Takdir Memisahkan Kita

Takdir Memisahkan Kita
Pernikahan Puput&Bagas


__ADS_3

sesampainya di rumah, Andra langsung membangunkan Hania


Hania mengucek mata nya"sudah sampai ya mas? maaf ya aku ketiduran."ucap Hania


"hmm."balas Andra


kedua nya pun masuk ke dalam rumah, namun alangkah terkejutnya Hania ketika melihat seseorang di ruang tamu.


"dari mana saja kamu andra."bentak Saras


"kenapa kamu bisa masuk ke dalam rumah?"tanya Andra


"itu tidak penting, dari mana saja kamu dengan perempuan kampung ini, kenapa kamu bisa sama dia?"tanya Saras dengan sorot mata yang tajam


"kemarin ayah nya hania sakit, sebagai majikan saya harus menjenguk nya."jawab Andra tenang


"emang mereka siapa kamu sehingga kamu harus peduli sama mereka?"


"Hania bekerja dengan ku sudah sepatutnya aku peduli.


"sudah lah, tidak perlu marah-marah lagi pula aku tidak macam-macam."ucap Andra sembari memeluk Saras


deg


"astaghfirullahaladzim."batin Hania


"ngapain kamu masih berdiri disana, hah?"bentak Saras


"ma..maaf nya."


Hania pun memutuskan untuk pergi ke kamar nya.


hiks...hiks

__ADS_1


Hania menangis di dalam kamar, kali ini hati Hania benar-benar terasa sakit, ntah lah mungkin dia benar-benar sudah mencintai suami nya itu.


...----------------...


beberapa hari kemudian, Hania akan pergi bersama lala dan teman-teman nya ke acara nikahan Puput dan bagas.


dengan memakai kebaya gaun berwarna nude dengan jilbab yang senada, Hania terlihat begit cantik dan anggun


"mau kemana kamu?"tanya Andra


"aku mau ke nikahan teman kuliah ku mas, sekaligus reunian."jawab Hania sembari tersenyum


"oh."


tok....tok


"aku pergi dulu mas, Assalamu'alaikum."ucap Hania lalu dia pergi meninggalkan Andra yang masih sibuk dengan laptop nya


"hai Han."sapa Lala lalu dia memeluk hania


"baik kok. ayo kita langsung jalan aja ya."


"oke, let's go."


Hania dan Lala pun berangkat ke rumah puput karena mereka diminta untuk jadi Bridesmaids.


sesampainya di rumah puput, Hania di sapa oleh teman-temannya nya. mereka terlihat begitu bahagia karena bisa bertemu lagi tentu nya dengan cerita mereka masing-masing.


"assalamu'alaikum put."


"wa'alaikumsalam. Nia. akhirnya kamu datang juga."ucap Puput senang


"hehehe, iya put. Masya Allah kamu cantik sekali put."

__ADS_1


"hihihi, lebih cantik kamu kok Han."


"hmm, kamu bisa aja."


setelah Puput di rias, akhirnya dia dibawa keluar untuk bertemu dengan sang suami yang sudah mengikrarkan janji suci di hadapan penghulu.


"cie."teriak teman-teman yang lain


Puput terlihat begitu malu


"cie, yang dulu nya paling nggak mau ternyata jodoh juga ya."ucap Lala sembari tertawa


"hahahaha, iya bener banget. dulu Bagas nolak banget ya."ucap Ardi teman Hania


Bagas dan Puput hanya bisa tersenyum dan salah tingkah karena mengingat bagaimana mereka dulu.


Hania dan teman-teman nya duduk di tempat yang sudah Puput siapkan, mereka makan makanan yang ada di prasmanan.


"makan teros."sindir Ardi pada Lala


"apa sih botak."


teman-teman tertawa terkekeh melihat tingkah Lala dan Ardi yang tidak pernah damai.


"ntar kalian jodoh juga lho."


"iya bener tuh."


"la, aku permisi ke kamar mandi dulu ya."bisik Hania


Hania pergi ke kamar mandi, Hania merasa kepala nya pusing.


uhuk..uhuk

__ADS_1


Hania batuk, namun tiba-tiba keluar darah segar. Hania tercengang dengan darah yang ada di hidung nya


...----------------...


__ADS_2