Tragedi Satu Malam

Tragedi Satu Malam
Pulang ke mansion


__ADS_3

Setelah Amilia pulang pikiran Amar menjadi sedikit kacau


Mendengar dari cerita adiknya, Amar pun merasa iba dengan nasib yang dialami sahabat adiknya itu, ia harus menerima kenyataan pahit karena telah kehilangan kehormatannya yang paling berharga


Amar pun sudah mengatakan pada adiknya untuk membantu sahabatnya itu tapi dia tidak menjanjikan bisa menyelesaikan masalah itu secepatnya


Roy lagi-lagi dibuat pusing oleh atasannya, masalah satu saja belum dapat ia pecahkan kini sudah ditambah lagi dengan tugas yang baru


" Tuan apa anda sudah bertanya pada nona muda dimana tempat kejadian pelecehan yang dialami sahabatnya itu?" tanya Roy yang sedikit menaruh curiga dengan kejadian yang hampir sama dengan yang terjadi pada atasannya


" Aisshh.... kenapa aku bisa lupa menanyakan hal itu?" ucap Amar merutuki kebodohannya


" Apa jangan-jangan kejadian itu sama dengan yang menimpa tuan muda dan wanita yang bersama tuan muda itu adalah_?" ucapan Roy langsung terpotong


" Cukup Roy, jangan menyimpulkannya sendiri sebelum kau mendapatkan bukti-bukti!" tegas Amar


" Tapi tuan_!"

__ADS_1


" Sudah lah Roy, kau boleh pergi sekarang. nanti aku akan tanyakan kembali pada adikku" ucap Amar


Roy mengangguk lalu pamit keluar dari ruangan Amar dan kembali ke ruangannya untuk melanjutkan pekerjaannya


Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore, Amar pun akhirnya memilih untuk pulang ke mansion milik orangtuanya


Sekitar 1 jam perjalanan Amar pun sampai di kediaman orang tuanya, rumah yang hampir 2 tahun ia tinggalkan dan baru kembali menginjakkan kakinya di rumah tersebut


" Assalamualaikum!" ucap Amar saat memasuki rumah besar tersebut


" Wa'alaikum salam!" jawab orang yang berada di dalam mansion Mahendra


"Kenapa kau baru datang menemui mommy hem?" tanya Mommy Naura yang menunjukkan raut sedih pada sang putra


" Oh ya ampun mom, please jangan memasang wajah sedih seperti itu mom, itu adalah kelemahan terbesar putra mu ini mom dan kau tau itu" ucap Amar lalu meletakkan kepalanya di bahu sang mommy


" Ya mommy memang sangat tahu itu, tapi apa pekerjaan mu itu jauh lebih penting dari pada kami?" Mommy Naura pura-pura merajuk

__ADS_1


" Jangan bicara seperti itu mom, jelas kalian adalah hal yang paling penting dalam hidupku" Amar mengecup pipi mommy Naura membuat seseorang yang baru saja datang menghampiri mereka mendelik tak suka


" Hei ... anak muda apa yang kau lakukan pada isteri ku? jangan sembarang menciumnya dia ini milikku wanita ku,!" ucap Daddy Mahendra seraya menarik pinggang sang isteri hingga merapat kepadanya


" Oh ya ampun rupanya pria tua ini belum juga berubah, padahal aku ini putranya tapi masih saja cemburu padaku, dasar bucin!" Cerocos Amar seraya memutar bola matanya malas


" Itu tidak jadi masalah usia boleh tua tapi jiwa tetap harus muda, daripada kau sudah berumur tapi masih saja belum menikah" sindir pria paruh baya yang meskipun usianya sudah tidak muda tapi tetap masih terlihat berkarisma


" Ahh... masalah itu lagi, membuat ku malas untuk pulang saja" Amar memilih menghindari keduanya saja dari pada sepasang suami isteri itu membahas lebih panjang lagi tentang hal menikah


" Kau masih saja keras kepala, setidaknya cobalah dulu untuk berkenalan soal kelanjutannya itu terserah padamu nantinya!" ucap Daddy Mahendra yang tidak digubris sama sekali oleh Amar dan terus melanjutkan langkahnya menuju kamarnya yang sudah cukup lama ia tinggalkan


" Ishh.... kalian ini sudah lama tidak bertemu masih saja suka bertengkar, soal menikah biarkan saja dia yang putuskan sendiri, jangan dipaksa terus yang ada dia semakin tidak mau pulang ke mansion ini" ucap mommy Naura


" Tapi mom_"


" Sudahlah daddy, Amar sudah dewasa dia pasti tau mana yang terbaik untuk masa depannya, saat ini mungkin dia masih sibuk dengan pekerjaannya jika sudah waktunya jodoh pasti akan datang padanya" terang mommy Naura

__ADS_1


Tuan Mahendra hanya bisa menghela napas panjang, membantah ucapan sang isteri sama saja mencari masalah untuk dirinya sendiri karena seperti yang sudah-sudah mommy Naura akan mendiamkan dirinya dan berakhir tidur di luar


__ADS_2