
beberapa hari kemudian, Hania mengajak Andra pergi ke mall, ntah dapat kekuatan dari mana Hania sehingga dia sanggup untuk berjalan dengan waktu yang lama. Andra pun menuruti nya, sudah hampir sebulan Andra tak pernah datang lagi ke kantor, semua nya Evan yang mengurus, Andra hanya mengawasi nya dari rumah.
setelah sarapan, kedua nya berangkat. kali ini Andra dan Hania hanya pergi berdua karena Budi lagi sakit.
selama di perjalanan, Hania tak menunjukkan kepada kalau dia lagi sakit. senyum manis terus terukir di bibir nya.
beberapa menit kemudian mereka pun sampai di sebuah mall. Hania menggandeng tangan suami nya itu.
"ayo mas."
"iya sayang, sayang mau belanja apa nih?"
"hmm, kita ke toko baju dulu ya."
Andra mengernyitkan keningnya " mau beliin siapa sayang?"
"mas lah."
"kan baju mas udah banyak."
"kan bukan dari Nia."jawab Hania sembari tersenyum lalu menarik tangan suami nya itu ke sebuah toko pakaian laki-laki
Hania mengambil beberapa model Koko berwarna hitam. "ayo cobain mas."titah Hania sambil memberikan model yang pertama
"sayang, baju Koko mas yang warna hitam kan udah lumayan banyak."
"mas, Nia pengen mas pake baju Koko yang dari Nia."
__ADS_1
"hmm, baik lah."ucap Andra pasrah tak lupa dia tersenyum pada istri nya itu
Andra mencoba beberapa baju hingga Hania memilih baju yang pas untuk Andra. "nah yang ini cocok buat mas, ini sarung nya ya."
"ya Allah sayang, nggak peci nya sekalian?"
"boleh."jawab Hania lalu dia mengambil beberapa peci dan menyuruh Andra mencoba nya
"okay, good. Masya Allah ganteng banget sih suami ku ini."puji Hania karena memang dengan memakai Koko dan sarung serta peci membuat Andra tambah ganteng.
"udah kan sayang?"
"udah, tapi sebentar ya mas, aku cari yang untuk ayah dulu."
"okay. kamu duduk disini aja ya biar mbak nya yang bawakan baju nya buat kamu."
"hmm, baik lah sayang ku, cinta ku, bidadari ku."ucap Andra pasrah
sementara pegawai yang ada di toko hanya bisa tersenyum karena melihat sepasang suami istri yang begitu menggemaskan bagi mereka.
Andra duduk di sofa sembari memperhatikan istri nya itu, namun dia merasa bingung karena Hania memilih begitu banyak baju.
"sayang, ini untuk siapa aja?"
"untuk ayah, Budi sama kak Evan. nggak apa-apa kan mas sekekali kan."
"terserah sayang aja."
__ADS_1
setelah memilih dan membayar, Hania dan Andra lanjut ke toko pakaian wanita. Hania memilih beberapa gamis hitam disana.
"kok pilih warna item sayang?"tanya Andra
"biar elegan mas."
"lagian untuk siapa aja?"tanya Andra lagi
"buat mbok, Lala, terus para pegawai kamu di villa."jawab Hania sambil membayar di kasir
setelah puas berkeliling, kedua nya istirahat di sebuah restoran masakan Padang.
"mau kemana lagi sayang?"
"nanti aku tunjukkan tempat nya okay."
"okay dech."
cukup lama mereka disana, sembari menunggu waktu sholat zhuhur, kedua nya bersantai disana sambil makan es krim kesukaan Hania.
"hahahah, hati-hati lho sayang sampe belepotan kayak gitu."ucap Andra lalu menghapus bekas es krim di sudut bibir Hania
"hehehe. maaf mas. habisnya es krim nya enak banget."
Andra hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum gemes pada Hania.
...----------------...
__ADS_1