
"udah dong, kita nggak boleh sedih-sedih lagi okay. sekarang kita harus happy terus. gimana kalau kita jalan-jalan."ucap Evan
"hahaha, boleh juga tu."sahut Andra
"sayang, mau jalan-jalan?"tanya Andra
Hania mengangguk dan tersenyum bahagia.
"sayang mau ikut juga nggak?"tanya Evan pada Lala yang berhasil membuat Lala terkejut dan malu.
"hahaha, halalin aja dulu kak, jangan sayang-sayang aja."ledek Hania
"hehehe."jawab Evan sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"tau, main sosor aja."tambah Andra
mereka pun tertawa, sementara wajah Lala sudah seperti tomat masak.
"jadi kita mau kemana ni?"tanya Evan
"terserah sih."jawab Andra
"Han, ini khusus buat kamu. kamu mau kemana?"tanya Evan
"aku ikut aja sih kak, tapi aku pengen lihat yang hijau-hijau terus ada air nya juga."jawab Hania
"kalau Lala mau kemana?"tanya Andra
"ikut aja sih, dra. kebetulan hobi dan kesukaan aku sama Nia sama,.jadi kalau Nia mau kemana pasti aku ikut."jawab Lala
__ADS_1
"oke dech. bos silahkan atur jadwal."ucap Evan terkekeh
"dasar nggak mau modal."gerutu Andra
Evan tertawa puas karena membuat amdra kesal, kini dia juga bersyukur karena senyum dan tawa sahabat nya sudah kembali.
...----------------...
sore hari nya, ke empat nya akan pergi dari villa. Hania juga sudah bosan disana.
sebelum mereka pergi, Hania berpamitan pada ke empat pelayan. walaupun baru sebentar tapi Hania sudah merasa nyaman pada mereka.
"non."panggil mereka lalu memeluk Hania
Hania tersenyum "tolong jagain bunga-bunga ku ya, mbok."ucap Hania
"iya non."
"sayang kenapa?"tanya Andra khawatir
Hania menoleh ke arah Andra "nggak apa-apa mas."jawab Hania sembari tersenyum
sementara Evan dan Lala satu mobil di belakang.
"mas, aku boleh minum kelapa muda nggak?"tanya Hania lirih
"boleh, sayang mau minum itu?"tanya Andra
Hania mengangguk, Andra pun meminggirkan mobil nya di tepi jalan, kebetulan ada penjual kelapa muda di pinggi taman.
__ADS_1
Andra mematikan mesin mobil, lalu membuka pintu mobil.
"mas, aku mau ikut."ucap Hania
"ya udah ayo."ucap Andra lalu dengan cepat dia keluar dan membuka pintu mobil untuk Hania
"la, ayo turun.kita minum kelapa muda dulu."pekik Hania pelan
Lala dan Evan pun turun
"udah cocok tu."sindir Andra
Lala dan Andra salah tingkah, sudah berapa kali pipi Lala merah.
ke empat nya pun duduk disana sembari menikmati kelapa muda.
...----------------...
sementara di tempat lain, kini sejak kejadian beberapa hari yang lalu, Bu Rini di ceraikan pak Lukman. bukan tanpa alasan, pak Lukman merasa kecewa dan di tipu.
Bu Rini tinggal di sebuah rumah kontrakan, sementara Saras masih di rumah pak Lukman. Saras tambah stress dan bahkan dia sudah hampir gila.
"kurang ajar sekali mereka sudah menghancurkan keluarga ku. lihat saja nanti."umpat Bu Rini geram
Bu Rini duduk di ruang tamu dengan pandangan licik nya,
ntah apa yang sudah merasuki tubuh nya, sehingga dia begitu membenci darah daging nya sendiri, bahkan dia begitu licik untuk menyingkirkan anak nya.
Bu Rini berteriak hingga membuat keonaran di sekitar kontrakan.
__ADS_1
"udah gila kali ibu itu."ucap penghuni kontrakan lain nya.
...----------------...