SANG PENGACARA

SANG PENGACARA
MENCARI TAHU 2


__ADS_3

Adrian menatap tajam Rendy, dia merasa geram karena orang suruhannya gagal menghentikan Jeny untuk bertemu dengan Andika.


"Bodoh."


"Dasar tidak berguna." Umpat Adrian


"Ketempat Andika." Perintah Adrian yang di balas anggukan oleh Rendy.


Rendy langsung mempercepat laju mobil, dia tak ingin melihat tuannya lebih marah lagi, hal yang paling ingin Rendy hindari yaitu kemarahan Adrian.


- - -


Dikantor Andika


Lisa sedang berdiri menunduk di depan Andika, Andika masih duduk dan serius membaca berkas-berkas yang ada di depannya, Jeny baru saja menerobos masuk ke dalam ruangan Andika, suatu hal yang sangat terlarang bagi siapapun, Jeny adalah orang yang akan di salahkan jika hal itu terjadi.


"Selamatkan aku dari amukan tuan Andika Tuhan." Doa Lisa dalam hatinya.


"Andika." Jeny sudah berulang kali memanggil Andika, tapi Andika hanya diam tak bergeming seakan tidak ada siapapun di hadapannya, Lisa memegang lengan Jeny dia menatap Jeny dengan tatapan memohon sambil menggelengkan kepalanya, seakan berkata.


"Diamlah nona, saya yang akan menanggung akibatnya."


Jeny mengangguk seakan mengerti arti tatapan Lisa, dia kemudian meminta maaf tanpa mengeluarkan suara, Jeny menyadari posisinya saat ini, dia bukanlah Jeny yang sangat dicintai oleh Andika.


"Keluarlah Lisa." Bola mata Lisa langsung berbinar, dia bisa bernafas lega mendengar ucapan Andika, artinya Lisa tidak akan mendapat hukuman apapun, Andika akan langsung menghukum kesalahan staf nya saat itu juga, dengan Andika menyuruh Lisa keluar artinya Lisa terbebas dari hukuman.

__ADS_1


"Permisi tuan." Lisa mengangguk hormat kemudian keluar dari ruangan Andika.


Andika berdiri dari kursinya dan berjalan kearah sofa


"Duduklah Lita."


Jeny mengikuti Andika menuju sofa.


"Aku datang sebagai Jeny."


"Oh ya?" Andika menatap Jeny "Aku rasa kamu datang untuk mendapatkan informasi sebagai Lita." Jeny langsung terbelalak mendengar ucapan Andika


"Dia pasti sudah tahu maksud kedatangan ku."


"Apa yang kamu lakukan pada perusahaan ayah." Andika mengangkat alisnya menunggu ucapan Jeny selanjutnya.


"Ayah membatalkan perjodohan ku dengan Teddy." Andika tersenyum


"Bukankah kamu seharusnya senang?" Jeny menggeleng.


"Ayah menjodohkan ku dengan Chandra."


"Apa!" Andika berteriak sangat keras bahkan membuat Jeny langsung menutup telinganya.


"Tidak mungkin kamu tidak tahu Andika."

__ADS_1


Andika diam, dia tidak tahu harus menjawab apa, Andika memang tidak tahu perihal perjodohan Jeny dan Chandra, Adrian hanya menjelaskan perihal rencananya membatalkan perjodohan Jeny dan Teddy untuk membuat Presdir Wibowo marah dan menarik sahamnya.


"Brengsek kau Adrian." Umpat Andika yang membuat Jeny menatap tajam


"Ada hubungan apa Adrian dengan semua ini."


"Andika."


"Aku tidak tahu tentang perjodohan mu dengan Chandra."


"Lalu apa yang kamu tahu?" Andika diam, dia bimbang untuk memberitahu Jeny tentang rencana penghancuran Mahesa group bersama dengan Aras group, bagaimapun Jeny ada putri dari Presdir Ferry, dia pasti akan melakukan sesuatu jika tahu ayahnya akan dihancurkan begitu pikir Andika.


"Ceritakan apa yang kamu tahu Andika, bukankah kamu sudah berjanji akan memperjuangkan cintamu." Bujuk Jeny karena melihat wajah Andika yang sedang bimbang.


"Katakan saja Andika, saat ini aku adalah Jeny, wanita yang mencinta mu."


"Apa benar kamu Jeny?" Jeny mengangguk sambil tersenyum, bagaimana cinta bisa membuat seorang Andika menjadi seorang yang sangat bodoh.


"Aku Jeny mu." Jeny memegang tangan Andika untuk meyakinkan Andika.


"Dengarkan baik-baik karena." Jeny memotong ucapan Andika.


"Aku tidak akan mengulang ucapan ku." Andika tersenyum mendengar ucapan Jeny, pintu ruangan Andika terbuka dengan keras yang membuat Jeny dan Andika menoleh bersama, disana terlihat Adrian yang sudah berdiri dengan Rendy yang sedang memegang Lisa di belakangnya.


"Dia membohongi mu." Ucap Adrian keras sambil berjalan kearah Andika dan Jeny yang sedang berpegangan tangan, Adrian menatap sinis Jeny kemudian dia duduk di sofa seberapa Andika.

__ADS_1


__ADS_2