Takdir Memisahkan Kita

Takdir Memisahkan Kita
Memaafkan


__ADS_3

"maafin saras, pa. maaf."mohon Saras di kaki pak Lukman


pak Lukman kembali menarik tangan Saras lalu memasukkan nya ke dalam mobil, hingga mereka pun meninggalkan tempat itu.


sementara di rumah Andra, Hania sudah di bawa ke kamar nya. Evan langsung menghubungi dokter Rere untuk memeriksa kondisi Hania. tampak Andra begitu mengkhawatirkan Hania. dia memegang tangan Hania "bangun sayang, bangun."ucap Andra lirih dengan mata berkaca-kaca


tak lama dokter Rere pun datang, dia tampak begitu panik apalagi dia sudah tau kondisi Hania.


"tolong periksa istri Andra, Tante."ucap Andra lalu dia berdiri membiarkan dokter Rere memeriksa kondisi Hania


semua nya begitu mencemaskan Hania, dokter Rere memasang infus pada Hania.


"kenapa tidak di bawa ke rumah sakit aja, dra?"tanya Tante Rere


"Hania tidak mau lagi ke rumah sakit, Tan."jawab Andra frustasi

__ADS_1


Tante Rere mengangguk paham " ya sudah biarkan dia istirahat, kondisi Hania masih lemah, dia sudah sadar kok."ucap Tante Rere lalu dia pun keluar dengan di ikuti Evan, Lala dan pak Arshad sementara Andra masih setia duduk di sisi ranjang


Hania mulai membuka matanya, wajah pucat Pasih begitu mengiris hati Andra, kalau lah bisa diganti, rasa nya biar dia saja yang tidur disana merasakan sakit.


"Alhamdulillah sayang sudah bangun."ucap Andra sembari menatap lekat wajah Hania


"aku kenapa ada disini?, dimana ayah?"tanya Hania


"ayah ada di depan sayang, ini kan rumah kita sayang."jawab Andra lirih


Hania baru saja teringat dengan kejadian yang baru saja terjadi, dia menatap wajah suami nya itu tanpa ekspresi apapun.


Hania mencoba meraih wajah suami nya itu " jangan menangis mas, mungkin ini adalah cara Allah untuk menguji kita, Nia ikhlas mas, Nia juga bersyukur karena Allah selalu melapangkan hati Nia, dan memberikan maaf yang banyak untuk mas andra. Nia juga minta maaf ya mas karena Nia sudah berprasangka buruk sama mas Andra."tutur Hania! Andra langsung memeluk tubuh istri nya itu


"aku sangat merindukanmu sayang."bisik Andra

__ADS_1


"aku juga mas."balas Hania


ntah bagaimana dengan hubungan kedua nya, yang jelas Allah selalu mempunyai banyak cara agar kedua nya tak berpisah.


...----------------...


di rumah pak Lukman, kini rumah itu seolah-olah sedang terjadi peperangan. Bu Rini dan Saras tampak ketakutan melihat kemarahan pak Lukman.


"sekarang, katakan pada ku siapa yang menghamili kamu Saras."bentak pak Lukman


Saras hanya diam, dia bingung mau jawab apa karena bukan hanya satu orang saja yang sudah tidur dengan nya.


"Saras, kamu dengar pertanyaan saya. hah."sentak nya lagi


"sabar mas, kamu jangan marah-marah seperti itu pada Saras."sahut Bu Rini takut

__ADS_1


pak Lukman menatap tajam Bu Rini "ini semua terjadi karena kamu tidak becus sebagai seorang ibu."teriak pak Lukman


...----------------...


__ADS_2