
tok....tok
"assalamu'alaikum."ucap seseorang dari depan
"wa'alaikumsalam."jawab Hania
ceklek
"mas Andra."ucap Hania pelan!Hania merasa heran itu pertama kali nya Andra mengucapkan salam
"mau sampai kapan berdiri disini?apa aku tidak boleh masuk?"
"i..iya mas, silahkan masuk."
"ayah kemana?"
"ayah lagi ke rumah pak Tono."
"oooh."
"mas mau kopi?"
Andra mengangguk
Hania pun ke belakang untuk membuatkan kopi sekaligus membawa kue yang dia buat tadi pagi.
"silahkan diminum mas, ini kue nya."ucap Hania
Andra langsung menyeruput kopi buatan Hania, seperti nya dia sudah lama merindukan kopi buatan Hania.
"tolong ambil pakaian ku di dalam mobil."titah Andra
"iya mas."
Hania pergi ke depan dan mengambil pakaian Andra di mobil.
"Andra datang kesini nak?"tanya pak Arshad yang baru pulang
"iya yah."
"assalamu'alaikum."ucap pak Arshad
Andra langsung berdiri dan menyalami tangan mertua nya "wa'alaikumsalam, dari mana yah?"
"biasa dari rumah pak Tono."
"oh iya yah."
__ADS_1
"ayah ke kamar dulu ya."
"silahkan yah."
**********
matahari sudah kembali ke peraduan nya, suara adzan Maghrib saling sahut menyahut.
"dra."
"iya yah."
"kamu bisa jadi imam?"tanya pak Arshad tiba-tiba
Andra diam sejenak
"bisa yah."jawab Andra tanpa ragu
deg
Hania menatap suami nya itu.
"syukurlah ayo kita sholat Maghrib dulu."
"Allahuakbar."ucap Andra
"assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh."ucap Andra lagi ketika salam
Hania menatap punggung suami nya itu "ya Allah ternyata suami ku bisa menjadi seorang imam, semoga dia bisa kembali ke jalan mu ya Robb."batin Hania!Hania merasa terharu
setelah selesai berdoa, Andra mencium tangan pak arshad kemudian Hania yang mencium tangan Andra.
ada getaran aneh pada Andra, dia merasa begitu tenang ketika Hania mencium tangan nya.
Hania tersenyum manis pada Andra untuk menunjukkan betapa senang dan bersyukur nya dia.
"langsung siapin makanan aja ya nak, nanti setelah sholat isya baru kita pergi."
"baik yah."
"mau pergi kemana yah?"
"ke pasar malam."
tak lama Hania memanggil kedua laki-laki yang sedang asik ngobrol di ruang tengah untuk makan malam.
*********
__ADS_1
di pasar malam
Andra terlihat tampak kebingungan pada tempat itu, mungkin dia pernah kesana tapi sudah lama hingga dia merasa asing pada tempat itu. sementara pak Arshad tidak jadi ikut karena Andra tidak mengizinkan nya mengingat pak Andra sedang sakit.
"kenapa mas?"
"nggak apa-apa."
"mas, kita main itu yuk. siapa tau dapat boneka nya."
Andra pun menurut, kedua nya pergi ke sebuah permainan lempar bola ke dalam ember.
"mau beli berapa mbak?"
"hmm, dua puluh ribu aja dulu mbak."
Hania di beri beberapa bola dan dia mulai melempar bola itu namun selalu gagal masuk.
"mas mau coba main?"
"oke."
Hania membeli lagi beberapa bola.
"emang apa gunanya main ini?"tanya Andra
"heheh, nanti kalau bisa masukin bola nya bakalan dapat hadiah mas, itu hadiah-hadiah nya."ucap Hania sambil menunjuk barang di belakang mbak nya.
Andra mulai melempar bola itu, dan tidak membutuhkan effort yang banyak, bola itu masuk dengan mudah nya.
prook
prook
Hania bertepuk tangan senang
"ternyata mas nya jago main juga ya, mau hadiah apa mas?"tanya penjaga
"terserah dia aja."jawab Andra datar sembari melirik Hania
"cuma itu doang."batin Andra melihat permainan itu
"saya mau boneka beruang yang putih itu mbak."
"oke mbak."
...----------------...
__ADS_1