
Ohayo, para pembaca yang terhormat. Ada beberapa hal yang akan aku umumkan di sini.
Beberapa bulan ini aku udah sering bolos nulis karena berbagai alasan yang sebenarnya nggak mengganggu waktu menulisku, cuma seringkali rasa malas lebih besar. Dan aku mau minta maaf kepada pembaca yang udah nemenin aku dari awal, pembaca yang baca cerita sampai akhir, dan pembaca baru yang nemu cerita ini. Aku mau jujur bahwa aku sendiri lupa jalan cerita sampai endingnya, jadi bingung dan stuck terus waktu mau lanjutin. Oleh karena itu, aku memutuskan untuk menabung bab dulu dan membuat draf panjang sendiri sampai ending.
__ADS_1
Ketika baca komen-komen baru dan lama, aku sadar aku terlalu sering phpðŸ˜. Sorry about that😅. Dan ada banyak hal yang aku hubung-hubungin padahal jaringan karakter yang sebelumnya udah terlalu banyak dan terbengkalai gitu aja tanpa tindak lanjut. Contohnya, temen karate Railene, Temen dokter Diza terutama susan, temen sekolahnya dan karakter dari masa lalu Railene. Mereka semua hilang dan tanpa tindak lanjut. Dan jujur aku baru sadar itu. Ngeri soalnya sadarnya telat dan bab yang kutulis udah ratusan. Pokoknya, aku memutuskan untuk fokus pada karakter magic fantasi yang aku rumuskan di awal untuk jadi petualangan lanjutan Railene. Yaitu Inchara, Ben, Alan, Kaho dan someone misterius, dsb.
Karakter-karakter yang pernah muncul di bab awal dan hilang di bab-bab akhir kemungkinan nggak akan muncul lagi kecuali yang berhubungan sama petualangan magic fantasi Railene. Diza masih akan muncul karena dia bagian dari misi Railene.
__ADS_1
Udah sih keknya. Intinya saya mau semedi dulu untuk merenungi segala salah dan dosa demi selesainya cerita ini.
Semua poin di atas cuma alasan aja sih, tapi itu juga menjelaskan kenapa aku lama banget update-nya.
__ADS_1
Note: Btw, makasih yang udah mau baca cuap-cuap ini.
Have a nice day!😊