SUAMI KE-13

SUAMI KE-13
SK-13 78. Bantu aku membersihkannya


__ADS_3

Setelah mengantarkan Dokter Joko, Yoan kembali ke kamar Yamuna. Yoan berdiri di samping Cadman sedang duduk di tepian ranjang, menatap wajah cantik sang Istri terlihat pucat.


“ Apa Papa bisa bicara sebentar? ” tanya Yoan, tangannya memegang bahu Cadman.


“ Bisa, tapi setelah aku membersihkan tubuh Yamuna, bisa Pa?! ” sahut Cadman, berinisiatif membersihkan tubuh Yamuna, karena tadi tersentuh oleh tangan Zahfar.


“ Baiklah, Papa akan menunggu di bawah. Papa juga akan menyiapkan sup buat Yamuna makan, setelah ia bangun nanti, ” ucap Yoan.


“ Terimakasih, Pa. Aku juga mau turun untuk mengambil air hangat di baskom, dan handuk kecil buat membersihkan tubuh Yamuna. ”


Yoan dan Cadman melangkah bersama keluar kamar Yamuna. Mulai dari keluar kamar, sampai kini mereka sudah berada di dapur, dan Cadman sedang menuangkan air hangat ke dalam baskom kecil. Cadman tampak dingin, dan pendiam. Membuat Yoan teringat dengan kejadian sewaktu mendiang Sisil meninggal. Dimana sifat Cadman berubah drastis, dan kembali hidup saat ia berjumpa dengan Yamuna.


“ Nak, ” panggil Yoan mengejutkan Cadman sedang menuang air hangat ke dalam baskom.


“ Iya, Pa, ” sahut Cadman, meletakkan panci bekas rebusan air di atas meja dapur.


“ Jangan menyalahkan diri sendiri. Anggap saja ini mimpi buruk yang menimpa Istri kamu. Papa tahu, ini adalah hal yang paling menyakitkan untuk di lupakan. Papa juga tahu, pasti Yamuna saat ini masih trauma mengingat perbuatan keji Zahfar kepadanya. Tapi, satu hal yang ingin Papa katakan kepada kamu! Papa ingin kamu jangan pasang wajah penyesalan seperti ini di saat kamu bersama Yamuna. Teruslah yakinkan dirinya jika ini bukan salahnya, buatlah Yamuna perlahan melupakan semua kejadian ini. Meskipun perasaan trauma itu akan membekas di dirinya. Papa yakin, kamu dan Yamuna pasti bisa melewati ini semua! ” ucap Yoan memberikan nasihat lembut.


“ Iya, Pa. Kalau gitu aku ke atas dulu. Aku ingin membersihkan seluruh tubuh Yamuna, dari perbuatan keji Iblis itu, ” pamit Cadman, nada suaranya dipenuhi kebencian.


Cadman pergi meninggalkan dapur, kakinya melangkah cepat menuju kamar, saat mengingat perbuatan Zahfar dengan wajah Iblis, menggoyang tubuh Yamuna.

__ADS_1


“ Aku harap Yamuna akan baik-baik saja, ” gumam Yoan, tatapan mengarah lurus ke pintu ruang dapur.


.


.


Sesampainya di depan pintu kamar, kedua mata Cadman membulat sempurna saat melihat Yamuna sedang duduk, menyudut di atas ranjang, tubuhnya bergetar, seperti sedang ketakutan.


“ Yamuna, kamu kenapa sayang? ” tanya Cadman, kakinya berjalan cepat mendekati ranjang.


Cadman meletakkan air hangat di dalam baskom di atas meja lampu tidur, dan duduk di samping Yamuna.


Yamuna mengambil tangan Cadman, bola mata indah dipenuhi air mata menatap wajah bingung Cadman, “ A-aku mau kamu membersihkan sisa perbuatan laki-laki itu. A-aku mau kamu memasukkan milik kamu juga, ” pinta Yamuna dengan suara gemetar. Tangannya menarik dagu Cadman, dan langsung mencium bibir Cadman.


“ Yamuna, kamu tenanglah, ” ucap Cadman perlahan melepaskan ciuman Yamuna.


“ Ti-tidak, aku tidak sudi menerima perbuatan lelaki itu. Aku mau kamu membersihkannya dengan perbuatan kamu juga! ” pinta Yamuna terdengar depresi.


“ Baik, aku akan membersihkan tubuh kamu dengan air hangat, ” sahut Cadman, tangannya membelai puncak kepala Yamuna untuk menenangkan kegelisahan sedang melanda Yamuna.


“ Tidak! A-aku mau kamu juga melakukan hal itu kepadaku, ” pinta Yamuna histeris, ia membuka baju, hanya menyisakan penutup dalam. Yamuna menarik tangan Cadman, dan meletakkannya ke titik sensitive, “Sentuh aku, dan bersihkan semua aroma lelaki jahat itu dari tubuhku, dengan aroma yang kamu miliki,” sambung Yamuna depresi, membuat Cadman terkejut.

__ADS_1


‘ Yamuna, kenapa kamu bisa berbicara seperti ini. Selain melakukan hal senonoh, apa Iblis itu sempat mengganyang semua tubuh kamu tanpa sisa. Yamuna, berhentilah menangis, berhentilah meminta hal itu di saat kondisi kamu sedang kacau seperti ini. Hatiku jadi terasa sakit saat melihat air mata kamu, suara gemetar ketakutan kamu seperti ini. Tangan kamu juga terasa dingin. Sayang, maaf kan aku sudah tidak becus menjadi seorang Suami, ’ batin Cadman pilu, membuat kedua telinga Cadman peka, dan hanya bisa melihat gerak bibir Yamuna, dan air mata terus membasahi kedua pipi mulus Istri kesayangannya.


“ Yamuna, tenanglah, ” gumam Cadman sudah kembali sadar dari pikirannya. Cadman menarik tubuh Yamuna, dan memeluknya sangat erat. Membuat Yamuna terkejut, dan perlahan isakan nya terhenti.


“ Apa kamu tidak membenci ku? ” tanya Yamuna datar.


“ Berhentilah menyalahkan diri sendiri. Aku tidak membenci kamu, aku sama sekali tidak membenci apa pun dari diri kamu, ” sahut Cadman lembut, tangannya mengelus punggung Yamuna, “ Yamuna, aku minta kamu menangislah, teriak, dan keluarkan semua kekesalan yang ada di hati kamu saat ini. Agar aku bisa mendengarkan semua rasa sesak yang menumpuk di hati kamu! ” sambung Cadman.


Air mata Yamuna kembali menggenang, bibirnya bergerak, dan terdengar suara tangisan begitu kuat dari bibir indahnya.


“ Hiks…hiks…hiks. Zahfar mengikatku, mencium ku, tangannya juga sudah menyentuh semuanya. Semua yang seharusnya aku jaga hanya untuk kamu, sudah direnggut paksa olehnya. Aku sudah menggigit bibirnya agar bisa terlepas, tapi dia malah menangkap ku kembali, ” Yamuna menatap kedua telapak tangannya, membuat air mata jatuh di atas telapak tangan pucat, dan gemetaran. Lalu Yamuna menyambung keluhannya, “ Kedua tangannya sangat kasar, a-aku masih bisa merasakan hal itu. Le-lelaki itu seperti Farran, sangat kasar memperlakukanku. Miliknya juga sudah menyongsong paksa masuk, dia terus bergoyang di saat aku memohon belas kasih untuk tak melakukan perbuatan itu kepadaku. Su-suara tawanya juga sangat menjijikan, ia tertawa sambil melakukan itu kepadaku. A-aku…a.. ”


Cadman tak tahan mendengar keluhan Yamuna, kedua tangannya langsung memeluk erat tubuh gemetar, dan ketakutan Yamuna. Hatinya terasa tercabik-cabik. Ingin rasanya ia membalaskan semua perbuatan keji Zahfar kepada Yamuna. Tapi, Chandra sudah lebih dulu menghabisi Zahfar. Membuat Cadman hanya bisa mengumpat, dan mengutuk dirinya dalam hati.


“ Yamuna, tenang lah sayang. Sekarang Zahfar sudah tiada di muka Bumi ini, dia sekarang sedang menebus dosa-dosanya di pengadilan Allah. Sayang, berhentilah memikirkan hal itu. Di sini ada aku, Cadman Ren. Suami kamu, aku berjanji akan menghapus semua perbuatan Iblis itu dari seluruh tubuh kamu. Sekarang kamu dengar aku, ya? aku minta kepada kamu untuk mengizinkan aku membersihkan tubuh kamu dengan air hangat, dan handuk lembut yang sudah aku bawa. Aku juga minta izin kepada kamu, untuk membersihkan milik kamu dari bekas lelaki itu dengan air hangat, ” ucap Cadman lembut, membuat Yamuna sedikit tenang.


Yamuna mengangguk.


“ Yamuna, aku buka dulu, ” izin Cadman untuk membuat penutup dua gunung kembar. Bola mata Cadman membulat sempurna saat melihat ada jejak merah di dua gunung kembar Yamuna, dan sedikit ada darah kering. Cadman mengepal kedua tangannya, hatinya benar-benar sangat hancur saat melihat perlakuan kasar Zahfar kepada Yamuna.


Tidak ingin membuat Yamuna kuatir, Cadman mencoba tenang. Ia pun segera membersihkan tubuh kotor Yamuna dengan handuk lembut, dan hangat. Dengan sangat hati-hati Cadman membersihkan semua sela di bagian tubuh Yamuna.

__ADS_1


Setelah semuanya tubuh Yamuna bersih. Cadman memasangkan baju piyama, dan membawa Yamuna untuk istirahat, karena waktu sudah menunjukkan pukul 03:30 pagi.


...Bersambung...


__ADS_2