
selepas Andra pergi, Hania membereskan gelas di atas meja. kemudian dia membersihkan rumah dan masak untuk nanti malam.
namun ketika dia ingin masak ternyata semua bahan sudah habis, Hania pamit pada Arshad untuk ke warung untuk membeli beberapa bahan makanan.
"kamana neng?"
"ke warung bude, mau beli sayur."
"oh nggeh, hati-hati neng."
"nuhun bude."
Hania melanjutkan perjalanan nya. tak lama dia pun sampai dan langsung memilih beberapa bahan makanan disana. setelah selesai Hania segera kembali ke rumah.
Hania membereskan belanjaan nya terlebih dahulu, karena dia ingin sholat ashar sebelum dia masak di dapur.
*********
sementara di rumah, Andra terlihat kebingungan dan kesepian.
"ada apa ini Andra? kenapa kamu justru memikirkan Hania."ucap Andra pada dirinya
bayang-bayang Hania melayani nya dengan baik, menyiapkan semua keperluan nya membuat Andra merasa bersalah pada hania.
"kenapa kamu mikirin itu dra, kan itu sudah tanggung jawab dia sebagai istri."ucap nya lagi
memang Andra begitu egois bahkan dia tidak bisa menyadari kalau dia sudah jatuh cinta pada Hania.
dengan perasaan gelisah, Andra memilih untuk mandi dan beristirahat.
hari sudah berganti malam, Andra sedang duduk di ruang tv sambil minum kopi.
__ADS_1
drrrtttt
suara ponsel Andra
tertulis nama Saras di layar ponsel
"hallo."
"hallo sayang, sayang mama sama papa nyuruh ke rumah. kamu kesini ya."
"tapi aku baru pulang sar, lain kali aja ya."
"kok gitu sih, mama udah masak banyak tau."
"oke, aku akan segera kesana."
lagi dan lagi Andra menuruti keinginan Saras, memang benar kata Evan, Andra akan bucin dan menurut jika itu berhubungan dengan Saras.
tok...tok
"ma, Andra udah datang."
"langsung ke meja makan aja sayang, nanti kita ngobrol."
"iya ma."
Andra pun pergi ke meja makan dengan di gandeng Saras.
"silahkan duduk dra."
"terima kasih om."
__ADS_1
mereka pun makan malam bersama.
**********
Ting
"assalamu'alaikum Han, sekali lagi aku minta maaf sama kamu Han."pesan dari Rafa
cukup lama Hania membalas pesan Rafa, karena Hania benar-benar merasa kecewa.
"sudah lah Raf, aku tidak ingin membahas nya lagi. sekarang kamu sudah tau kan kalau aku ini istri orang jadi aku mohon tolong untuk tidak menghubungi ku lagi."balas Hania
"baik Han."
Hania meletakkan ponsel nya, kemudian dia mengambil wudhu untuk sholat isya. setelah sholat Hania membaringkan tubuhnya.
sementara Andra baru saja pulang dari rumah Saras, ntah kenapa dia merasa rumah begitu sepi dengan tidak ada nya Hania.
Andra mengambil ponselnya ternyata ada pesan dari Hania
"assalamu'alaikum mas, aku cuma mau bilang kalau baju kerja besok sudah aku siapin di dalam lemari. sarapan nya juga udah aku siapin di dalam kulkas besok tinggal panasin aja ya."pesan dari Hania
setelah membaca pesan dari Hania, Andra pergi ke dapur untuk mengecek kulkas dan benar saja Hania sudah menyiapkan beberapa sarapan yang siap saji tanpa harus repot-repot untuk membuat nya lagi.
lalu Andra ke kamar nya untuk mengecek lemari dan lagi-lagi benar saja pakaian sudah tersusun rapi disana.
"kapan dia ngerjain nya?"tanya Andra tak percaya bahwa Hania bisa mengerjakan semua nya
Andra mengangkat kedua bahu nya, lalu dia membaringkan tubuhnya dan tidur.
...----------------...
__ADS_1