Takdir Memisahkan Kita

Takdir Memisahkan Kita
Sholat Bersama


__ADS_3

sesampainya di rumah, Andra langsung membopong tubuh Hania masuk ke dalam rumah.


"non."teriak mbok Iyem sembari mendekati Hania lalu memeluk nya!mbok Iyem begitu merindukan Hania.


Hania tersenyum sembari membalas pelukan mbok Iyem.


"non kenapa non?"tanya mbok Iyem khawatir karena melihat Hania begitu lemas dan pucat.


"Nia, nggak apa-apa kok mbok."jawab Hania


mbok Iyem baru menyadari kalau Andra dan Hania sudah sangat dekat, bahkan mbok Iyem tidak melihat wajah dingin dan cuek pada Andra yang ada hanya lah sebuah senyuman dan kehangatan.


"Nia ke kamar dulu ya mbok."ucap Hania


"Iyo non."jawab mbok Iyem


"sayang mau kemana?"tanya Andra karena Hania berjalan menuju kamar nya


"ke kamar."jawab Hania bingung


"sekarang kamar kamu di atas ya sayang."


"tapi mas."

__ADS_1


"udah ayo."ucap Andra! tiba-tiba Andra menggendong Hania layak seperti bridal style, Hania mengalungkan tangannya di leher Hania agar tidak jatuh


"Alhamdulillah ya Allah."ucap mbok Iyem


di dalam kamar, Andra membaringkan Hania di atas kasur lalu menyelimuti Hania.


"mas."panggil Hania


"iya sayang, kenapa?"tanya Andra sembari duduk di sisi ranjang


"aku mau sholat dulu mas."ucap Hania pelan lalu kembali bangun


"ya udah, ayo. aku bantu."ucap Andra


"mas nggak sholat?"tanya Hania takut


"sholat sayang. tunggu bentar ya."ucap Andra lalu masuk ke dalam kamar mandi


"Alhamdulillah ya Allah, terima kasih. Nia sangat bersyukur ya Robb."ucap Hania terharu


ini adalah pertama kali Andra sholat bersama Hania tanpa dipaksa atau apapun.


tak lama Andra pun keluar dari kamar mandi sembari tersenyum. Andra mengambil sajadah di lemari yang sudah lama dia diamkan. Andra membentang kan di lantai sementara Hania sudah memakai mukenah.

__ADS_1


setelah selesai, kedua nya langsung melaksanakan sholat.


"Allahuakbar."ucap Andra! ada rasa sedih di hati Andra, sudah begitu lama dia meninggalkan Allah.


Selepas sholat, cukup lama Andra berdiam diri, dia mengangkat kedua tangan nya memohon sebaik permohonan pada sang ilahi, terdengar suara isakan tangis dari Andra.


Andra menutup wajah nya, dia begitu malu dan merasa sangat berdosa. Hania mendekati Andra lalu mengelus pundak nya dengan lembut.


Andra menoleh ke arah Hania, dia menatap wajah Hania dengan lekat. dia merasakan ketenangan saat bersama Hania.


"sayang, apa Allah masih mau mengampuni dan memaafkan semua kesalahan ku? aku sudah begitu banyak dosa sayang, aku sudah nyakitin kamu, meninggalkan kewajiban ku sebagai seorang hamba. aku menyesal sayang. aku menyesal. hiks....hiks."ucap Andra sembari menunduk dengan linangan air mata yang begitu deras


"mas, lihat aku."ucap Hania lembut


Andra pun melihat dan menatap wajah Hania.


"Allah itu maha pengampun lagi maha penerima taubat mas, selagi di hati mas ada keinginan untuk bertaubat dan berubah menjadi lebih baik, Allah pasti akan mengampuni dosa mas tak peduli sebanyak apapun itu."ucap Hania sembari tersenyum


"aku minta maaf sayang."ucap Andra sembari mencium tangan Hania


"iya mas. Nia sudah memaafkan semua nya. terima kasih ya."ucap Hania tersenyum manis!dia begitu bersyukur atas kebahagiaan yang sudah Allah berikan pada nya.


Andra memeluk tubuh hania "aku mohon bertahan lah sayang, aku mohon jangan tinggalkan aku."bisik Andra

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2