SUAMI KE-13

SUAMI KE-13
SK-13 32. Lima wanita


__ADS_3

Kini Yamuna dan Farran sedang menuju ke rumah sakit. Tidak ingin membuat Farran mengetahui jika dirinya sedang hamil. Yamuna diam-diam mengirim pesan ke Ben, setelah itu Yamuna berpura-pura mengalihkan suasana dengan alasan perutnya mendadak lapar karena belum sempat makan pagi.


“ Apa kamu tidak lapar? ” tanya Yamuna.


“ Tidak, ” sahut Farran singkat.


“ Kalau aku lapar, jadi boleh tidak kita berhenti sebentar di pinggiran jalan untuk membeli sedikit makanan sebagai pengganjal perut, ” pinta Yamuna.


“ Ya sudah, di depan sana kebetulan ada restauran kecil. Jadi kita bisa singgah sebentar ke sana, ” ucap Farran mempercepat laju kendaraannya.


Sesampainya di parkiran restauran. Farran membuka ‘kan seatbelt Yamuna, Farran juga membuka kan pintu dari dalam.


“ Silahkan turun nona muda, ” ucap Farran.


“ Sama-sama, ” sahut Yamuna.


Yamuna dan Farran pun segera turun dari dalam mobil. Tidak lama Yamuna turun, sebuah e-mail masuk di ponsel milik Yamuna. e-mail singkat dari Ben. Setelah membaca e-mail tersebut, Yamuna langsung menghapusnya, dan menyimpan kembali benda pipih nya ke dalam tas mini miliknya.


Baru saja kedua kakinya hendak melangkah, ada 5 orang wanita mendekati Farran. Dengan masing-masing wajah tidak Yamuna ketahui, Yamuna menyandarkan tubuhnya ke badan mobil, sambil menonton pertunjukan akan segera berlangsung.


Tidak ingin ketinggalan informasi siapa kelima wanita tersebut. Yamua membawa kedua kakinya mendekati Farran, dan menggandeng tangan Farran.


“ Sayang siapa wanita-wanita ini? ” tanya Yamuna memulai aktingnya.


“ Yamuna..a-aku tidak tahu siapa mereka, ” sahut Farran kaku.


Bola mata Yamuna melirik secara perlahan ke lima wanita tersebut, dan bertanya, “ Kalian siapa? ”


“ Aku adalah pacarnya Farran! ” ucap kelima wanita serentak.


Yamuna menutup mulutnya, “ Pa-pacar ,” ucap Yamuna histeris.


Wajah Farran semakin takut saat melihat Yamuna berbicara histeris seperti itu. Farran segera menggenggam erat pergelangan tangan Yamuna, “ Sepertinya kita pulang saja. A-aku tidak mau terjadi kesalahpahaman kembali di sini. ”


“ Tunggu! ” ucap kelima wanita serentak.


Kelima wanita tersebut mengelilingi Farran dan Yamuna.

__ADS_1


“ Katakan siapa wanita yang bersama dengan kamu? ” tanya kelima wanita dingin.


Karena belum memakan apa pun dari pagi, kepala Yamuna mendadak pusing. Kedua matanya mulai berkunang-kunang. Namun, Yamuna tetap memberi pertahan diri agar tidak jatuh pingsan di hadapan Farran.


‘Ya Allah tolong lindungilah aku dan bayiku. Jika Farran mengetahui aku hamil, maka dia dan keluarganya pasti akan memperalat bayiku demi uang. Ya Allah mohon kuatkan lah aku,’ batin Yamuna.


Di saat semua kebisingan menjadi hening dan hanya terdengar seperti dengung di kedua telinga Yamuna. di saat itu ada tangan tegap menarik tubuh Yamuna keluar dari kerumunan tersebut. Tangan tegap tersebut adalah Cadman.


Cadman menggoyang tubuh Yamuna, “Yamuna…Yamuna, sadarlah!”


Yamuan kemudian tersadar, tubuhnya pun melemah dan jatuh dalam pelukan Cadman.


Melihat Yamuna di gendong oleh Cadman, Farran langsung bergegas mendekati Cadman. Farran juga mengambil alih gendongan Cadman.


“ Kenapa kamu menyentuh Istriku? ”


“Boleh bermain gila dengan banyak wanita. Tapi, kamu harus sadar jika ada seorang wanita yang lebih penting dari semua wanita diluar sana. Wanita itu adalah Istri kamu sendiri yaitu Yamuna. Apa kamu tidak melihat wajahnya terlihat sangat pucat. Aku sangat yakin pasti dia belum ada makan sama sekali.”


“ Kamu tidak melihat kalau kami hendak masuk ke restauran ini! ” sahut Farran meninggikan nada suaranya.


“ Berhentilah berkelahi. Aduh…kepala aku pusing banget, aku butuh minum. Cepat bawakan aku masuk, aku juga butuh makan. sumpah lapar sekali aku ini, ” rengek Yamuna.


“ Hei…istriku kenapa kamu yang bawa kabur ke da…”


Teriakan Farran terhenti saat kelima wanita kembali mengelilingi Farran.


“ Katakan kenapa kamu memutuskan aku Farran? ” tanya wanita memakai baju berwarna biru.


“ Setelah banyak aku membuang calon anak kamu. Kamu begitu saja pergi meninggalkan aku?” tanya wanita berbaju gaun bunga-bunga kuning.


“ Apa kamu tidak tahu kalau aku sedang telat datang bulan. Di mana letak pertanggung jawaban kamu yang mengatakan kalau kamu akan bertanggung jawab dan menjadikan aku istri kedua kamu? ” tanya wanita memakai baju berwarna hitam.


.


.


💫Di sisi lain💫

__ADS_1


Setelah memberikan Yamuna air hangat, dan juga minyak angin. Cadman mulai menatap wajah Yamuna dengan serius.


“ Kenapa kamu bisa terjebak dengan semua selingkuhan suami kamu? ”


“ Aku juga tidak tahu. ”


“ Kenapa kamu tidak kabur saja, dan kenapa kamu tidak makan sebelum kamu pergi berangkat. Apa kamu lupa kalau kamu itu sedang mengandung anak lelaki buaya darat itu! ”


“ Kenapa kamu yang marah? Farran saja sebagai seorang Suami lebih mementingkan selingkuhannya…” Yamuna menggantung ucapannya tangannya mengarah ke dinding kaca, “Kamu lihat, dia lebih memilih mereka semua daripada aku! ” sambung Yamuna.


“ Makanya berpisah lah dengan Farran. Dia bukanlah pria yang baik Yamuna .”


“ Berulang kali aku katakana, aku sudah mencoba untuk berpisah dengan Farran. Tapi Farran tidak ingin berpisah denganku. Kamu tahu alasannya dia apa? Dia ingin membuat aku mengandung bayi, darah daging darinya. Semua hanya untuk harta,” ucap Yamuna.


“ Apa hubungannya bayi, dan harta? ” tanya Cadman penasaran.


Yamuna mengangkat kedua bahunya, “ Aku tidak tahu. Mungkin ia ingin membuat aku meninggal bersama dengan bayi dalam kandunganku agar bisa menguasai semua harta milikku. Atau dia menginginkan hal terburuk lainnya, ” sahut Yamuna.


“ Kasihan banget hidup kamu. ”


Di tengah-tengah obrolan Yamuna dan Cadman. Pelayan datang membawa pesanan milik Yamuna dan Cadman.


“Permisi, ” ucap pelayan.


“Oh ya, letakkan saja di sini, ” ucap Yamuna mengarahkan tangannya ke tengah meja.


Pelayan meletakkan semua pesanan milik Yamuna dan Cadman. Setelah semua pesanan diletakkan di atas meja, pelayan mundur dua langkah kemudian pergi meninggalkan meja Yamuna dan Cadman.


“Oh ya, aku minta sama kamu tolong rahasiakan kehamilan aku. Jangan sampai kamu membocorkannya kepada Farran. Jika sampai kamu membocorkannya, maka aku akan membatalkan iklan makan kucing kamu!”


“ Maaf, aku tidak selera ikut campur urusan orang lain. Urus saja urusan kamu sendiri, ” ketus Cadman.


“ Iya juga ya. kalau gitu mari kita makan, soalnya aku sangat lapar, ” ucap Yamuna.


Karena rasa lapar sudah sampai ke ubun-ubun. Yamuna sampai melupakan doa makan. Saat tangan kanan hendak meraup lauk dari mangkuknya. Cadman dengan cepat menepis tangan Yamuna.


“Baca doa, baru makan. Macam setan makan nggak baca doa! ”

__ADS_1


“ Bawel amat sih! ”


Di saat Cadman dan Yamuna sedang menikmati santap makanan mereka. Farran di luar sibuk mengurus selingkuhannya. Sesekali Farran melirik ke dalam meliat Yamuna terlihat asik makan tanpa memikirkan dirinya. Hal itu membuat Farran semakin marah, dan rasanya ingin melakukan sesuatu buat Yamuna.


__ADS_2