
Setelah selesai makan malam, Cadman mengantar Yamuna beristirahat di kamarnya. Setelah itu Cadman menjumpai Yoan sedang berada di ruang kerjanya.
Tok!tok
“ Masuk, ” sahut Yoan dari dalam.
Cadman masuk, lalu duduk bersebelahan dengan Yoan di sofa.
“ Ada apa? ” tanya Yoan sudah paham maksud kedatangan Cadman.
“ Pa, apa Papa tahu Presdir muda yang lumpuh dengan inisial ‘Z’, atau namanya Zahfar? ” tanya Cadman mengenai Zahfar.
Yoan langsung menutup laptopnya, tatapan serius memandang Cadman, “ Apa kamu sudah bertemu dengannya? ” tanya Yoan penasaran.
“ Iya Pa, Yamuna juga sudah bertemu dengannya. Apa Papa tahu siapa Presdir itu? ” tanya Cadman kepada Yoan kembali.
“ Dia bukan seorang Presdir. Dia adalah seorang Mafia paling kejam yang tersembunyi di Negeri ini. Jika dia sudah bertemu dengan Yamuna, berarti dia sedang di utus seseorang untuk…ah..gawat! ” putus Yoan menghentikan pikiran buruk nya untuk Yamuna.
Yoan bisa mengetahui siapa Zahfar Syah, karena Yoan juga sering meminta bantuan kepada orang-orang seperti Zahfar untuk membereskan musuh-musuhnya. Namun, Yoan tidak pernah meminta bantuan kepada Zahfar, karena Zahfar adalah manusia paling berbahaya, dan Zahfar juga membunuh Istrinya.
“ Gawat kenapa Pa? ” tanya Cadman mulai panik.
“ Tidak ada. Kamu tenang saja, Papa akan membantu kamu untuk melindungi Yamuna, ” sahut Yoan berusaha tenang agar Cadman tidak panik.
Di tengah kepanikan Yoan, dan Cadman, ponsel milik Cadman berdering. Cadman melihat nama pemanggil, begitu dilihatnya itu adalah Chandra, Cadman langsung mengangkat panggilan teleponnya.
📞[ “ Halo, apakah ada informasi yang ingin kamu sampaikan?” ] tanya Cadman langsung.
📞[ “ Ada tuan muda. Sebelumnya saya mohon maaf karena sudah mendapatkan informasi yang salah. Setelah saya cari tahu, dan membobol data penting mengenai Presdir lumpuh tersebut. Saya baru menemukan ada kejanggalan di sini.” ]
__ADS_1
📞[ “ Apa itu katakan!” ] sela Cadman buru-buru karena penasaran.
📞[ “ Dia bukan seorang Presdir lumpuh. Dia adalah Zahfar Syah, seorang mafia kejam berusia 35 tahun. Dia mengubah informasi mengenai data dirinya karena dia ingin menutupi status Aslinya demi mencapai sesuatu. Biasanya dia hadir di tengah targetnya karena seseorang membayarnya. Jika dia hadir di tengah-tengah tuan muda, dan nona muda Yamuna, berarti dia akan membunuh nona muda Yamuna. Tapi, siapa yang berani membayar mahal Mafia kejam seperti dia? ” ] jelas Chandra langsung ke intinya.
📞[ “ Tidak ada yang bisa menyentuh Yamuna. Kecuali, aku! Terimakasih atas informasinya, aku tutup dulu panggilan teleponnya. Dan kamu teruslah mencari Informasi mengenai Zahfar, dan siapa yang mengirimkannya.” ] perintah Cadman dingin, lalu langsung menutup panggilan teleponnya.
Cadman mengepalkan ponsel di dalam genggaman tangannya. Tatapan di penuhi amarah memandang lurus ke pintu ruangan.
‘ Siapa pun kamu, tetap tidak akan aku biarkan menyentuh sehelai rambut, dan kulit Yamuna, ’ batin Cadman mencoba menahan amarahnya.
“ Nak, apa tadi Chandra sudah mendapatkan informasi yang jelas tentang Zahfar Syah? ” tanya Yoan memecah pikiran Cadman.
“ Sudah Pa. Tapi siapa yang membayar Zahfar? ” sahut Cadman sedikit bingung.
“ Apa tuan Andreas, atau Yasmin yang melakukan nya? ” tuduh Yoan mengingat jika Andreas dan Yasmin adalah anak dan Bapak yang memiliki karakter aneh.
Cadman berdiri, “ Pa..aku titip Yamuna. Aku ingin menemui mereka berdua, jika terus di diami seperti ini mereka akan… ”
“ Tapi Pa, jika mereka dibiarkan seperti ini maka Yamuna akan….akh! brengsek! ” teriak Cadman mengingat keselamatan Yamuna.
“ Kamu tenang saja, Papa yakin jika Yamuna akan baik-baik saja. Ingat, kamu tidak boleh bertemu Yasmin sendirian. Bukannya saat ini Yamuna sedang keliru dan tidak percaya dengan kamu akibat foto yang dikirimkan oleh Yasmin! ” jelas Yoan mengetahui perbuatan Yasmin mengenai foto tersebut.
“ Papa tahu darimana? ” tanya Cadman penasaran, ia kembali duduk dan menatap serius wajah tenang Yoan.
“ Aku ini orang tua kamu, jadi apa pun masalah kamu, aku tahu! Sekarang yang terpenting adalah mengembalikan kepercayaan Yamuna kepada kamu. Soal Zahfar dan Yasmin, biar Papa saja yang akan menanganinya. Biarkan Papa menjadi pelindung buat anak-anak, Papa, ” ucap Yoan ingin menebus semua perbuataannya saat dulu tidak bisa memberikan pelindungan kepada Cadman, dan kasih sayang lebih sebagai orang tuan tunggal.
“ Tidak Pa, aku juga akan membantu Papa. Yamuna itu adalah istriku, jadi aku juga wajib melindunginya, ” tolak Cadman tak ingin membiarkan Yoan melindungi Yamuna sendirian.
“ Terserah kamu saja, ” Yoan melirik jam dinding menunjukkan pukul 00:45 tengah malam, “ Sudah tengah malam, sebaiknya kamu temani Yamuna, ” sambung Yoan menyuruh Cadman untuk segera menemani Yamuna sedang tidur sendirian di kamar.
__ADS_1
“ Ya sudah, kalau gitu aku permisi dulu, ” pamit Cadman. Ia berdiri, melangkah pergi keluar dari ruangan Yoan menuju kamarnya di lantai 2.
Setelah Cadman keluar dari ruangannya, Yoan segera mengambil ponse dari saku piyamanya. Tangannya menekan nomor tanpa nama.
📞[ “ Halo, kamu dimana?” ] tanya Yoan setelah panggilan itu di angkat oleh seorang pria dari sebrang sana.
📞[ “ Kenapa?” ] tanya pria tersebut dingin.
📞[ “ Aku butuh bantuan kamu.”] pinta Yoan ikutan dingin.
📞[ “ Aku sudah tobat, cari yang lain saja. Sudah ya, aku sedang…” ]
📞[ “ Ini masalah Zahfar Syah. Dia sedang mengganggu menantuku, Yamuna, anak dari mendiang Jordan.” ] sela Yoan sebelum pria dari sebrang sana menutup panggilan teleponnya.
📞[ “Jordan yang memiliki Perusahaan periklanan itu? dan nama PT nya, PT. MUNA?” ] tanya pria tersebut histeris dari sebrang sana.
📞[ “ Iya, kasihan gadis kecil ini di kejar-kejar oleh Zahfar. Dan aku juga tidak ingin melihat putra ku kehilangan sosok yang ia sayangi untuk kedua kalinya.” ] ucap Yoan mengingat saat mendiang Istrinya meninggal, dan Cadman terlihat sangat hancur hingga pernah menutup diri untuk siapa pun termasuk Yoan.
📞[ “ Baiklah, aku pun juga masih berhutang jasa nyawa oleh mendiang Jordan. Kalau dia tidak menolong ku saat aku melakukan misi saat itu. Mungkin aku tidak akan selamat sampai sekarang.” ] sahut pria tersebut dengan nada sedikit gundah. Pria itu juga mengingat jika mendiang Jordan sempat menolongnya saat pria itu pernah hendak tertembak saat melakukan misi di pusat perbelanjaan.
📞[ “ Berapa upah yang kamu inginkan?” ] tanya Yoan langsung ke intinya.
📞[ “ Gila kau! Aku tidak butuh uang kamu. Aku hanya ingin membayar hutang nyawa mendiang Jordan kepada ku. Lagian manusia mana yang menyuruh Iblis itu untuk membunuh gadis lemah itu!” ]
📞[ “ Aku tidak mau menuduh siapa pun, yang jelas aku ingin Yamuna selamat dari incaran Zahfar.” ]
📞[ “ Akh…yang pelan sayang.” ] terdengar suara keluhan pria tersebut dari sebrang sana, dan seperti ada suara wanita juga.
📞[ “ Jacki, aku ganggu ya, kalau gitu aku tutup dulu.” ] putus Yoan mengakhiri panggilan teleponnya saat mengetahui suara pria tersebut dan wanita dari sebrang sana.
__ADS_1
Yoan merebahkan tubuhnya di sofa, kedua matanya menatap langit-langit ruangannya.
...Bersambung...