SUAMI KE-13

SUAMI KE-13
SK-13 57. Maaf,saya bukan selingkuhan


__ADS_3

“ Ada apa ini? ” tanya Yamuna kepada semua karyawan sedang berdiri di depan pintu masuk. Tatapan para karyawan terlihat cemas melihat Yamuna.


“ Nona muda, tadi banyak sekali wartawan yang menunggu nona di pekarangan Perusahaan. Sampai-sampai kami kesulitan masuk ke dalam, ” ucap seorang karyawan wanita mengingat kejadian tadi pagi, dimana pekarangan Perusahaan dipenuhi wartawan.


“ Iya, aku tahu. Tapi sekarang mereka suka pulang, kalian juga harus segera bekerja, ” sahut Yamuna membubarkan kerumunan karyawannya.


“ Nona muda, apa nona muda tidak tahu? ” tanya seorang karyawan wanita, ia mendekati Yamuna dan memberikan ponsel miliknya berisikan sepenggal vidio asusila, memfitnah Yamuna dan Cadman.


“ Oh, kalau Vidio yang ini aku sudah tahu, ” Yamuna mengambil ponsel karyawan wanita, lalu mengambil ponsel miliknya, dan membuka Wa dari Cadman sudah mengirimkan vidio asli tentang memfitnah Cadman dan Yamuna, di dapat oleh Chandra, “ Lihat, inilah dalang di balik semua ini, ” sambung Yamuna hanya mempertunjukkan vidio selama 2 detik menampilkan wajah Farran dan Yasmin.


Semua karyawan menutup mulut lebar mereka, kedua mata juga membulat sempurna seakan tidak percaya kenapa Farran rela menyebarkan videonya sendiri, hanya bermodal di samarkan wajah doang. Farran dan Yasmin dengan tega dan tegas memfitnah Yamuna, dan Cadman.


“ Benarkah ini nona muda? dan kenapa mereka berdua bisa melakukan hal seperti itu. Dan sepertinya Vidio ini sudah lama! ” tanya para karyawan menyakinkan penglihatan mereka.


Yamuna menyimpan kembali benda pipih miliknya, “ Benar. Dan mohon maaf, aku tidak bisa berbicara panjang lebar. Karena kalian sudah tahu semua. Aku harap kalian menghapus vidio tersebut, dan jangan simpan vidio kayak gitu di ponsel milik kalian. Dan, apa kalian tidak takut Sang Pencipta marah karena kalian membiarkan kedua mata kalian melihat hal rendah tersebut? ”


Para karyawan langsung menghapus vidio tersebut dari ponsel mereka. Dan langsung membungkukkan sedikit tubuhnya di hadapan Yamuna.


“ Kami semua minta maaf kepada nona muda. Kami hampir saja berpikir jika vidio itu adalah nona muda dan tuan Cadman, ” ucap serentak para karyawan memohon maaf kepada Yamuna karena mereka hampir termakan fitnah dari perbuatan Farran dan Yasmin.


“ Sebagai hukuman karena kalian sudah mempercayai isu buruk tentang ku, dan Suami ku, maka aku beri kalian hukuman untuk segera menyelesaikan semua data-data tentang 2 bulan yang lalu sebelum akhir tahun tiba. Gimana? ”


“ Baik, kami akan segera kerjakan tugas itu dengan baik nona muda, ” sahut serentak para karyawan, tatapan serius memandang wajah Yamuna.


“ Nona muda, apakah Anda dan tuan Cadman sudah menikah? ” tanya salah seorang karyawan penasaran.


Yamuna berbalik badan, “ Mau tahu saja, atau mau tahu banget, ” sahut Yamuna melirik sedikit ke belakang. Senyum manis ia tunjukkan untuk para karyawan masih setia berdiri di belakangnya.


“ Nona muda…”

__ADS_1


“ Sudah sana kerja. Jadi karyawan kok kepo. Aku pecat nanti kalian semua! ” ucap Yamua mengancam para karyawannya untuk segera bubar, dan kembali bekerja.


Para karyawan pun berlari, mereka kembali ke ruangan, dan meja kerja mereka masing-masing. Sedangkan Yamuna, melangkah dengan hati senang seperti tidak ada beban menuju ke lift, dan segera masuk karena tugas masih menumpuk di ruang kerjanya.


Ting!


Pintu lift terbuka.


Yamuna berjalan keluar lift, kakinya terus melangkah menuju ruang kerja miliknya. Baru saja bokongnya mendarat di kursi besar kekuasan miliknya. Ponsel milik Yamuna baru saja terletak di atas meja bergetar, Yamuna segera menatap panggilan telepon atas nama ‘Cadman sayang’. Dahi dan sebelah alisnya menaik, tangannya segera mengambil ponselnya, lalu mematikan panggilan telepon dari Cadman.


“ Sejak kapan nama Cadman berubah menjadi ‘Cadman sayang’. Pasti dia yang sudah mengubah-ubah kontak nama di ponsel ku. Sepertinya aku harus segera melihatnya, ” gumam Yamuna, tangannya mengambil ponsel miliknya, membuka kontak nomor telepon. Dan benar saja, semua nama di dalam kontaknya sudah terhapus semua. Kecuali, nomor Cadman, dan Ben. Yamuna meraup wajahnya, “ Sifatnya memang tidak seperti Farran. Tapi, kenapa dia menghapus semua nomor di kontak ku! ” sambung Yamuna sedikit berteriak di kalimat terakhir.


Drtt!!!


Ponsel Yamuna kembali berdering. Yamuna melirik sejenak ke ponsel miliknya, saat melihat nama panggilan adalah nama ‘Cadman sayang’. Yamuna segera mengambil ponselnya, dan mengangkatnya.


📞[ “Kamu kenapa marah?” ]


📞[ “Kamu tanya kenapa aku marah?!” ] tanya Yamuna sedikit menekan nada suaranya.


📞[ “I-iya, kamu ja-jangan marah seperti itu dong. Aku ‘kan jadi takut. Coba kamu kasih tahu kenapa kamu bisa marah kepadaku, apa salahku, Yamuna?” ] tanya Cadman kembali dengan lembut.


📞[ “Pikir saja!” ] sahut Yamuna sedikit meninggikan nada suaranya, dan langsung menutup panggilan teleponnya.


.


.


💫Di Sisi Lain💫

__ADS_1


“ Yamuna kenapa marah-marah ya? apa aku ada berbuat salah kepadanya, ” gumam Cadman merasa bingung melihat sikap Yamuna mendadak aneh kepadanya. Bola mata Cadman melirik ke dinding kaca menembus meja kerja milik Chandra, tangannya mengangkat gagang telepon dan menekan nomor angka nomor 5, “ Chandra segera keruangan ku! ” perintah Cadman.


Terlihat Chandra sedang berdiri, kakinya pun melangkah menuju ruangan Cadman.


Tok!tok


“ Masuk, ” ucap Cadman menyuruh Chandra masuk.


“ Ada tuan memanggil saya? ” tanya Chandra berjalan ke meja Cadman.


“ Yamuna marah kepadaku, apa kamu tahu kenapa dia bisa marah kepadaku? ” tanya Cadman seolah Chandra mengetahui penyebab kemarahan Yamuna kepadanya.


“ Tidak tahu! ” sahut singkat Chandra, ia segera berbalik badan, kakinya kembali melangkah menuju pintu. Namun, Cadman memanggil namanya.


“ Chandra! ” panggil Cadman menekan nada suaranya, tatapan sinis memandang ke arahnya.


“ Iya tuan, ” sahut Chandra menghentikan langkahnya. Ia juga segera berbalik.


“ Aku sedang bertanya kepada kamu, loh! ” ucap Cadman sedikit menekan nada suaranya.


“ Maaf, tapi saya bukan kekasih, Suami, atau selingkuhan nona muda Yamuna. Jadi saya tidak tahu kenapa nona muda bisa marah kepada tuan Cadman, dan apa penyebab nona muda Yamuna bisa marah kepada Anda, tuan Cadman. Coba Anda cari tahu sendiri kepada diri Anda, ” sahut Chandra mengembalikan kembali perkataan Cadman. Chandra berbalik badan, kakinya kembali melangkah meninggalkan ruangan kerja Cadman, tanpa menjawab pertanyaan Cadman.


Cadman menarik ujung rambut sisi kanan/kirinya. Otak kecilnya kembali berpikir hal buruk apa membuat Yamuna bisa marah kepadanya. Karena tidak bisa mendapatkan jawaban yang ia cari. Cadman berdiri, tangannya segera meraih kunci mobil, dan meninggalkan ruangan kerja miliknya untuk menjumpai Yamuna secara langsung, dan bertanya perihal tentang amukannya.


“ Tuan, Anda mau kemana? Kita ada janji untuk makan siang kepada sese…” tanya Chandra terhenti saat menatap kepergian Cadman, menatap wajahnya dengan tatapan suram.


Cadman tidak menjawab pertanyaan Chandra, Cadman hanya sedikit menoleh dengan tatapan suram. Namun, kedua kakinya terus melangkah menuju koridor lift.


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2