Tragedi Satu Malam

Tragedi Satu Malam
Pulang bareng


__ADS_3

Amilia masuk ke dalam kelas dengan wajah berseri-seri, berbanding terbalik dengan sebelumnya yang nampak muram dan kusut


" Itu anak kesambet jin mana? tadi keluar kelas muka asemnya banget sekarang bisa gitu cengar-cengir tanpa dosa?" oceh Nila seraya menyenggol bahu Dea yang ikut terperangah dengan sikap Amilia yang 180 derajat berbeda dari sikapnya saat keluar kelas


" Kenapa kalian ngeliatin gue kayak gitu? ada yang aneh?" tanya Amilia tanpa dosa kepada kedua sahabatnya lalu ngeloyor begitu saja menuju tempat duduknya


Chessy terkekeh melihat sikap Amilia dengan segala perubahannya


" Cie... yang udah enggak galau lagi kayaknya harus ada PJ nya nih!" ledek Chessy saat Amilia mendudukkan dirinya disamping kursi yang ditempati Chessy


''Apaan sih loe sotoy deh!" ucap Amilia seraya menyembunyikan raut wajahnya yang sudah merah bak kepiting rebus


" Wahh... betul tuh kayaknya makan sotoy ayam enak deh!" ucap Chessy lalu tertawa


Amilia geleng-geleng kepala lalu menepuk dahinya sendiri


" Ampun dah gue punya kakak ipar yang ada pikirannya tuh makanan mulu, sotoy woyy... sotoy bukan soto!"


Chessy semakin tertawa " Aunty Mili mukanya biasa aja dong mentang-mentang udah jadian langsung berseri-seri tuh muka!" Bisik Cheesy membuat Amilia seketika membulatkan matanya


" Loe_?" Amilia nampak terkejut bukan main mendengar ledekan yang Chessy lontarkan, bagaimana bisa Chessy tahu perihal hubungannya dengan Alex sementara dirinya bercerita pun belum


Beruntung hari ini guru yang mengajar di kelas mereka tidak hadir karena ada rapat dadakan sehingga mereka hanya ditugaskan mencatat dan besoknya baru dikumpulkan


" Enggak usah kaget gitu, udah santai aja gue setuju kok yang penting dia enggak macam-macam sama loe dan enggak sekedar mempermainkan perasaan loe aja!"


Amilia semakin membulatkan matanya mendengar ucapan Chessy


" Apa tuh anak yang udah cerita sama loe?" tanya Amilia


Chessy terkekeh lalu membisikkan sesuatu di telinga Amilia


" Sebelum tuh anak mengutarakan perasaannya sama loe dia nanya ke gue duluan tentang perasaan loe sama dia" bisik Chessy


" Apa? wahh... udah enggak waras tuh anak" kesal Amilia karena bisa-bisanya dia berbicara kepada Chessy duluan sebelum mengutarakan perasaannya kepada dirinya


" Enggak usah marah gitu, tuh anak ngelakuin itu karena dia takut kalau loe ternyata udah punya pacar, dia enggak mau katanya menjadi orang ketiga dan menjadi perusak hubungan orang" tutur Chessy menjelaskan


" Tapi kan enggak gitu juga caranya" Amilia memasang wajah cemberut


" Dih... baru jadian masa udah di tekuk gitu mukanya, jelek tau" Chessy mencubit gemas pipi Amilia

__ADS_1


" Apaan sih loe Chess sakit tahu!" Amilia mengusap-usap pipinya yang dicubit oleh Chessy


Chessy tertawa dan Amilia malah mengerucutkan bibirnya


" Udah enggak usah marah gitu, Alex itu udah cerita semuanya sama gue jauh sebelum ini" ungkap Chessy membuat Amilia mengerutkan keningnya


" Loe masih ingat saat gue diculik dan dirawat di RS?" Tanya Chessy yang langsung diangguki oleh Amilia


" Saat loe keluar untuk menghubungi orang rumah Alex waktu itu yang menemani gue dan saat itulah dia menceritakan perasaannya terhadap loe!"


Deg


Amilia terkejut bukan main dengan apa yang dikatakan Chessy


" Dan hal itu pula yang membuat kak Amar salah paham lalu ngediamin gue gitu aja"


Amilia kembali mengingat kejadian waktu itu dimana dirinya dan sang kakak yang nampak terkejut ketika melihat Chessy dan Alex nampak begitu akrab, mereka pikir hubungan Chessy dan Alex semakin dekat setelah peristiwa penyelamatan itu tapi ternyata kedua kakak beradik itu sudah salah paham


" Kak Amar sampai ngediamin gue karena cemburu sama Alex padahal waktu itu gue ketawa ya karena ternyata Alex berani ngungkapin perasaannya yang ternyata sudah jatuh cinta sama adik ipar gue yang bar-bar ini!" tutur Chessy yang dengan gemas kembali mencubit pipi Amilia


" Ya ampun ini bumil ya tangannya gatel banget sih dari tadi suka banget nyibutin pipi gue, sakit tahu Chessy!" Amilia ikutan gemes dan membalas mencubit pipi chubby Chessy yang semakin berisi seperti bakpao


Bukannya marah bumil itu malah cekikikan membuat atensi teman-temannya langsung menoleh ke arah mereka termasuk Nila dan Dea


" Dih... ngambek, enggak mempan!" ledek Amilia lalu tertawa begitu juga dengan mantan gadis yang duduk di sampingnya


" Tega loe Li, Chess... masa senang-senang enggak ngajak-ngajak sih!" Dea mengerucutkan bibirnya


" Kalau gue tebak sih kayaknya ada yang lagi jatuh cintrong!" tebak Nila menaik turunkan alisnya menggoda Amilia


" Sok tau loe udah kayak cenayang aja!" sahut Amilia


" Wahh... serius loe Nil, Amilia jatuh cinta, jatuh cinta sama siapa?" tanya Dea dengan polosnya


" Jatuh cinta sama bang Toyib yang enggak pulang-pulang" seloroh Nila yang langsung mendapat toyoran dari Dea


" Sompelak, gue udah serius juga!"


" Lah elo lagian De percaya aja sama mulutnya si ikan mujaer!" ucap Amilia


" Ikan mujaer?" Beo Dea dengan wajah polosnya

__ADS_1


" Nah loe kesambet jin ikan dah tuh!" ledek Amilia


" Maksud loe?" tanyanya lagi


" Noh ikan mujaer si ikan Nila yang ada di samping loe"


" Sialan loe!" Nila melempar gulungan kertas kearah Amilia


" Ha... ha... ikan Nila saudara kembar ikan mujaer marah" goda Amilia


" Ha..ha... hi..hi .. he... ho...!" ucap Nila balas meledek Amilia


" Tadi aja tuh muka udah kayak kanebo kering sekarang aja belagu dah ngetawain orang!"


" Ya tadikan belum disiram jadi bunganya layu kalau sekarang kan udah disiram dengan air cinta di pupuk dengan kasih sayang jadi mekar deh tuh bunga-bunga kasmarannya yang membuat sahabat kita yang satu ini senyum-senyum sendiri mulu dari tadi!" tutur Chessy yang langsung mendapat senggolan dari Amilia dengan wajah yang sudah merah merona seperti tomat


" Duhh .. gue jadi penasaran siapa kah gerangan kumbang yang sudah hingga dihati sahabat kita yang satu ini?" goda Nila


Chessy tertawa mendengar ucapan Nila begitu juga dengan Dea dan Nila sendiri tapi berbeda dengan Amilia yang malah mengerucutkan bibirnya karena malu diledek oleh ketiga sahabatnya


Canda tawa mereka berempat tidak luput dari perhatian para teman-teman sekelas mereka yang lainnya tapi diantara mereka tidak ada lagi yang berani berkomentar apalagi setelah tahu siapa Amilia dan juga Chessy


Sampai bel jam pulang berbunyi mereka masih nampak ceria, meskipun mereka sempat banyak bercanda saat didalam kelas seperti biasa Chessy dan ketiga sahabatnya tidak pernah mengabaikan tugas belajar mereka


Sampai di depan gerbang sekolah mereka pun berpisah, Nila dan Dea pulang bersama sementara Chessy pulang dijemput oleh Amar dan Amilia pulang bersama Alex tentunya


" Loh Mil loe enggak ikutan naik?" tanya Chessy yang melihat Amilia celingak-celinguk seperti mencari seseorang dan bukannya naik ke dalam mobil


" Kalian pulang aja duluan lagian kasihan kan kalau loe harus mengantar gue pulang dulu!" ucap Amilia mencari alasan untuk tidak pulang bersama Chessy dan Amar


Amar mengerutkan keningnya melihat tingkah aneh adiknya yang tidak seperti biasanya


" Kamu jangan macam-macam deh Amilia, udah cepat naik ke mobil!" titah Amar yang tentunya mencemaskan adiknya takut melakukan tingkah yang aneh-aneh


" Apaan sih kak Amar, siapa juga yang mau macam-macam, udah deh cepat sana pulang lagian arah kita juga kan beda kak Amar sama Chessy kan mau pulang ke rumah bunda Tia" sahut Amilia yang tidak terima dicurigai macam-macam oleh kakaknya


" Ya itukan bisa diatur, setelah kakak mengantar Chessy kakak baru antar kamu pulang"


" Enggak usah kak, hari ini Mili mau pulang bareng_!" Amilia menjeda ucapannya yang tentu saja dengan cepat Chessy bisa menangkap arah pembicaraan Amilia


" Oh gitu bilang dong dari tadi, tapi yakin ya aman awas kalau macam-macam nanti gue aduin ke daddy biar langsung di nikahin!" ledek Chessy yang seketika ucapannya membuat Amar menoleh ke arah sang isteri dengan kening yang mengkerut

__ADS_1


" Maksudnya apa sayang?" tanya Amar pada Chessy


" Udahlah kak, ayo kita pulang Amilia sudah ada tukang ojeknya, tuh!" Sahut Chessy yang langsung menujuk Alex melalui kaca spion karena Alex tengah berada tepat dibelakang mobil mereka


__ADS_2