Pertemuan Karena Duka

Pertemuan Karena Duka
Kegilaan Kalian Sama


__ADS_3

Keysha dan David kembali ke mansion tempat mereka tinggal sementara. Badan Keysha dan David sangat kotor karena tadi mereka melompat kejurang untuk menyelamatkan diri.


" Dav, apa yang akan kamu katakan pada keluarga kamu mengenai Sasa? Bila Nara tau ibunya tiada karena kamu, apa yang akan kamu perbuat? "


Pertanyaan yang wajar untuk Keysha tanyakan kepada David. Karena bila sampai nanti Nara menanyakan dimana ibunya, David harus mempunyai jawaban untuk itu.


" Aku akan buat seolah Sasa mengalami kecelakaan. Suaminya tidak akan tau mengenai hal itu dan sudah pasti tidak akan menyelidiki hal ini lagi. Karena suaminya tidak mencintai Sasa lagi setelah mengetahui kalau Sasa punya selingkuhan. "


Keysha hanya mengangguk paham untuk hal itu. Dia hanya tidak mau nantinya terjadi masalah lebih berat lagi di keluarga Williams setelah kejadian ini.


Padahal mereka berdua saat ini belum tau kalau masalah besar sedang menunggu mereka di mansion yang mereka tuju.


Vince duduk bersama dengan Julian dan Ana di ruang tamu. Dia datang ke mansion tersebut karena merasa ada yang aneh dari sifat David akhir akhir ini. Jadi Vince menyuruh orang untuk memberitau kemana saja David pergi hingga akhirnya dia tau kalau, David ada di mansion keluarganya yang lain.


Bahkan begitu sampai, Vince kaget karena melihat ada wanita asing di sana hingga terjadi keributan sebelumnya karena hal itu. Namun begitu melihat wajah Julian, Vince langsung paham akan satu hal, Keysha ada di mansion itu juga.


Pembicaraan Vince dengan Julian dan Ana dapat dia simpulkan kalau Keysha dalam masalah dan David sebagai penolongnya. Namun, kenapa harus di rahasiakam dari dirinya? Itu yang Vince tidak terima saat ini.


" Apa mereka belum datang? "


" Belum tuan? "


Vince yang tidak sabar menunggu kedatangan Keysha dan juga David membuat Ana dan Julian juga merasakan hal yang sama. Bukan hanya tidak sabar, tapi mereka cemas Keysha kenapa kenapa karena pergi malam malam berdua dengan seorang pria.


" Kalian tidak ada di beritahu kemana mereka pergi? "

__ADS_1


" Kalau kami tau, apa akan kami biarkan Keysha pergi malam malam? "


" Anak itu pasti di hasut oleh David untuk pergi malam malam begini. Lihat saja nanti akan aku marahi mereka saat datang. "


Perkataan Vince membuat Julian dan Ana menaikan sebelah alis mereka karena merasa janggal dengan apa yang di katakan oleh Vince. Vince seolah menganggap Keysha dengan mudah di hasut dan di perintah orang lain selama ini. Padahal yang biasanya Julian dan Ana tau, Keyshalah yang akan menghasut dan memerintahkan orang di sekitarnya.


" Apa itu tidak salah? Seharusnya kamu bilang kalau David di hasut oleh Keysha dan kamu marahi Keysha nanti saat dia datang. Bukan David. "


Ana langsung mengatakan pendapatnya saat itu. Namun Vince tidak memperdulikannya dan berpura pura tidak mendengar apa yang di katakan oleh Ana.


" Kau takut memarahi Keysha bukan? Makanya kau ingin memarahi kakak mu."


Tebakan Julian tepat sasaran dan Vince langsung salah tingkah walau dirinya berusaha untuk tetap santai menunggu Keysha. Julian dan Ana hanya bisa menggelengkan kepala mereka melihat tingkah laku Vince tersebut. Karena menurut Julian, teman Keysha yang ini sangat lucu. Pantas saja Keysha mau berteman dengan pria tersebut.


Saat Julian berkata dalam hatinya seperti itu, terdengar suara mobil masuk kehalaman mansion tersebut. Benar saja yang datang adalah Keysha dan David.


" Dav, sepertinya kau kedatangan tamu. Aku tidak mau mendengar omelannya malam ini. Ini hampir pagi dan aku tidak mau menunda istirahat aku dengan kecerewetannya. Aku akan masuk kamar aku dengan cara memanjat. Kau hadapi adik mu sendirian. "


" Key, jangan begitulah. Dia tidak akan berani pada kamu. Kamu ikut aku saja agar kami tidak bertengkar nanti. Aku dan Vince selalu menyelesaikan masalah dengan baku hantam maslahnya. "


" Huuufft. "


Keysha yang hampir saja memanjat pilar mansion itu mengurungkan niatnya begitu mendengar perkataan David. Dia tidak mau ada keributan lagi malam menjelang pagi ini. Jadi Keysha ikut masuk dari pintu utama. Namun yang dia tidak tau, Julian dan Ana juga ikut menunggu dirinya didalam sana.


" Mati aku. "

__ADS_1


Julian dan Ana menatap tajam kearah Keysha saat melihat Keysha masuk dari pintu dengan penampipab acak acakan dan pakaian yang sangat kotor. Begitu juga Vince dia tidak peduli lagi yang akan dia marahi siapa. Dia hanya ingin melampiaskan kekesalannya saja.


" Aduuuhhh duuuhhh duuuhh.. Mba Ana.. aduuuhh sakit. "


" Kau pantas mendapatkannya Key.. Lanjutkan saja jewer dia sampai kapok. Aku akan hadapi pria tua di sebelahnya itu. "


Vince yang ingin mendekati David, langsung berhenti begitu melihat ada bekas darah di pakaian David. Dia seketika menatap kearah Keysha dengan panik.


" Key.. Key.. kau kenapa? Apa kau ada terluka? David, pakaiannya terisi darah. Apa kau terluka? Kau habis darimana dengan pria itu? Dia tidak membawa kamu ketempat yang berbahaya bukan? "


Pertanyaan berubtun dari Vince dan dengan nada panik dan suara yang keras itu membuat Ana dan Julian langsung memeriksa bada Keysha juga. Mereka sangat takut kalau Keysha kenapa kenapa. Apalagi Julian. Dia tidak mau Keysha sampai tergores sedikit saja karena kecerobohan begini.


Keysha melihat situasi yang mulai kacau, langsung berakting menangis dan memeluk Julian. Dia tidak mau menceritakan apapun saat ini dan lebih baik menghidar terus beristirahat.


" Sakit kak.. telinga aku sakit di jewer mba Ana. Aku tadi hanya belajar naik motor dengan David makanya pakaian aku kotor. Maaf.. jangan marah lagi.. "


Julian tau kalau Keysha berbohong dan sedang bersandiwara akhirnya mengajak Keysha masuk kedalam kamarnya dengan memanfaatkan situasi. Begitu sampai di dalam kamar, Julian mendudukan Keysha di sofa dalam kamar itu dan memegang bahunya dengan erat.


" Key, kamu sangat tau kalau aku tidak mungkin bisa kamu bohongi. Apa yang sebenarnya terjadi? Darah siapa yang ada di pakaian David? lantas kalian pergi kemana malam malam begini? Ini sudah mau pagi dan kamu batu datang dengan penampilan kacau seperti sekarang. Kalian bergua bernar benar gila datang kerumah ini dengan keadaan seperti ini. "


" Maaf kak.. baik aku akan cerita, tapi biar aku bersihkan badan dulu ya. Aku capek dan mengantuk saat ini. Namun aku janji akan bercerita pada kakak. "


Julian membiarkan Keysha pergi mandi dulu. Niat Julian juga membiarkan Keysha beristirahat sebentar. Namun teriakan Vince dari ruang tamu terdengar sampai di dalam kamar Keysha saat ini.


" Kalian berdua sama sama gila. Kegilaan kalian benar benar sudah tidak bisa di obati lagi. "

__ADS_1


__ADS_2