
pagi ini, Andra dan Hania serta Lala dan juga Evan akan berlibur ke luar negeri. Hania tak tau kemana suami nya akan membawa nya. karena Andra tidak memberitahu Hania bahkan semua tiket dan keperluan dia lah yang mengurus.
setelah mereka check in, sekarang mereka sudah di dalam pesawat. walaupun wajah hania tak secerah dulu yang ada hanya lah wajah pucat namun senyum itu tak pernah memudar. Hania menyenderkan kepalanya di bahu Andra sambil memeluk lengan Andra.
"sayang, mau tidur?"tanya Andra sambil mencium ubun-ubun Hania!Hania membalasnya dengan anggukan.
"tidur lah sayang, nanti kalau sudah sampai, aku bangunin ya."ucap Andra
"iya mas."balas hania!Hania mulai memejamkan mata nya.
setelah beberapa jam di udara, akhirnya mereka tiba di sebuah negara atau yang sering disebut orang-orang negeri kiwi. negara yang menyimpan berjuta keindahan.
setelah mengambil koper di bagasi, mereka langsung menuju sebuah bangunan mewah yang sudah Andra booking beberapa hari yang lalu.
mata Hania tak mengerjap saat melihat pemandangan indah negara New Zealand, hamparan rumput hijau serta air yang mengalir di sekitar nya memberikan kedamaian pada siapapun yang melihat nya.
hingga mereka pun sampai di tempat yang mereka sewa, Andra memilih tempat di atas bukit yang menghadap langsung ke arah air terjun dan hamparan rumput yang hijau.
__ADS_1
"Masya Allah, indah sekali."ucap Hania lirih kini dia sudah berdiri di atas balkon
"apakah surga akan seindah ini, mas?"tanya Hania tiba-tiba sembari memejamkan mata nya
reflek Andra menoleh ke arah Hania"surga akan jauh lebih indah dari ini sayang."jawab Andra lalu menghampiri Hania
Hania menatap wajah suami nya itu dengan lekat, dia terus memberikan senyum termanis yang dia punya. kini hanya rasa syukur yang Hania rasakan, dia tidak peduli lagi bagaimana dengan masa-masa yang begitu sulit dan menyakitkan yang sudah dia lalui.
"terima kasih ya mas."ucap Hania lalu memeluk Andra dengan erat
"sama-sama, seharusnya aku yang berterima kasih sama mu sayang, sayang suka?"
"oke siap sayang, sekarang sayang istirahat dulu ya. jangan capek-capek oke."
"oke bos. oh ya Lala sama Evan dimana, mas?"
"lagi di ruang keluarga."jawab Andra
__ADS_1
"kita istirahat nya disana aja ya mas."
"baik lah."
kedua nya kembali ke luar, tampak Evan dan Lala sedang mengobrol disana.
"ekhem."suara deheman Andra
"apa sih, ganggu aja."dengus Evan
"oh gitu, udah nggak butuh saya lagi ni?"sindir Andra lalu duduk di depan Evan
"masih lah, kalau gue nggak butuh elu gimana dong gue nikahin Lala nanti."jawab Evan terkekeh
"dasar laki-laki kerek."jawab Andra
"sudah-sudah kok malah ribut sih. sini la."ucap Hania sambil menepuk sofa di samping nya
__ADS_1
Hania langsung memeluk sahabat nya itu, ntah kenapa Hania begitu menyayangi Lala, beberapa bulan yang lalu saat Hania masuk rumah sakit dan sibuk dengan penyakit nya, Lala di timpa musibah,kedua orang tua nya meninggal dunia akibat kecelakaan, pada saat itu Lala benar-benar terpuruk karena tak ada satupun orang disampingnya, sahabat yang dia harapkan juga sedang berjuang untuk tetap hidup, Awal nya Lala kecewa pada Hania, tapi setelah dia tau, justru Lala kembali merasakan dunia nya hancur.
...----------------...