
Cadman mempercepat langkah kakinya untuk menemukan Yamuna di sekitar koridor ruangan, tapi Cadman tidak menemukan Yamuna. Cadman kembali mempercepat langkah kakinya menuju parkiran mobil. Tapi Cadman tetap tidak menemukan Yamuna.
Grep!!!
Cadman mengepal kedua tangannya.
'Maafkan aku, Yamuna.'
Untuk memastikan Yamuna apakah Yamuna baik-baik saja. Cadman memutuskan untuk menyusul Yamuna. Cadman masuk ke dalam mobil dan langsung membanting stir menuju perusahaan milik Yamuna.
Sepanjang perjalanan kedua kelopak mata Cadman mengingat sebuah kenangan 4 tahun silam.
.
#POV Cadman
Saat itu Cadman berusia 19 tahun. Sudah 2 tahun sejak ia tamat sekolah dan kuliah Cadman sudah memegang perusahaan terbesar milik keluarganya. Yaitu keluarga besar Ren.
Cadman dan Sekretaris nya sedang menuju ke Perusahaan Iklan terbesar di Negeri ini. Perusahaan itu adalah PT. MUNA. Namun, sesampainya di ruang rapat PT. MUNA , semua Investor mendapatkan kabar kalau Tuan Jordan tengah jatuh sakit, dan rapat akan di Pimpin oleh putri semata wayangnya masih berumur 15 tahun.
Kehebohan pun terjadi saat mendengar hal tersebut. Semua Investor hendak pergi meninggalkan ruang rapat. Tapi mereka semua mengurungkan niatnya sampai mereka melihat sendiri bagaimana sosok putri pengganti tuan Jordan.
Sudah ada 10 menit menunggu Yamuna tak kunjung datang. Membuat semua Investor mulai berdemo dan menghujat perusahaan milik Jordan.
Karena Yamuna tak kunjung datang, Sekretaris Cadman berbisik pelan, " Apakah tuan muda ingin pergi? "
" Tidak! " sahut Cadman singkat.
" Baik tuan, " ucap Sekretaris Cadman kembali berdiri ke posisi awal.
Tidak lama kemudian berlari seorang gadis berusia 15 tahun masuk ke dalam ruangannya dengan nafas terengah-engah. Gadis polos, berwajah cantik kini duduk di kursi besar milik Jordan.
Deg!
Jantung Cadman seketika berhenti saat melihat wajah cantik dan polos sedang tersenyum ke arahnya. Hati Cadman pun merasakan getaran cinta untuk pertama kalinya. Bibir nya mengulas senyum tipis di balik masker hitamnya.
__ADS_1
Baru saja Yamuna hendak memulai presentasi nya. Semua para Investor saling berbisik dan menghujat Yamuna. Para Investor juga berdiri dan pergi meninggalkan Yamuna tanpa penjelasan.
Melihat semua Investor pergi meninggalkan ruang rapat. Yamuna terlihat sangat sedih, kedua bola mata penuh bintang kini mulai meredup digantikan menjadi bulir-bulir air mata kesedihan dan kecemasan.
Melihat Yamuna seperti itu hati Cadman teriris pedih. Ia ingin memarahi semua Investor, tapi bibirnya tidak mampu karena Cadman saat itu sedang mengalami peradangan di tenggorokannya.
Yamuna pun menangis tersedu-sedu saat mengingat jika harapan Ayahnya akan pupus begitu saja. Dan mereka pun akan bangkrut karena semenjak Jordan dinyatakan sering sakit tidak ada Investor mau bergabung dengan Perusahaan mereka.
Mendengar Yamuna menangis, Cadman mulai membisikan kata-kata di telinga Sekretaris nya. Meski kalimat itu terdengar dingin dan singkat, tapi terlihat ampuh buat menghentikan tangisan Yamuna.
Cadman pun berjanji kepada hatinya untuk menemui Yamuna beberapa tahun lagi Samapi Yamuna cukup umur, untuk mendengarkan pernyataan cinta Cadman kepada Yamuna.
Namun, saat Yamuna berusia 17 tahun dan ia berusia 21 tahun. Cadman mendadak pergi mengurus perusahaan berada di Negara lain. Perasaannya pun kembali tertunda demi mengurus bisnis keluarga besarnya di sana.
2 tahun sudah berlalu, Cadman sudah berusia 23 tahun, dan Yamuna berusia 19 tahun.
Cadman kembali ke tanah air, hatinya terus mengajak dirinya untuk bertemu dengan Yamuna. Namun, saat ia mendengar kabar dari Sekretaris bahwa Yamuna akan menikah dengan pilihan Ayahnya. Hati Cadman serasa remuk. Ingin menghentikan pernikahan Yamuna, tapi tidak mungkin karena Cadman belum pernah menyatakan perasaannya sejak pertama kali bertemu.
Karena Cadman sudah cukup umur, dan keluarga Ren mengkuatirkan Cadman sampai sekarang belum memiliki kekasih, kedua orang tua Cadman memutuskan untuk menjodohkan Cadman dengan rekan bisnis mereka. Cadman pun tidak menolak permintaan itu, dengan alasan untuk melupakan Yamuna.
Namun takdir berkata lain. Cadman dan Yamuna kembali dipertemukan dengan cara unik. Dari pertemuan unik dan setelah mendengar Yamuna tidak bahagia dengan pernikahannya, Cadman mulai mendekati Yamuna secara terang-terangan. Meski hal itu tidak diketahui oleh Yamuna dan Farran.
.
Cit!!
Mobil Cadman sudah terparkir di perusahaan milik Yamuna.
Cadman segera membuka seatbelt, mengingat kondisi kehamilan Yamuna lemah. Cadman mempercepat langkah kakinya untuk memastikan apakah Yamuna baik-baik saja setelah di dorong oleh Yasmin.
Tap!tap!
Cadman berlari cepat di koridor menuju ruangan Yamuna.
" Yamuna! " ucap Cadman mendorong pintu ruangan.
__ADS_1
Yamuna dan Caden terkejut melihat Cadman masuk dan memanggil Yamuna dengan anda sedikit tinggi.
Melihat Yamuna memegang nanas, Cadman mempercepat langkah kakinya. Mengambil nanas di dalam tangan Yamuna. Cadman juga mengambil satu bungkus rujak berisi semua buah tidak bagus buat wanita sedang hamil muda dan membuangnya ke tong sampah.
" Hei, siapa kamu?! " tanya Caden meninggikan nada suaranya.
" Siapa aku bukan urusan Anda! " tegas Cadman.
Tidak ingin mendengar perdebatan Cadman dengan mertuanya. Yamuna menyela perdebatan mereka.
" Tante apa tidak tahu dia siapa? " tanya Yamuna.
" Tidak, " sahut Caden menggeleng.
" Dia ini adalah seorang anak yang memiliki Perusahaan makanan kucing terbesar di Negeri kita. Dia juga adalah anak dari keluarga Ren. Tante pasti tahu siapa keluarga Ren. Ayo, coba tante ingat-ingat dulu, " ucap Yamuna.
" Oh! kamu adalah anak semata wayang mereka yang sering di bangga-banggakan itu. Bukannya kamu sudah dijodohkan dengan model cantik yang bernama...."
" Yasmin, " sela Yamuna.
" Ha...itu Yasmin. Tapi jangan bangga dulu kamu, meski tunangan kamu cantik. Tetap Yamuna wanita paling cantik, dan anakku memang pandai memilih pasangan untuk masa depannya, " ucap Caden menyindir Cadman.
" Memaksa diri untuk menjodohkan putranya saja bangga. Aku tahu kalau menantu Anda sangat cantik, " Cadman membawa kedua kakinya melangkah mendekati Caden, "Tolong sampaikan pesan ku kepada Farran untuk selalu setia kepada Istri cantiknya. Sebelum orang lain merebutnya dari kalian," sambung Cadman dingin.
Ctak!
Dengan santainya Yamuna menjitak Cadman.
" Kamu bisa aja. Mana mungkin suamiku selingkuh. Bukannya dia suami yang cukup setia di mata tante Caden, " ucap Yamuna sedikit menyindir.
" Benar itu...eh. Kamu bilang apa tadi? " tanya Caden mulai sadar.
" Tidak apa-apa. Oh, ya maaf ya tante rujak mahalnya di buang oleh Cadman. Tante tidak marah kan? " tanya Yamuna memasang wajah sedih.
Caden melambai, " Ya. .tidak. Lagian tante sengaja membawa rujak-rujak itu untuk melancarkan haid kamu. Karena kamu bilang perut kamu sangat sakit, " sahut Caden mengingat saat Caden baru saja tiba dan melihat Yamuna pulang dari makan siang dengan wajah pucat dan sedikit berkeringat. Yamuna mengatakan jika dirinya sedang haid, Caden pun segera membeli buah-buahan di supermarket terdekat.
__ADS_1
Mendengar hal itu Cadman mengerutkan dahi. Bisa-bisanya Yamuna berkata seperti itu, seolah dirinya melupakan kehamilan nya.
...Bersambung ...