Tragedi Satu Malam

Tragedi Satu Malam
Keadaan Chessy


__ADS_3

Karena mengkhawatirkan keadaan Chessy dan juga calon anaknya setibanya di rumah sakit Amar memilih untuk memeriksakan keadaan kandungan Chessy terlebih dahulu sebelum menjenguk Opa Bara dan juga Alex yang sedang di rawat di RS yang sama


" Bagaimana keadaan kandungan isteri saya dokter?" tanya Amar setelah Chessy baru saja selesai melakukan pemeriksaan


" Seperti yang anda lihat di layar monitor tadi, keadaan kandungan isteri anda cukup baik hanya saja perlu banyak beristirahat, apalagi kalian baru melakukan perjalanan yang cukup jauh!" tutur dokter menjelaskan bagaimana keadaan Chessy dan juga kandungannya


" Sebaiknya isteri anda jangan terlalu banyak aktivitas dulu dan perbanyak istirahat agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan" tutur dokter lagi


" Baik dokter!" ucap Amar


" Saya akan resepkan vitamin, tapi jika ada keluhan lain segera periksakan kandungan isteri anda kembali!" terang dokter


Karena merasa khawatir dengan keadaan Chessy dan juga calon bayinya Amar meminta Chessy untuk menggunakan kursi roda selama berada di rumah sakit, awalnya Chessy menolak tapi Amar terus membujuknya hingga mau tidak mau Chessy pun menurut apalagi Amar sudah membawa-bawa keselamatan calon bayi mereka


Amar dan Chessy kini menuju ruang perawatan Opa Bara dan Alex, menyusul Mommy Naura dan Amilia yang sudah pergi lebih dulu


Ceklek


" Assalamualaikum!" ucap Amar dan Chessy ketika memasuki ruang rawat inap Alex dan Opa Bara yang ternyata sengaja dijadikan satu ruangan oleh dad Mahendra


Orang tua Alex saat ini sedang berada di luar negeri karena tidak ada yang menjaga selain Morgan dan para anak buahnya dad Mahendra yang merasa sudah berhutang budi pada Alex pun memutuskan untuk merawat Alex bersama dengan Opa Bara, apalagi Alex sudah menjadi calon suami putrinya Amilia


" Wa'alaikum salam!" jawab serempak orang-orang yang berada di dalam ruangan tersebut


" Chessy, loe kenapa!" tanya Amilia terkejut melihat Chessy yang datang menggunakan kursi roda


Bukan hanya Amilia, dad Mahendra, Alex, Oma dan juga mommy Naura sama terkejutnya dengan Amilia saat melihat Chessy duduk di atas kursi roda dengan Amar yang mendorongnya di belakang tidak terkecuali Opa Bara yang lebih memilih diam

__ADS_1


" Kamu tidak apa-apa kan sayang? kandungan kamu baik-baik saja kan?" tanya mommy Naura yang begitu mencemaskan keadaan Chessy dan juga kandungannya


" Amar, apa telah terjadi sesuatu dengan Chessy? ,kenapa menantu daddy bisa sampai seperti ini?" kali ini dad Mahendra yang bertanya dan dada pria paruh baya itu sudah berdegup cukup kencang saking khawatirnya pada sang menantu dan juga calon cucunya


Amar dan Chessy mengulas senyum lalu menatap orang-orang yang begitu perhatian dan juga mengkhawatirkan keadannya satu persatu


" Terima kasih semuanya karena sudah begitu mengkhawatirkan keadaan Chessy isteri Amar dan juga calon anak kami, Alhamdulillah keadaan Chessy saat ini cukup baik hanya saja Chessy tidak boleh terlalu banyak beraktivitas dan harus banyak-banyak beristirahat agar kondisi tubuhnya kembali vit, setelah Chessy melakukan perjalanan yang cukup jauh!" tutur Amar menjelaskan


" Iya, Chessy tidak apa-apa hanya saja kak Amar yang begitu posesif jadi ini itu pun harus atas persetujuannya" tutur Chessy nampak mengeluh


" Ya itu bagus dong sayang, sebagai seorang suami memang harus siaga seperti itu, Amar harus memiliki perhatian yang lebih terdapat kamu apalagi saat ini kamu sedang hamil" tutur dad Mahendra


" Apa yang dikatakan oleh daddy kamu itu 100 persen benar sayang, Amar harus jauh lebih perhatian dari biasanya jika sampai anak nakal itu mengabaikan kamu dan tidak peka sama kamu bilang saja sama Oma biar nanti Oma yang memberinya pelajaran!" Oma yang sejak tadi diam pun akhirnya ikut berkomentar


" Jika sedang dalam kondisi yang tidak baik untuk apa datang kesini, merepotkan?" ucap Opa Bara tiba-tiba membuat semua yang ada di ruangan tersebut sontak menoleh kebelakang


" Opa!" tegur mommy Naura yang tidak suka cara Opa Bara berbicara


" Sayang!" ucap mommy Naura menggantung


Chessy tersenyum lalu membalas sentuhan tangan mommy Naura dengan lembut


" Chessy tidak apa-apa kok mom, Chessy kan bukan sakit tapi hanya kelelahan " tutur calon ibu muda itu Amar tersenyum lalu mengusap pucuk kepala Chessy penuh kasih sayang


" Iya sayang dan alangkah baiknya kamu dan Amar pulang sajalah dulu, kamu harus banyak istirahat dan juga jangan lupa makan ya!" tutur mommy Naura begitu perhatian pada Chessy


" Apa yang dikatakan mommy benar, kamu pulang lah dulu jika sudah merasa jauh lebih baik kamu bisa kembali ke sini!" ucap dad Mahendra

__ADS_1


" Iya sayang, kita pulang saja dulu ya!" Amar setuju dengan ucapan mommy dan daddy-nya, calon ayah itupun khawatir dengan perasaan Chessy jika terlalu lama beranda di ruangan Opa Bara


Amar khawatir Opa Bara akan mengatakan sesuatu yang bisa melukai hati Chessy kembali


Amilia sejak tadi hanya diam, gadis itu tidak habis pikir dengan jalan pikiran Opanya yang bisa-bisanya berkata pedas seperti itu pada Chessy


" Chessy!" panggil Alex yang tentu saja hal itu membuat Amar dilanda kegundahan


Chessy tersenyum lalu meminta tolong pada Amar untuk mendorong kursi rodanya agar mendekat ke arah Alex yang saat ini sedang ditemani oleh Amilia yang duduk di samping tempat tidurnya


Amar hanya bisa mengumpat dalam hati dan mencoba untuk menahan amarahnya karena Chessy meminta untuk lebih dekat dengan Alex


" Chess, sorry ya kalau gue udah bikin loe enggak nyaman selama ini tapi jujur gue salut sama loe, meskipun loe udah banyak banget menghadapi pahit dan getirnya kehidupan loe tetap masih bisa tersenyum dan juga tertawa, jadi ya gue harap loe akan tetap menjadi Chessy yang apa adanya seperti dulu, tidak malu mengakui siapa loe sebenarnya dan juga tidak pernah merasa rendah diri karena semua orang sayang sama loe" Tutur Alex panjang lebar


" Lex...!" lirih Chessy


" Loe pasti bisa Chess!" ucap Alex


" Sayang aku harap kamu tidak cemburu lagi pada Chessy ya, karena dia itu kan akan menjadi kakak ipar aku juga!" ucap Alex yang menoleh ke arah Amilia lalu mengulurkan tangannya pada wanita yang telah mengisi hatinya itu


" Sudahlah jangan banyak bicara lagi, kita pulang sekarang ya!" ucap Amar yang sudah merasa panas berada satu ruangan dengan Alex


" Iya kak!" ucap Chessy


Setelah berpamitan kepada semua orang kini tibalah saatnya Chessy pamit pada Opa Bara


" Opa aku dan Chessy akan pulang dulu, mungkin besok pagi kami akan datang kembali kesini!" ucap Amar yang berpamitan pada Opa Bara

__ADS_1


" Pulang saja, tidak usah kesini pun tidak apa-apa!" ucap Opa Bara dengan nada dingin


Chessy menelan salivanya kasar lalu seketika pandangannya pun tertunduk


__ADS_2