
London Inggris
Dua buah mobil Range Rover anti peluru yang disiapkan oleh Rama McCloud sudah berada di depan kastil McCloud. Untuk kali ini, semua keluarga klan Pratomo tutup mata melihat cucu dan keponakannya mau buat gegeran di Brussels demi membawa Zinnia pulang.
"Turin saja kita obrak Abrik dulu, kenapa Brussels nggak!" ucap Hoshi ke semua sepupunya saat mereka membahas fitnah ke Zinnia. Terlepas semua tetua tahu bagaimana ibu kandung Zinnia, tapi semua orang tahu putri Mariana dan Ayrton itu tidak sedikit pun meniru ibunya Mareta.
"Suruh Luke, Leia dan Blaze mengawal trio kampret. Karena aku tidak yakin mereka akan halus mainnya" kekeh Abi.
"Bayu tidak usah ikut. Sudah terlalu banyak" balas Bima.
"Tidak, Bayu dan Benji biar di New York membantu dari IT" sambung Benji.
Dan kini di dalam mobil hitam sudah ada Luke, Valentino, Gasendra dan Arkananta sedangkan yang biru ada Blaze, Leia dan Shinichi. Mereka sengaja berangkat malam dari London menuju Brussels karena menempuh waktu sekitar lima jam.
"Hati-hati kalian bertujuh" ucap Arjuna sambil memeluk semua cucu-cucunya sesaat sebelum berangkat. "Shinichi, jangan gegabah!"
"Nggak yakin Opa. Nakal, tembak" cengir Shinichi, putra Hideo Kojima Park dan Fayza Sky.
"Iiissshhh kamu tuh!" Arjuna menoyor dahi cucu imutnya.
"Gasendra, jangan marah-marah sama Sean. Oma tahu kamu marah karena kakak iparmu tidak membela mbakyumu tapi posisi Sean itu sulit karena dia tidak tahu mbakmu di bunker dan dia melihat sendiri si impostor itu mirip dengan mbakmu." Sekar memegang wajah tampan Gasendra. "Just bring her back. Okay? Masalah nanti mbakmu dengan Sean, kita pikir belakangan."
"Njih Oma." Gasendra mendapatkan ciuman dari Oma cantiknya.
Jam sepuluh malam, dua mobil itu bergerak menuju Brussels lewat tol E40.
***
Apartemen Sean dan Zinnia Brussels Belgia
Zinnia dengan ditemani Jasmine membereskan semua pakaian yang dia beli sendiri, meninggalkan semua perhiasan dan barang-barang yang dibelikan oleh Sean. Dirinya benar - benar kecewa dan patah hati melihat suaminya tampak terdiam tanpa membela dirinya sama sekali.
Dengan berurai air mata, Zinnia membawa dua koper besar dan bersama dengan Jasmine yang membawa kopernya, keduanya memilih pergi ke sebuah rumah sewaan yang sudah diurus semuanya oleh Sarah, sekretarisnya. Wanita itu memilih membela tuan putrinya karena tahu hal yang sebenarnya setelah melihat Zinnia dan Jasmine di Antwerp.
"Sudah siap nona?" tanya Jasmine.
"Sudah. Yuk berangkat." Zinnia masuk ke dalam mobil Sarah yang sudah menunggunya dan ketiganya pun pergi ke pinggiran kota Brussels.
***
Sean memasuki apartemennya dan terkejut melihat barang-barang Zinnia banyak yang hilang. Bahkan koper pink Zinnia tidak ada dua-duanya. Pria itu kelabakan mencari istrinya. Rasa bersalah tidak bisa membela Zinnia di depan keluarganya membuatnya hatinya sakit.
Setelah tadi mendengarkan penjelasan sopir Zinnia, kepala museum Antwerp dan seorang pegawai museum yang melihat istrinya dan pengawalnya didorong oleh seorang wanita hingga masuk ke dalam bunker serta dikunci, baru Sean tahu istrinya tidak bersalah.
Terbayang wajah Zinnia yang sampai mengucapkan 'Demi Allah' dengan kesungguhan hati bahwa bukan dirinya yang ke Basel, membuatnya hancur.
__ADS_1
"ZEEEE!!!!" teriak Sean di apartemen itu. Pria itu mencoba menelpon istrinya tapi langsung masuk ke pesan suara.
"Ya Allah! Kamu kemanaaa!"
***
Uccle Pinggiran Kota Dekat Brussels
Sarah mengantarkan Zinnia dan Jasmine ke sebuah villa yang letaknya di pinggiran kota Brussels tepatnya di distrik Uccle.
Sarah menyewa dengan menggunakan nama keponakannya nya agar tidak diketahui oleh pihak kerajaan karena mereka pasti dendam dengan Zinnia karena membongkar semua kebusukan ratu Michelle, pangeran Stefanus dan putri Natalia.
"Bagaimana tuan putri? Apakah cukup?" tanya Sarah setelah memarkirkan mobilnya.
"Lebih dari cukup Sarah. Terima kasih" ucap Zinnia.
"Kita masuk dulu tuan putri." Sarah membantu Zinnia dan Jasmine membawakan koper-kopernya.
Suara ponsel Jasmine berbunyi. "Assalamualaikum tuan Gasendra."
***
Perjalanan Ke Brussels.
"Apa kamu sudah dapat lokasi mbak Zee?" tanya Arka ke Gasendra.
Luke yang menyetir dengan di dampingi Valentino melirik dari spion.
"Sudah, mbak Zee pergi dari apartemen menuju kota Uccle. Sekretarisnya, Sarah, yang mencarikan."
"Apa dia memakai namanya sendiri?" tanya Valentino.
"Nggak, dia pakai nama keponakannya saat menyewa villa itu."
"Bagus! Smart move!" ucap Luke.
***
"Apa kamu sudah dapat siapa b1tch yang jadi impostor Zee?" tanya Leia melihat Blaze sedang berkoordinasi dengan Bayu dan istri Benji, Geun-moon. Leia yang bagian menyetir sedangkan Shinichi lebih banyak memeriksa satelit untuk mencari tahu villa yang disewakan oleh Sarah dengan iPadnya.
"Sudah! Hilda Stuart, salah satu pacar Stefanus yang kebetulan memiliki bentuk tubuh mirip Zee." Blaze menunjukkan wajah asli Hilda dan foto full body nya.
"Memang mirip Zee bentuk tubuhnya. Yang aku heran, Sean kok tidak mengenali Zee padahal setiap malam kan tidur dan ber*cinta pasti hapal lah!" umpat Leia.
__ADS_1
"Mbaaakkk, aku masih polos!" teriak Shinichi.
"Halah, kamu pasti tahu hen*tai kan?" goda Blaze.
"Makanan apa tuh?" tanya Shinichi dengan wajah polos.
"Oh please!" cebik Blaze.
Suara ponsel Leia berbunyi dan tampak nama 'Putri Medeline' disana.
"Your majesty..."
"Leia Bianchi. Bagaimana Zee? Apa kalian hendak membawa nya keluar Belgia?"
"Yes your majesty. Ini kami perjalanan menuju Brussels" jawab Leia.
"Kalian bisa membawa sahabat ku itu keluar Brussels, bawa ke istana Kensington! Akan aku sembunyikan Zee disana sementara waktu sebelum kalian memindahkan ke tempat yang lebih aman" ucap Putri Medeline. "Dan aku ingin kalian habisi si B1tch yang menyerupai sahabat ku!"
"Yes your majesty. Jangan khawatir, akan kami bereskan!" seringai Leia.
"Aku tunggu kalian di London dan segera ke Kensington. Okay?"
"Yes madame."
***
Uccle Villa
Zinnia memuntahkan semua isi perutnya setelah makan malam. Ya Allah, jangan hamil...jangan hamil.
Buru-buru Zinnia mengambil alat test kehamilan yang memang disimpannya untuk iseng mencari tahu apakah dia hamil atau tidak.
Kenapa saat kami mau setahun menikah kok ada saja kejadiannya Ya Allah.
Zinnia mengetes urinenya meskipun yang bagus pada pagi hari saat bangun tidur tapi dirinya sudah penasaran.
Wajah wanita cantik itu tampak memucat ketika melihat garis dua disana.
Ya Allah... hamba mengandung.
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa gaeesss
Thank you for reading and support author
__ADS_1
Don't forget to like vote and gift comment
Tararengkyu ❤️🙂❤️