SUAMI KE-13

SUAMI KE-13
SK-13 144.


__ADS_3

Karena Yamuna banyak pekerjaan di kantor, Cadman juga pergi ke luar kota untuk survei lapangan membuka cabang makanan kucing miliknya kini sedang laris manis. Yoan juga sedang sibuk dengan bisnisnya. Yamuna memutuskan untuk membawa Joryan ke perusahaan.


Karena ketampatanan Joryan sudah terlihat jelas sejak dini. Joryan menjadi idola di kalangan karyawan Yamuna.


Yamuna sedang sibuk dengan Dokumen miknya, sedangkan Joryan di tinggal di ayunan listrik. Atas izin Yamuna, para karyawan terus keluar masuk melihat Joryan ke dalam, dan Yamuna sebagai atasan yang baik, ia tidak melarang setiap karyawannya masuk. Melainkan Yamuna merasa bersyukur karena anaknya di jaga, dan ada temannya. Tapi dengan satu syarat. Pipi Joryan tidak boleh di sentuh. Jika di sentuh, maka karyawan tersebut akan kena sp 2.


Di sela-sela kesibukan Yamuna, terdengar suara berisik Yasmin memasuki koridor menuju ruangan kerja milik Ben, dan Yamuna. Lalu suara langkah sepatu dan berisik Yasmin terhenti di depan ruangan milik Ben. Yamuna melirik, benar saja Yasmin datang dengan memakai dorongan bayi, di tangan kirinya terlihat beberapa bungkus plastik berisi sebuah kotak makanan, dan minuman sehat.


Kedatangan Yasmin pun mengundang perhatian. Karena dinding ruangan Yamuna terbuat dari kaca, separuh di tempel stiker. Membuat Staf karyawan, termasuk Yamuna bisa melihat kedatangan Yasmin.


Suara Yasmin pun membuat semua staf karyawan Yamuna membahas Yasmin.


“ Tidak menyangka jika Ben, bisa menerima Yasmin. Dan nona muda juga terlihat sangat baik kepadanya. Padahal kalian tahu ‘kan betapa jahatnya dulu Yasmin kepada nona muda. Kalian ingat Vidio asusila itu ‘kan? ” jelas staf wanita rambut hitam tergerai, dengan ujung rambut berwarna biru tua. Mengenang kembali perbuatan Yasmin.


“ Tentu saja kami masih mengingatnya. Tidak tahu malu. Padahal itu vidio asusila miliknya dengan mantan suami pertama nona muda dulu. Sih Farran, yang katanya sudah masih ke dalam bui. Tapi, mereka berdua bisa membuat fitnah seperti itu dulu kepada nona muda. Nggak tahu malu itu mantan suaminya! ” sahut karyawan wanita dengan model rambut bob.


“ Iya, tapi itu sudah berlalu. Jadi tidak usah di bahas, dan mengungkit masa lalu orang lain. Walau dia pernah jahat, tapi kita lihat saja sekarang. Yasmin sudah berubah menjadi wanita, dan istri yang baik. Jadi lebih baik kita tidak usah membahas kenangan buruk orang lain. Nona muda saja sudah memaafkannya, kenapa kita tidak, ” sambung karyawan memakai kaca mata.


"Kamu benar, tapi kami kesal! " sambung 2 temannya. Pandangan mereka masih lurus ke Joryan masih tertidur pulas.


Yamuna duduk di kursi kerjanya hanya diam, mendengarkan perbincangan para karyawannya. Sesekali ia melirik ke ruang kerja Ben.


Memang benar dulu Yasmin sangat jahat, dan sudah berbuat buruk kepada Yamuna. Tapi, Yamuna tetap memaafkan perbuatan Yasmin. Karena manusia berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk bertaubat dan kembali ke jalan benar. Yamuna juga sudah melupakan semua kejahatan Yasmin kepadanya dulu. Dan mencoba menjalin hubungan baik.


Tidak ingin terus membiarkan para karyawan membicarakan Yasmin, dan kenangan perbuatan buruk Yasmin di masa lalu. Yamuna beranjak dari kursinya, berjalan mendekati ketiga staf karyawan, berdiri di samping ketiga karyawannya.


“ Terimakasih sudah mengunjungi, dan menemani Joryan bermain di sini, ” Yamuna melihat jam di pergelangan tangan kanannya, “ Karena aku masih ingin pergi ke studio pemotretan, dan kalian juga pastinya sedang banyak pekerjaan. Sebaiknya kita berpisah dan mengakhiri perjumpaan sampai di sini. Sampai jumpa di lain waktu, ” usir Yamuna memberikan alasan sopan.

__ADS_1


“ Aku baru ingat, kalau masih ada pekerjaan yang di suruh oleh Bams. Kalau gitu aku harus kembali bekerja sebelum di omeli oleh Bams, ” ucap karyawan memakai kaca mata sembari melirik ke jam tangan di sisi kirinya.


Ketiga staf karyawan Yamuna, membungkukkan sedikit tubuh mereka di hadapan Yamuna.


“ Terimakasih nona muda, atas izin untuk melihat Joryan, ” ketiga staf karyawan menegakkan kembali tubuh mereka, pandangan menatap lurus ke wajah Yamuna sedang menatap mereka dengan memberi senyum manis.


“ Kalau gitu semangat untuk kerjanya. Dan kurangi membicarakan orang lain, ” pesan Yamuna sebelum ketiga staf karyawan pergi meninggalkan ruangannya.


“ Baik, terimakasih atas sarannya nona muda. Kami pamit dulu,” pamit ketiga karyawan.


Ketiga staf karyawan tersebut pun berjalan pergi meninggalkan ruangan Yamuna. Tak lama staf karyawan pergi dari ruangan Yamuna. Yasmin mengetuk pintu ruangan Yamuna.


Tok tok!


“ Masuk saja, ” ucap Yamuna sembari mengangkat Joryan dari ayunan listrik, karena sudah waktunya minum asi sudah dipanaskan olehnya.


Yamuna berjalan dan duduk di sofa, meletakkan tubuh Joryan di atas sofa panjang, dan kepalanya di kasih bantal kecil.


“ Tunggu aku selesai memberi Joryan asi. Kamu duduk aja dulu, ” pinta Yamuna, tangannya menepuk sofa kosong di sampingnya.


Yasmin duduk, meletakan kotak makanan di atas meja, lalu ia memanjangkan leheranya, mengintip Joryan sedang minum asi dengan nikmatnya. Sangking nikmat nya sampai suara cecapan keluar dari mulutnya.


“ Oh ya, ada seseorang yang menyampaikan pesan kepadaku. ”


“ Pesan dari siapa? ” tanya Yamuna dengan cepat.


“ Dari….James. Katanya dia merindukan kamu, dan kalau masih ada tugas menjadi suami bohongan untuk menceraikan Cadman. James akan sangat senang menerimanya, dan menggantikan posisi Cadman, ” sahut Yasmin menyampaikan pesan dari James.

__ADS_1


“ Ha ha…aku rasa iya sudah gila. Mana mungkin aku melakukan itu lagi, ” sahut Yamuna sembari menutup tutup botol dot, dan menggendong Joryan dengan posisi telugkup, lalu menepuk-nepuk punggung Joryan untuk mengeluarkan sendawa.


Setelah sendawa, dan sedikit gumo keluar dari mulut Joryan. Yamuna membersihkanna sekitar bbir Joryan, lalu meletakkan Joryan di ayunan listirk. Menit selanjutnya Yamuna kembali duduk, dan melanjutkan perbicangan.


“ He he he…aku rasa iya hanya bercanda. Lagian James saat ini sudah menjalin hubungan dengan aktris muda cukup terkenal sekarang, ” ucap Yasmin mengingat berita, dan penglihatannya tadi saat di ruang pemotretan. Terlihat James sedang memangku seorang aktris wanita muda, dan terlihat sangat menempel.


“ Oh ya, bagus deh kalau seperti itu, ” sahut Yamuna, pandangannya menatap lurus ke kotak makanan di atas meja, “ Kalau boleh tahu kamu bawa apa? ” sambung Yamuna.


“ Ini, aku bawa makanan ala jepang. Sesekali kita makan enak dari hasil kerja keras ku! ” sahut Yasmin, sembari membuka box makanan.


“ Kamu bisa aja. ”


“ Yamuna, ” panggil Yasmin, tangannya mengulur, memberikan kotak makanan berisi makanan jepang ke Yamuna.


“ Terimakasih, ” ucap Yamuna menerima kotak berisi makanan pemberian Yasmin.


“ Yamuna, apakah hubungan kita akan terus membaik seperti ini sampai kita tua nanti? ” tanya Yasmin terdengar lirih.


“ Semua tergantung sikap kita. Kamu kenapa bertanya seperti itu? ”


“ Aku takut aja kalau kamu melupakan aku, dan kamu tidak mau menerimaku sebagai teman. Soalnya aku tadi tidak sengaja mendengar saat ketiga karyawan kamu bilang, aku ini adalah manusia paling tidak tahu malu. He he he…benar juga kenapa aku harus bersedih, ya? ” Yasmin mencoba tersenyum saat mengingat ucapan ketiga karyawan tadi.


“ Itu sudah lalu, dan soal perkataan para karyawan sebaiknya lupakan saja. Namanya juga manusia, kadang mereka berkata tanpa berpikir dahulu, ” Yamuna mencoba menenangkan Yasmin dengan memakan sushi dengan cepat, “ Emm…enak baget nih. Kamu beli di mana tadi. Kapan-kapan kita keluar dan makan bersama, ” sambung Yamuna dengan wajah semangat.


“ Iya. Oh ya, aku dengar Papa mertua kamu, Yoan. Dia sedang dekat dengan seorang model, ” celetuk Yasmin.


Makanan di dalam Yasmin langsung menyembur.

__ADS_1


“ Uhuk..uhuk..” Yamuna batuk-batuk.


“ I-ini minum dulu, ” ucap Yasmin panik, segera memberikan minum kepada Yamuna.


__ADS_2