuk putra jeng untuk mau menerima perjodohan ini. Ini juga untuk kebaikan keluarga kan? "
Nyonya Ana sudah malas bila membicarakan hal seperti ini. Dia juga kepingin mempunyai menantu dan mempunyai cucu. Tapi David memang tidak ada tertarik pada wanita manapun sampai sekarang.
David yang sudah lelah bersama Nara bermain di timezone pulang kerumah. Dia mendengar semua pembicaraan teman arisan mommy nya. Dia juga ingin menjalin hubungan dengan wanita tapi dia tidak pernah bisa menemukan yang membuat dirinya tertarik dan merasa ingin memiliki.
" Apa selain melakukan arisan, begini saja yang di lakukan kelompok mommy? Selalu ingin menjodohkan anak di saat jaman sudah maju. "
Semua teman arisan dari nyonya Ana wajah mereka langsung pias mendengar suara David. Mereka tau kalau David tidak akan segan segan menghancurkan bisnis siapapun yang berani melawannya.
Jadi tanpa komando, satu persatu teman arisan nyonya Ana pergi dari mansion tersebut untuk menyelamatkan diri. Tapi perkataan David selanjutnya membuat mereka semua diam merinding ketakutan.
" Aku sarankan urusi masalah kalian sendiri tanpa ada mengurusi urusan orang lain. Bila hidup kalian begitu tenang, aku bisa membantu memberikan pekerjaan untuk keluarga kalian nanti. "
Di balik perkataan David, itu tersimpan ancaman yang sangat besar. Mereka tidak akan berani lagi melakukan semua itu lain kali lagi. Apalagi kalau sampai menyinggung David kembali.
" Kamu terlalu keras son. "
__ADS_1
" Sorry mom, tapi aku tidak suka urusan pribadi aku di campuri oleh mereka. "
Nyonya Ana menganggukan kepala. Tapi saat dia ingin bicara lagi, David segera memotong dengan perkataannya.
" Aku tau, nanti bila bertemu orang yang benar aku inginkan, aku akan menjadikan dia milik aku. "
Nyonya Ana tidak bisa melakukan apapun lagi. dia hanya menganggukan kepalanya dan membiarkan David pergi menuju kamarnya. Sedangkan Nara, dia sudah duduk manis di sofa sambil menikmati camilan yang ada di meja.
" Kamu tadi bermain apa saja? apa menyenangkan bermain dengan uncel Dav? "
" Aku main semua yang ada di timezone oma. Bermain dengan uncel tidak menyenangkan. Uncel hanya sibuk dengan hpnya. Cuma tadi aku bertemu dengan aunty yang baik. Dia tadi menceramahi aku. Tapi aku suka dengan dirinya. "
" Kamu berkenalan dengannya? Apa aunty itu kenal uncel mu? "
Nara menatap nyonya Ana bingung. Kenapa orang asing bisa langsung mengenal uncelnya.
" Aaahhhh maksud oma, apa dia datang dan bermain dengan kalian? Apa uncel kamu yang mengundang aunty itu datang kesana? "
" Aunty itu, tadi aku lihat disana sedang bermain. Karena aku mau main di tempat yang di gunakan aunty itu, aku memintanya langsung. Tapi aku di tegur olehnya karena berkata tidak sopan. "
Nyonya Ana sampai heran mendengar perkataan cucunya itu. Dia heran kenapa bukannya marah, Nara malah terlihat bahagia saat menceritakan semua hal itu.
" Kenapa kamu tersenyum? apa yang di lakukan uncel kamu saat itu? siapa nama aunty itu? "
" Aku tidak tau, setelah dia menasehati aku agar lebih sopan, dia langsung pergi dari sana. Dan uncel terlihat bengong setelah melihat aunty itu. "
Nyonya Ana tersenyum dia ingin mencari tau siapa gadis yang sudah di lihat cucunya dan bisa membuat anak dan cucunya terpikat.
__ADS_1
" Aku akan mencari tau siapa dia sebenarnya. Aku mencari penolong aku saja belum. Sekarang ada pekerjaan baru lagi harus mencari wanita yang membuat David terpesona. "
" Ada apa oma?"
" Tidak.. kamu lanjutkan makan camilan itu setelahnya mandi. Oma ada urusan sebentar. "
Nyonya Ana segera menuju ruang kerja suaminya dan menggubungi beberapa orang untuk menyelidiki orang yang bertemu dengan David dan Nara tadi di timezone.
" Cari tau siapa gadis yang berbicara dengan Nara dan David tadi di timezone yang ada di mall. Saya mau laporannya secepatnya. "
Nyonya Ana tidak main main untuk mencarikan anaknya jodoh. Dia ingin menyelidiki dulu siapa gadis yang cocok untuk anaknya David nanti. Sedangkan Vince, dia sudah bisa mencari seseorang sendiri. Itu karena Vince adalah pemain wanita.
" Aku harap kali ini aku menemukan wanita yang bertemu dengan Nara tadi. Sudah cukup aku di buat penasaran dengan gadis yang menolong aku sebelumnya. Bila aku sampai bertemu dengan gadis itu, aku akan meminta dia untuk menjadi menantu aku. Baik itu David atau Vince. Aku akan menyetujui siapa saja yang dia inginkan. Aku sangat ingin memiliki menantu yang baik dan ramah seperti dirinya. "
Nyonya Ana yang sibuk menyelidiki Keysha, saat ini tidak tau kalau gadis yang dia cari yang di bilang lemah lembut, saat ini sedang latihan beladiri dengan sangat keras. Dia tidak main main dalam berlatih. Anak buah Alex benar benar kalah telak karena melawan Keysha.
Bahkan Julian tidak menyangka kalau Keysha bisa melakukan semua gerakan itu. Dia pikir Keysha baru belajar dasar dari beladiri tersebut. Karena selama ini Keysha tidak pernah bercerita kalau dirinya bisa bela diri.
" Baiklah.. aku rasa sudah cukup untuk saat ini.Terimakasi sudah mau berlatih dengan aku. Kalian lanjutkan saja berlatih lagi. "
Keysha melihat Julian yang bengong menatapnya menjadi bingung ada apa sebenarnya saat ini.
" Kakak kenapa? kenapa bengong begitu? "
" Kamu sangat jago beladiri Key"
" Itu hanya latihan ringan kak. "
__ADS_1
Keysha menjawab dengan santai hal itu. Tapi dia tidak sadar efek dari jawabannya membuat Julian menjadi lemas dan merasa sangat lemah.
" Dia dengan mudah bilang itu hal yang ringan. Lantas yang berat itu seperti apa? "