
Yebud
Avril yang memegang benda yang berbentuk sabit menyatu dengan Yaebud dan Yaebud menampakkan wujud aslinya. Seluruh tanah manusia bergetar hebat langit terbelah menjadi dua bagian warna yang berbeda hitam dan putih.
Pemimpin terdahulu Satan's World Brennan Brone yang ditengah-tengah beberapa wanita terlihat tersenyum smirk.
"akhirnya aku bisa kembali lagi melawannya" gumam Brennan Brone.
Clara menyelamatkan Anuya dari Yaebud. Yaebud menghisap benda apa saja bahkan dunia manusia sekalipun.
"kau... kenapa kau menyelamatkanku, Clara?" tanya Anuya heran. Karena bagaimana pun dia sudah mengkhianati Clara sejauh ini.
"Anuya... kau tetap Anuya yang dulu. Ya, walau aku merasa kecewa saat kau membantu menyelamatkan manusia tua bangka itu. Tapi asal kau tahu manusia tua bangka itu sudah mati dan tubuhnya dijadikan wadah oleh seseorang yang sama sekali aku tidak menginginkan keberadaannya " ucap jelas Clara dengan menatap Yaebud yang terus bergerak menghisap semua yang ada.
Manusia pertama kali yang bisa melihat wujud asli Clara selain Anzel adalah Anuya. Anuya yang saat itu melihat persembahan dan pemujaan yang dilakukan Floir dan manusia lainnya melihat Clara seolah seorang bidadari yang turun dari khayangan.
Anuya kenapa menolong Robin saat itu karena tidak tahu jika Robin akan dijadikan wadah tempat lahirnya kembali pemimpin terdahulu Satan's World. Alasan utamanya kemanusiaan sejauh Anuya memasuki kehidupan manusia yang memiliki kekuasaan hanya Robin memanusiakan manusia seperti membayar karyawan dengan sesuai.
"aku akan menghentikan makhluk itu" ucap Anuya yang baru saja melangkah namun dihentikan Clara.
"jangan melakukan hal sia-sia. Kau tidak akan mampu melawannya" ucap Clara dengan sedikit meninggikan nada suaranya.
Clara mengingat setiap ingatan yang berputar diotaknya saat masih belum bangun, terbangkit. Zeys yang selalu mendatanginya sebelum Parade, benda berbentuk sabit yang bisa diambil dengan mudah padahal manusia yang melakukan persembahan dan pemujaan belum mencapai sempurna , bisa mengetahui jika pemimpin terdahulunya akan terbangun kembali dan dirinya terbangun, bangkit sepenuhnya.
"ada apa ini? apa seseorang sedang mempergunakan kita? Semua dunia dia kendalikan?" gumam Clara dengan mata menatap lurus kearah Yaebud.
Clara sangat yakin jika dirinya saat ini sedang dikendalikan seseorang.
Deugh
"Anuya apa kau ingin hidupmu berguna?" tanya Clara tiba-tiba.
__ADS_1
Anuya hanya terdiam karena tidak mengerti dengan pertanyaan yang Clara ajukan.
"aku tanya sekali lagi apa disisa umurmu kau ingin menjadi manusia berguna?"
"kenapa kau mengatakan hal seperti itu" tanya Anuya dengan wajah heran.
"aku hanya mengatakannya sekali. Dengarkan baik-baik"
Anuya memperhatikan Clara.
"kita sedang dikendalikan seseorang lebih tepatnya seseorang yang dengan mudahnya memasukkan kita ke dunia miliknya sendiri"
"itu tidak mungkin. Di dunia ini tidak akan mungkin ada seseorang yang begitu kuat hingga dapat mengendalikan dunia. Dunia ini sangatlah luas begitu juga isinya"
Clara menghela nafas kasar.
Di tempat Yashbi, Zeys dan Ashana seseorang tiba-tiba mendatangi mereka. Zeys yang sudah tahu kedatangannya hanya tersenyum tipis.
"aku terlalu lama menunggu kejadian itu terulang lagi. Bisa kau jelaskan kenapa bisa seperti itu?" ucap seseorang itu. Ya, seseorang itu adalah Brennan Brone.
"seperti yang kau tahu manusia saat ini jauh lebih merepotkan daripada manusia saat pertama kali kita bertemu, Brennan" ucap Zeys yang melangkah menghampiri Brennan. Dan mereka kini saling berhadapan. Tatapan keduanya terlihat sangat tajam.
"pengganti diriku pun sudah bangkit sepenuhnya bersamaan dengan terlahirnya kembali diriku"
"aku sudah mengatur semuanya hingga membuatku tidak sabar ingin mengulang kembali pertarungan kita" ucap Zeys seraya senyum smirk.
"aku yakin kau bisa melakukannya karena hanya kau yang bisa seseorang yang bisa mempermainkan takdir seseorang. Aku menyadarinya saat pertemuan pertama kita"
Brennan mendekati Yashbi menatap intens dari ujung kaki hingga kepala tidak lupa menatap kedua bola matanya.
"apa ini kau juga yang mengaturnya hingga laki-laki ini memiliki kekuatan Dewa Bumi?" ucap Brennan memegang dagunya dengan senyuman tipis.
_____________
__ADS_1
Zeys adalah pemimpin Dewa diantara Dewa lainnya dan pemimpin Dunia yang terbentuk di alam semesta termasuk Dunia Manusia dan Satan's World. Zeys yang paling ditakuti oleh makhluk hidup yang ada karena dapat mengubah takdir dalam sekejap, hitungan detik hingga perjalanan hidup seseorang bisa berubah dengan mudah termasuk manusia. Zeys mencintai dan menyayangi manusia yang dinamakan perempuan. Dia sangat mengagungkannya. Maka dari itu saat mengetahui dunia manusia dimana perempuan tidak diperlakukan dengan baik dari tempatnya yang selama empat ribu tahun tidak pernah menampakkan diri akhirnya Zeys keluar dari sebuah tempat yang selama ini menemaninya dan mempertemukannya dengan Brennan yang saat itu dia sedang melakukan hal-hal yang buruk terhadap perempuan.
Zeys turun ke dunia manusia tepat ditengah-tengah keluarga Dzon. Memanipulasi seolah dirinya salah satu dari keluarga Dzon.
Zeys dan Brennan terlibat pertarungan satu sama lain. Brennan dapat mengimbangi Zeys. Tapi tetap saja hasil akhirnya Brennan dikalahkan oleh Zeys. Mereka bertarung selama satu minggu penuh. Zeys merasa senang dan puas atas pertarungan itu bagaimana tidak selama ini tidak ada yang berani melawannya seorang Dewa sekali pun.
Zeys pun akhirnya Memanipulasi takdir semua manusia, pemimpin Satan's World, Dewa Bumi Anzel termasuk dirinya agar Brennan lahir kembali. Dengan melakukan hal itu tentu saja ada resiko yang harus dihadapi yaitu hancurnya Satan's World, Dunia Manusia dan Dunia Atas bahkan bisa lebih dari itu. Maka dari itu Zeys memanfaatkan kekuatan alam semesta yaitu bintang Canis Major. Tapi apa Zeys akan bisa menangani semua resiko yang telah dia lakukan?. Sepertinya dia melupakan sesuatu yang penting. Apakah itu?.
___________
"apa kalian tahu dia... dia ini yang melibatkan kalian agar terlahirnya kembali diriku. Ya, perjalanan hidup kalian sudah diatur olehnya sedemikian rupa. Jangan terlalu kaget jika tempat ini akan hancur hanya dalam satu malam. Ah bahkan beberapa detik lagi" ucap Brennan dengan senang karena Zeys melakukan hal seperti ini hanya untuk lahirnya kembali dirinya.
"jika mati jelas saja mati tidak mungkin terlahir kembali kecuali orang gula ini yang melakukannya"
Seekor naga menghampiri mereka terlihat memutar diatas kepala mereka.
Brennan bersiul melihat seekor makhluk yang gagah membuat matanya tidak berkedip.
"saat pertarungan itu aku tidak melihat makhluk indah ini" ucap Brennan mendekati naga itu yang mendarat didekat Yashbi.
"lakukan tugasmu, Ashana. Inilah saatnya. Kau tidak lupa, kan?" ucap Zeys yang membuat Yashbi Brennan kearah Ashana secara bersamaan.
Deugh
"ya aku akan melakukannya" ucap Ashana semangat mengingat perjanjian dirinya dan Zeys jika Ashana melakukan tugasnya maka dia akan menjalani kehidupan bersama Yashbi dan Morina walau pun tidak dalam waktu lama. Menjalani kehidupan layaknya keluarga kecil yang harmonis.
Zeys memindahkan seketika Ashana berada dihadapan Clara hingga Clara terlihat heran mengerutkan dahinya.
"kau... apa yang membuatmu ke tempat ini?" tanya Clara heran.
"tentu saja aku akan membunuhmu" ucap Ashana enteng dan datar.
Ashana berubah seketika menjadi perempuan yang dingin. Auranya berbeda dari sebelumnya.
__ADS_1
Tujuan Zeys menyuruh Ashana membunuh Clara untuk mengambil kekuatan Canis Major darinya.