
Susuai dengan titik GPS di mobil milik Farran. Kini mobil Yamuna perlahan berhenti di sekitar ladang jagung milik warga desa.
Yamuna meraup wajahnya saat melihat mobil milik Farran bergoyang riang. Yamuna pun segera membuka seatbelt miliknya.
“ Sepertinya kesabaran ku sudah habis. Untung saja aku diam-diam mengambil tanda tangan Farran kemarin. Kalau seperti ini ceritanya aku bisa langsung menceraikan Farran. Jika Farran tidak mau berpisah denganku. Maka aku akan membuat pernyataan jika dirinya telah membobol ATM milikku sebesar 500 juta tanpa sepengetahuan ku, ” gumam Yamuna.
Kini kedua kaki Yamuna perlahan berjalan mendekati mobil bergoyang milik Farran.
Tok!tok!
Ketuk Yamuna.
“ Permisi. Apakah saya boleh bertanya kenapa mobil Anda bergoyang tuan? ” tanya Yamuna dengan santai.
Mendengar suara wanita di luar adalah Yamuna. Farran langsung menghentikan aksinya. Farran segera membersihkan sedikit tubuhnya. Lalu ia memakai celana dan baju. Karena sudah kepergok bermain gila dengan wanita lain. Farran tidak bisa mengelak lagi. Farran segera keluar dari dalam mobil, dan berdiri di hadapan Yamuna.
“ Sa-sayang. Kenapa kamu bisa berada di sini? ” tanya Farran panik.
“ Bukannya kamu tadi yang menelpon aku! ” sahut Yamuna tenang. Kedua bola mata Yamuna melirik ke dalam mobil, “ Aku tadi melihat mobil ini bergoyang. Apa seru bermain di dalam mobil? ” tanya Yamuna berlagak polos.
“ Eh…itu..”
Yamuna langsung membuka pintu mobil belakang, kedua bola mata Yamuna membulat sempurna saat melihat tempat duduk basah, dan banyak tisu berserakan. Sejenak Yamuna menarik nafas lega, lalu ia menutup pintu mobil.
“ Sepertinya kalian lupa memakai toilet umum. Sampai-sampai kalian pipis di kursi belakang, ” ucap Yamuna datar.
“ Ya-Yamuna, a-aku bisa jelaskan. Ini tidak seperti yang kamu duga, tadi aku hanya ingin pergi rapat. Namun, aku berjumpa dengan wanita itu di jalan. Wanita itu memintaku untuk mengantarkan dirinya ke sini. Tapi di tengah jalan ia menggoda ku terus. Ja-jadi aku tidak bisa menahannya, dan aku jadi kelepasan, ” sahut Farran berbohong.
Dengan santai Yamuna berkata, “ Emang aku percaya. Sudah jadi ciri khas seorang pria yang ketahuan selingkuh seperti ini. Pria mana ada yang mau mengakui kesalahannya. Kalau pria itu pergi bersama selingkuhannya, pasti pria itu menjelekkan istrinya. Agar selingkuhan itu menganggap bahwa Istrinya lah yang tidak becus mengurusnya. Tapi jika Suami ketahuan selingkuh dengan Istrinya. Maka selingkuhannya lah yang jadi kambing hitamnya. Miris. ”
Wanita selingkuhan itu pun keluar dari dalam mobil. Wanita itu juga berdiri di hadapan Yamuna.
__ADS_1
“ Oh, jadi ini Istrinya, ” ucap wanita tersebut.
Bola mata Yamuna melihat wanita tersebut dari atas sampai bawah, “ Eh, selingkuhan ya! kok mau jadi murah? ” sahut Yamuna tidak mau kalah.
Tidak senang di bilang selingkuhan dan murah, wanita tersebut langsung menggenggam erat baju bagian depan Yamuna.
“ Kenapa rupanya kalau aku selingkuhan Farran. Nggak senang kau?! ”
Yamuna membuang wajahnya ke sisi kiri, tanganya menjepit hidung mancungnya, “Hem. Nafas kamu kenapa bau pemutih pakaian. Apa kamu sangat menikmati benda cair itu?”
Merasa terhina atas ucapan Yamuna. Wanita tersebut mendorong tubuh Yamuna, “Rasakan ini!” teriak wanita itu meninggikan nada suaranya.
Bam!
Yamuna pun terjatuh dengan posisi pinggang memb-entur batu besar.
“ Akh! Perutku! ” teriak Yamuna mengingat dirinya sedang hamil muda dan kehamilannya sangat lemah.
“ Ha ha ha. Emangnya enak! ” ucap wanita itu senang.
Karena pinggul membentur batu besar, Yamuna pun mengalami penda-rahan. Perutnya juga terasa seperti diperas. Tidak ingin terjadi hal buruk dengan kandungannya. Yamuna segera berdiri, dengan rasa perih ia berjalan mendekati mobil miliknya.
Bukannya marah kepada selingkuhannya karena sudah membuat Yamuna mengalami pendarahan. Farran malah merangkul wanita tersebut, dengan bibir tersenyum puas.
“ Kamu tidak mengkuatirkan Istri kamu? ” tanya wanita tersebut.
“ Buat apa aku mengkuatirkan nya. Justru aku senang saat melihat dia mengalami pendarahan. Aku sangat yakin darah itu pasti darah haidnya. Dan aku berharap akibat benturan hebat itu rahi-mnya di angkat. Lalu Yamuna tidak memiliki pilihan lain untuk tetap hidup bersama ku. Dan, aku akan mengeruk semua hartanya. Kemudian aku akan membuangnya seperti sampah, ” sahut Farran.
“ Kamu memang jahat Farran, ” ucap wanita tersebut.
“ Kamu juga wanita yang paling jahat, ” sahut Farran.
__ADS_1
Di sisi lain. Sebelum melajukan mobilnya, kedua mata Yamuna terus menatap tajam wajah tawa puas Farran dan juga wanita tersebut. Hatinya terasa hancur saat melihat semua perbuatan Farran. Kedua telinga Yamuna juga mendengar sedikit ucapan Farran dengan wanita tersebut. Ucapan begitu sangat menusuk hatinya. Air mata kepedihan pun perlahan menetes membasahi kedua pipinya.
“ Awas kamu, Farran! ” gumam Yamuna.
Karena perut terasa melilit dan seperti ada sesuatu hendak keluar dari bawah. Yamuna segera memutar arah mobilnya. Rasa melilit itu membuat Yamuna kehilangan konsentrasi. Wajahnya terlihat sangat pucat, keringat jagung perlahan mengalir dan membasahi seluruh tubuhnya. Takut terjadi hal buruk dengan dirinya sebelum sampai ke rumah sakit. Yamuna segera mengambil benda pipih miliknya. Saat melihat kontak telepon di dalam benda pipih miliknya. Nama langsung terlintas di pikirannya hanya ada satu, yaitu Cadman. Yamuna pun menekan nomor Cadman.
Tutt!!!tuut!!
📞[ “Ada apa?” ] tanya Cadman dingin.
📞[ “To-tolong jemput a-aku. A-aku akan kirim alamatnya.”]
📞[ “Kalau gitu cepat!” ]
Yamuna segera mematikan panggilan telponnya. Ia juga dengan cepat mengirim GPS alamatnya ke Cadman. Setelah selesai mengirimkan alamatnya ke Cadman. Yamuna segera meminggirkan mobilnya.
“ Aduh..kenapa perutku sakit seperti ini! ” tangan Yamuna juga menyingkap rok miliknya, “ Da-darahnya kenapa bisa banyak seperti ini?! ” ucap Yamuna saat melihat kedua sepatunya sudah dipenuhi darah.
Merasa masih sanggup untuk menyetir. Yamuna kembali melajukan mobilnya agar keluar dari pemukiman desa. Namun, Yamuna tidak mematikan GPS ponsel miliknya agar Cadman bisa menemukan dirinya. Baru keluar dari pemukiman desa, pandangan Yamuna mendadak berbayang. Rasa denyut melilit di perutnya kini sudah tidak ia rasakan. Kedua kelopak mata Yamuna perlahan menutup dengan tangan membuka sedikit pintu mobil.
20 menit kemudian mobil milik Cadman sudah sampai di titik lokasi Yamuna. Melihat pintu kemudi terbuka sedikit dan merasa cemas akan hal buruk terjadi pada Yamuna. Cadman segera berlari keluar dari mobil.
“ Yamuna, ” panggil Cadman.
Saat membuka pintu mobil, kedua bola mata Cadman langsung membesar saat melihat di bawah kaki Yamuna digenangi darah. Wajah Yamuna juga terlihat sangat pucat, dan berkeringat.
" Apa yang sebenarnya terjadi! " gumam Cadman.
Cadman segera menggendong Yamuna, dengan cepat membawa Yamuna masuk ke dalam mobilnya. Kini mobil Cadman sudah melaju sangat kencang menuju rumah sakit.
Hatinya terus bertanya-tanya kenapa hal ini bisa terjadi kepada Yamuna dan kenapa Yamuna bisa berada sangat jauh dari kota.
__ADS_1
Untung saja Cadman sedang melakukan kunjungan ke salah satu toko berada di dekat desa ini, jadi dirinya bisa dengan cepat menyelamatkan Yamuna.
...Bersambung...